Selasa, 28 Februari 2017

Menikmati Suasana Shirakawa-Go yang Memesona


Deretan komik di lemari itu baru saja saya rapikan. Semuanya komik Jepang alias manga, mulai dari Dragon Ball, Detective Conan, Kungfu Boy, One Piece, Naruto, Hai Miiko, dan masih banyak judul lainnya! Manga-manga tersebut merupakan koleksi saya dan suami sejak kami masih kecil hingga kini.



Ya, dari masih berseragam putih merah, kehidupan kami memang tidak bisa lepas dari Jepang. Manga dan anime menemani kami hingga beranjak dewasa. Cerita fantasi penuh imajinasi, kisah keseharian yang sederhana atau cerita tentang persahabatan begitu membekas di hati kami.

Di dekat deretan manga, ada berbagai jenis robot Gundam yang juga buatan Jepang. Barbatos, Unicorn, Ashtray, 00, Exia, Wing, Destiny hingga RX 78-2 yang klasik menjadi pajangan yang bagi kami tidak ternilai harganya. Gundam ternyata juga digemari anak kami yang masih balita. :)

Kuliner Jepang pun sangat kami sukai. Lidah kami rasanya cocok sekali dengan segala macam makanan khas Jepang. Sushi dan udon menjadi menu terfavorit. Setiap hari, di rumah pun tak lepas dari tayangan saluran televisi Jepang. Beberapa drama Jepang yang mengisahkan tentang profesi berhasil membuat kami larut di dalamnya. Meski belum pernah mengunjungi Jepang sama sekali, namun rasanya budaya negara matahari terbit itu sudah begitu lekat di hati.





Saya pun sudah sejak lama ingin sekali menyambangi Jepang. Kehidupan di sana sangat modern namun tetap tidak meninggalkan sisi tradisional dan budaya. Begitu banyak tempat di Jepang yang sangat menarik. Rasanya ingin mengunjungi setiap sudutnya. Namun jika harus memilih satu saja, pilihan saya sudah mantap untuk mengunjungi Shirakawa-go!


SEJUTA PESONA SHIRAKAWA
Shirakawa-go berhasil membelalakkan mata saya. Begitu pertama kali melihat gambar suasana desa Shirakawa, saya langsung jatuh hati! Apa yang membuat tempat ini begitu istimewa?

Shirakawa-go merupakan daerah wisata dengan rumah tradisional yang sangat khas dan terletak di Prefektur Gifu. Dikelilingi oleh Taman Nasional Hakusa, Shirakawa-go menawarkan suasana alam pedesaan yang masih sangat alami. Jika mencari tempat wisata pedesaan yang jauh dari keriuhan kota seperti Tokyo, Shirakawa-go tentu menjadi pilihan yang sangat tepat.

Hal paling khas yang ada di Shirakawa-go adalah bentuk rumah tradisionalnya. Rumah tradisional bergaya arsitektur gassho-zukuri ini memiliki atap berbentuk segitiga sama kaki. Gassho-zukuri sendiri diartikan sebagai bentuk tangan saat berdoa dengan kedua telapaknya saling berhadapan. Terdapat sekitar 114 rumah tradisional yang sudah berusia lebih dari 250 tahun. Rumah tradisional ini dibangun di akhir zaman Edo hingga Meiji. Tidaklah mengherankan saat UNESCO menetapkan Shirakawa-go sebagai World Heritage Site atau Situs Warisan Dunia di tahun 1995. Sebagai pecinta sejarah, pas rasanya saat saya menempatkan Shirakawa-go di urutan pertama tempat di Jepang yang harus saya kunjungi... :)

Rumah tradisional di Shirakawa-go sangat kuat dan dapat bertahan hingga kini. Kayu yang membentuk pondasi pada setiap rumah gassho-zukuri disatukan dengan tali, begitu pula dengan atapnya. Tidak ada pemakaian paku sama sekali! Wow! Atap yang terbuat dari jerami kering dirancang khusus untuk bertahan dari hujan salju yang menerpa. Desa ini bahkan menjadi salah satu tempat yang mengalami musim salju terberat di dunia!





Keindahan Shirakawa-go saat musim dingin memang tak terbantahkan. Banyak wisatawan yang sengaja mengunjunginya di musim dingin untuk melihat suasana desa penuh salju seperti layaknya negeri dongeng. Namun, Sirakawa-go tidak hanya indah saat musim dingin saja. Di musim lain pun, keindahan Shirakawa-go tiada duanya. Tempat ini memang merupakan tujuan wisata empat musim. Setiap musimnya memiliki nuansa alam yang berbeda dan patut menjadi destinasi impian. Hanya satu kata yang dapat menggambarkan keindahannya, AMAZING!


