Kamis, 08 Oktober 2015

Weekend, di Rumah atau Jalan-jalan?

Untuk para pekerja, terutama pekerja kantoran seperti saya dan suami (dan pasti semua pekerja lainnya), bertemu hari Sabtu dan Minggu rasanya seneng enggak ketulungan. Iya, kan? Ngaku, deh! Hihihi… Setelah lima hari merasakan penatnya jalanan pulang pergi rumah  kantor dan pekerjaan yang menumpuk (walaupun kita happy ngerjainnya, sih), Sabtu Minggu itu ibarat oase di padang gurun. Segaaaarrr…


Buat saya yang punya anak, pasti dong, ya, mau ngajak si kecil jalan-jalan. Kemana aja, pokoknya keluar rumah. Kenapa? Ya, karena, selama lima hari itulah Birru "Boo" selalu berada di dalam rumah dengan segala aktivitasnya. Ya, mungkin dalam sehari sesekalilah ada keluar rumahnya untuk main sama tetangga. Tapi tetap saja waktu seharian lebih banyak dihabiskannya di dalam rumah.

Makanya, saat weekend, saat kami ajak Boo ke lapangan rumput yang luaaaasssss banget, dia happy bisa lari sana sini. Keliatan sekali dari mukanya yang sumringah! Liat anak seneng, hati kami juga lebih seneng lagi, kan. Saat weekend, mengunjungi rumah eyangnya juga bisa bikin Boo dan eyang-eyangnya seneng. Sebagai ortu, kami jadi dapet dobel pahala. Hihihi…

Nah, kendala kalau mau jalan-jalan di hari weekend tentu aja jalanan di pinggir kota Jakarta yang macetnya amit-amit! Yaah, nasib punya rumah di pinggiran.  Tapi kalau weekend cuma di rumah aja kok rasanya ada yang kurang, ya. Sebenernya banyak banget, sih, yang bisa kita kerjakan di rumah selain beberes, misalnya bikin permainan kreatif buat anak.

Jadi, gimana solusinya, dong, weekend di rumah atau jalan-jalan, nih? Kalau saya pribadi lebih milih untuk jalan-jalan. Hihihi… Buat mengatasi macet yang gila, saya usahakan untuk berangkat sepagi mungkin ke tempat tujuan (ya, kecuali kalau mau ke mal, yaaa…. pagi-pagi mana ada yang buka ). Biasanya berangkat dari rumah jam 6-7 pagi. Nah, jam segitu jalanan masih relatif lancar. Pas pulang ke rumah, ya, harus nerima konsekuensi macet karena sore sampe malam biasanya macet terus-terusan.






Nah, tapi dalam sebulan sebisa mungkin enggak tiap weekend kami keluar (abis duite yaa.. hehehe). Usahakan ada satu-dua kali weekend kami di rumah aja. Biasanya di saat “tanggal tua” (kekep dompet, jangan dibuka-buka… ahaha). Masak bareng suami, main robot-robotan sama Boo, gambar-gambar, dan aktivitas lainnya bisa dilakukan. Untuk pekerja seperti kami, sebenernya butuh waktu juga saat weekend di rumah untuk istirahat, leyeh-leyeh sambil nonton DVD dan nyemil (tapi ini bisa dilakukan kalau Boo udah pulas tidur ).

Sip, jadi mau di rumah aja atau jalan-jalan yang penting semuanya happy!  



- Bubu Dit -     


Tidak ada komentar:

Posting Komentar