Jumat, 05 Agustus 2016

Keliling De Ranch Bersama Inul


 

Hari sudah menjelang siang, namun udara masih terasa sejuk di De Ranch, Lembang Bandung saat kami menaiki delman. Tak… tuk… tak… tuk… tak… tuk… Derap langkahnya mantap menyusuri jalanan tanah yang kering. Inul, begitu kuda ini disapa. Bersama Inul dan Pak Arif, sang kusir, kami sekeluarga mengelilingi hampir seluruh area De Ranch.

Hamparan padang rumput luas tampak di samping kami dengan Gunung Tangkuban Perahu sebagai background-nya. Di sana beberapa kuda menikmati waktu makan mereka. Rasanya mereka tidak henti-hentinya mengunyah! Ngunyaaaah teruuusss.. Hehehe…


Ini, lho, yang namanya si Inul... : )

Gunung Tangkuban Perahu di sisi kiri, tampak dari kejauhan.


Beberapa permainan anak pun terlihat dari delman yang mengangkut kami. Pengunjung berpakaian layaknya koboi dengan rompi dan topinya yang sedang asyik menunggang kuda ditemani karyawan De Ranch pun tak luput dari mata saya. Kereeen, mereka jadi tampak lebih gagah gitu!

Delman yang ditarik Inul ini membawa kami sampai ke sisi belakang De Ranch. Terdapat tembok pembatas antara kawasan De Ranch dengan rumah-rumah besar milik penduduk di balik tembok itu.  Tempat wisata ini ternyata memiliki luas sekitar 5 hektar. Luas sekali! Dan saya pun salut banget sama Inul yang hari itu sudah beberapa kali berkeliling De Ranch. Inul tampak tak kenal lelah. Peluk Inuuuuul! : )


Di dalam delman bersama Pak Arif. Tongsisnya kurang panjang buat foto Inul jua... : )


Tak terasa sekitar  15 menit pun berlalu dan Inul membawa kami kembali ke pangkalan delman. Ada pengunjung berikutnya yang sudah menunggu untuk diajak Inul menikmati indahnya dan sejuknya De Ranch. Semangat, ya, Inul! : )

Untuk naik delman di De Ranch, kita harus membayar 35 ribu/putaran dengan maksimal 4 orang (2 dewasa dan 2 anak). Saat kami di De Ranch, hanya Inul dan Pak Arif yang stand by di bagian delman. Menurut saya sebaiknya ada dua delman, ya, supaya antrian tidak terlalu lama dan kuda serta kusirnya pun bisa bernafas dulu sebelum membawa pengunjung berkeliling lagi. 
   
Boo dan Kuda Poni
Tujuan utama kami ke De Ranch adalah untuk mengajak Boo naik kuda poni. Kami berharap Boo berani naik sendiri. Sebelumnya, Boo sudah pernah naik kuda di D’Kandang Amazing Farm Depok. Tapi ia naik kuda berdua ditemani oleh tantenya. Kuda yang Boo naiki disana pun memang kuda yang agak besar. Sedangkan di De Ranch disediakan khusus kuda poni untuk ditunggangi anak balita. 


Pengalaman pertama naik kuda sendiri. Good job, Boo!




Berkeliling De Ranch bersama kuda poni dibanderol 20 ribu/putaran. Harga itu sudah termasuk sewa kostum koboi berupa rompi dan topi. Tapiiiii, entahlah kenapa Boo enggak mau memakai keduanya. “Ayo, Boo pakai topinya biar enggak kepanasan.” ujar saya. “Enggak mau!” jawab Boo. Sedangkan anak-anak cilik lain yang kira-kira sepantaran Boo dengan riangnya memakai kostum koboi. Hihihi…


Kelihatannya saat awal-awal menaiki kuda poni tanpa ditemani, Boo seperti agak ragu. Namun tak berapa lama senyum pun mengembang di wajahnya. Boo bisa dadah-dadah saat kuda poni itu berjalan. Yaya Indro ingin melihat bagaimana Boo berkeliling De Ranch dengan kuda poni, sehingga Yaya pun mengikutinya dari samping sambil mengambil momen dengan ponsel. Sekalian olahraga, yaaa, jalan kaki menyusuri De Ranch. Hehehe… : ) 






Berbagai Hal Seru di De Ranch
Saya lihat di web jam buka De Ranch adalah pukul 9 pagi. Tapi saat kami sampai di tempat itu jam 9.15, ternyata loket untuk naik delman dan menunggang kuda poni belum dibuka. Loket baru dibuka pukul 10 pagi. Akhirnya kami pun mengitari De Ranch melihat apa saja hal menarik yang ada di tempat ini.

Tak hanya kuda yang ada di De Ranch. Tempat wisata populer di Lembang ini pun punya peternakan sapi. Sapi-sapi yang menghasilkan susu dan yoghurt ini tampak gemuk dan sehat. Bahkan, limbah dari kotoran sapi di sini dibuat menjadi sumber energi biogas. Selain sapi, Boo juga sempat melihat beberapa domba yang sedang makan bersama. : )




Di De Ranch juga disediakan berbagai permainan seru. Yaya Indro dan Boo sempat mencoba fun boat. Tapi menurut Yaya, mengendalikan fun boat ini kurang nyaman. Jadi, ya, enggak terlalu  fun juga sebenarnya. Hehehe… (walaupun di foto ini tetap ceria sekali, yaa). Untuk biaya menaiki fun boat 20 ribu/orang.

Selfie di fun boat.



Selain itu, ada penyewaan sepeda, trampolin, flying fox, mancing ikan-ikanan, balon air, dan sebagainya. Dari permainan yang ada, saya tertarik banget dengan permainan The Gold Hunter. Iya, di permainan ini kita jadi pendulang emas di sebuah kolam air.  Seru, yaa! Yang mau mencoba The Gold Hunter harus bawa baju ganti, soalnya jika smangat mencari emas pasti akan membuat basah sekujur badan. : )




Yaya juga pingin ikutan main... : )




Semangat cari emas sampai dapat!


Jika lapar melanda setelah beraktivitas di De Ranch, ada food court yang menyediakan banyaaak banget variasi makanan dan minuman. Mau membawa oleh-oleh tanaman dari Lembang? Bisa juga beli di De Ranch karena di tempat ini ada pasar tanaman juga, lho!

Dengan tiketnya yang cukup terjangkau, yaitu 10 ribu/orang, tempat wisata ini sangat saya rekomendasikan untuk keluarga yang sedang berlibur ke Lembang, apalagi jika membawa anak kecil. : )








-Bubu Dita- 




4 komentar:

  1. De Ranch ini sepertinya hilite-nya Lembang ya, mbak. Tiket masuknya murah pula. Seru banget pengen main kesana ngajakin bocil. Pasti heboh kalau diajakin naik kuda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba Sash, selain Farmhouse, De Ranch jg salah satu hilite-nya Lembang. Dan pas banget memang ngajak anak2 ke sini. Selain naik kuda banyak permainan seru lainnya.. :)

      Hapus
  2. Saya belum main nih ke De Ranch. Banyak permainannya juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes, banyak permainan lain selain naik kuda Mba Nita.. :D

      Hapus