INDAHNYA SAKURA DI SHIRAKAWA
Ingin menikmati salah satu tempat dengan musim semi terbaik di mana bunga sakura mekar sempurna? Datanglah ke Shirakawa-go! Setelah musim dingin yang berat berakhir, desa ini menyambut datangnya musim semi dengan berbagai tanaman yang mulai tumbuh. Sawah mulai ditanami padi, burung-burung mulai bernyanyi menemani setiap langkah di jalanan setapak desa, dan bunga sakura berwarna merah muda dan putih pun mulai bersemi, bermekaran dengan cantiknya.

Di akhir bulan April, biasanya bunga sakura di tempat ini akan mekar sempurna. Bunga sakura bisa dinikmati sambil berkeliling desa. Dan ada tempat terbaik untuk melihat sakura dengan latar desa dan pegunungan. Naiklah dari pusat desa ke atas bukit. Bisa jalan kaki sekitar 20 menit atau ada juga bis yang khusus mengantar dengan harga JPY 200. Di atas perbukitan terdapat tempat yang disebut Shiroyama Viewpoint. Ya, dari tempat inilah pemandangan desa di Shirakawa-go dengan rumah-rumah tradisionalnya tampak jelas dan tentu saja keindahan bunga sakura yang penuh pesona akan menyegarkan mata yang melihatnya.

Sumber: www.footage.framepool.com

Sumber: www.incrediblephototours.com


TEMPAT MENARIK DI SHIRAKAWA-GO
Keindahan alam memang menjadi hal utama yang paling menarik di Shirakawa-go. Saat berada di sana, ternyata tidak hanya pemandangan alam yang bisa kita nikmati. Ada banyak tempat di sana yang patut untuk dikunjungi dan dieksplorasi. Apa saja?

Rumah Wada
Ternyata beberapa rumah tradisional gassho-zukuri bisa dimasuki oleh wisatawan, lho. Salah satunya adalah Rumah Wada. Rumah ini merupakan rumah berarsitektur gassho-zukuri terbesar dan tertua di Shirakawa-go. Bangunan ini terdiri dari tiga lantai. Terdapat ruang utama, ruang tamu, kamar, dan altar Budha di lantai pertama, sedangkan lantai kedua difungsikan sebagai tempat untuk budidaya ulat sutera. Keluarga Wada merupakan pimpinan di desa ini saat zaman Edo. Keluarga Wada termasuk keluarga berada dengan usaha perdagangan sutera. Berbagai benda bersejarah pada masanya dipamerkan di rumah yang kini menjadi museum. Meski demikian, keturunan keluarga Wada masih menempatinya hingga kini.


Sumber: www.shirakawa-go.org

Danau Miboro
Sistem pengairan desa-desa di Shirakawa-go sangat baik. Terdapat danau buatan bernama Danau Miboro yang berfungsi untuk  mengairi desa. Danau Miboro tampak tenang dan indah dengan latar pegunungan dibelakangnya.

Sumber: www.pbase.com


Kuil Myozenji
Tidak seperti kuil lainnya di Jepang, kuil ini memiliki ciri khas, yaitu gerbang menara loncengnya yang beratapkan jerami. Dibuat sejak 1748, kuil ini masih berdiri hingga kini. Kuil Myozenji juga menjadi tempat tinggal para bhiksu. Selain sebagai tempat ibadah, kuil ini pun memamerkan berbagai benda sehari-hari yang dipakai pada masa lalu. 


Sumber: www.shirakawa-go.org

Onsen No Yu
Setelah lelah berkeliling Shirakawa-go, ada baiknya jika mampir ke onsen atau pemandian air panas khas Jepang di sana. Onsen No Yu terletak di dekat Sungai Shokawa. Onsen ini terdiri dari pemandian di dalam ruangan maupun di luar ruangan serta pisah antara laki-laki dan perempuan. Onsen No Yu juga menyediakan tempat penginapan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di Shirakawa-go.

Galeri Jiba
Galeri ini menjual benda-benda kerajinan tangan khas Shirakawa-go. Kerajinan tangan dibuat dengan teknologi dan teknik yang sudah ada sejak dulu. Benda-benda yang dijual antara lain, orname, kerajinan jerami, mainan, dan lainnya.

Sumber: www.shirakawa-go.org


Museum Seni Jin Homura
Jin Homura merupakan pelukis Jepang yang menggunakan warna-warna primer, seperti merah, kuning, dan biru pada lukisannya. Ia tinggal di rumah gassho-zukuri dan menjadikan kediamannya tersebut sebagai museum seni yang memamerkan karya-karyanya. Bagi pecinta seni lukis, tempat ini pas untuk dikunjungi saat ke Shirakawa-go!


Sumber: www.jappanhoppers.com


Kuil Hachiman
Kuil kecil yang terletak di bagian terdalam Shirakawa-go. Kuil ini setiap tahunnya akan ramai karena digunakan untuk merayakan Festival Doburoku.

Sumber: www.greenshinto.com



FESTIVAL DI SHIRAKAWA-GO
Jepang terkenal dengan berbagai festival tradisional atau matsuri. Festival yang diadakan sangat beragam dan berbeda-beda antara daerah yang satu dengan daerah lainnya. Biasanya matsuri ini merupakan kerjasama antara kuil dan komunitas masyarakat di daerah tempat festival berlangsung.

Di Shirakawa-go tiap tahunnya di bulan Oktober juga diadakan festival. Festival tersebut dinamakan Doburoku Matsuri. Doburoku merupakan sejenis minuman sake yang belum diproses. Doburoku terlihat seperti bubur nasi berwarna putih dengan rasa sedikit manis. Festival ini digelar untuk berdoa kepada dewa untuk keselamatan, kedamaian di desa, dan produksi panen yang melimpah. Masyarakat membawa doburoku ke kuil sebagai ungkapan rasa terima kasih. Festival berlangsung meriah dengan masyarakat yang menari dan bernyanyi.

Sumber: www.japanbook.net


Di Shirakawa-go pun terdapat Doburoku Matsuri Festival Hall, yaitu museum di mana hal yang berkaitan dengan festival ini dipamerkan. Banyak diorama yang menceritakan apa yang dilakukan warga saat festival. Jika ingin mencoba doburoku juga bisa di tempat ini!


Sumber: www.burburchan.com



FOOD
Tidak sulit untuk menemukan cafĂ© dan restoran di sekitar Shirakawa-go. Bahkan beberapa  coffee shop pun ada di wilayah ini. Untuk sajian kuliner khas Jepang yang bisa ditemukan di Shirakawa-go hampir mirip dengan wilayah lainnya di Jepang. Soba yang lezat dengan kuah gurih yang tentu menggugah selera bisa didapat di tempat ini. Rasakan juga hidangan ikan tawar segar di dalam restoran bergaya gassho-zukuri sambil  menikmati suasana alami desa. Sajian premium berupa daging sapi yang disebut hidagyu terdapat di restoran yang tidak jauh dari pusat desa. Hidagyu kini begitu popular di dunia.


Sumber: www.shirakawa-go.org

Hal unik yang ada di wilayah ini adalah terdapat beberapa tempat makan yang menghidangkan daging beruang! Daging beruang bisa dibuat menjadi hidangan sup atau sashimi. Hidangan ini termasuk ekstrem. Selain itu ada juga hidangan dari babi hutan dan burung liar.


HOW TO GET THERE?
Untuk mencapai Shirakawa-go tidaklah terlalu sulit. Dari Tokyo, bisa naik bis menuju Takayama. Perjalanan dengan pemandangan indah di luar jendela bis ditempuh dalam waktu hampir 5 jam. Selanjutnya dari Terminal Bis Takayama, langsung naik bis menuju Shirakawa-go dengan jarak tempuh selama 1 jam perjalanan. Untuk mempersingkat perjalanan, dari Tokyo ke Takayama juga bisa ditempuh dengan transportasi kereta cepat. Naiklah Shinkansen dari Tokyo atau Osaka menuju Nagoya, lalu lanjutkan perjalanan menuju Stasiun Takayama dengan durasi dua jam perjalanan.


Sumber: www.takayamastationhostel.com



HIS TRAVEL & HAnavi, 
SENSASI KUNJUNGAN KE JEPANG YANG TAK TERLUPAKAN
Liburan ke Shirakawa-go tentu akan jauh menjadi lebih mudah saat mengikuti paket tur yang sudah disediakan dengan baik oleh HIS Travel Indonesia. Ya, HIS Travel telah meluncurkan produk baru paket wisata ke Jepang khusus untuk menikmati indahnya bunga sakura! Shirakawa-go menjadi salah satu destinasinya. Di dalam paket tur tersebut juga terdapat banyak sekali tempat menarik di Jepang yang bisa disambangi, seperti Gunung Fuji, Shinjuku, Asakusa Kannon Temple, Resort Kawaguchi, Istana Matsumoto, Kiyomizu Temple. Dapatkan pula pengalaman berkesan dengan melihat indahnya bunga sakura di Nishinomaru Garden, Kema Sakuranomiya Park, Philosopher's Path, Sumida Park, dan Chidorigafuchi & Ueno Park. Tentunya beragam aktivitas seru akan dilakukan oleh peserta tur di sana. Menarik sekali, ya!

Mengapa HIS Travel menjadi agen travel pilihan utama jika kita ingin liburan ke Jepang? Gambar di bawah ini akan menjelaskannya.


Sumber: www.his-travel.co.id

HIS Travel memang telah menjadi agen travel terpercaya dengan reputasi yang baik dengan banyak ilihan paket tur individual maupun grup. Tentu sudah banyak wisatawan yang memakai jasa travel ini untuk mencapai impian mereka ke Jepang. Sekarang jalan-jalan ke Jepang pun lebih mudah lagi dengan adanya HAnavi! HIS Travel bekerjasama dengan ANA membat liburan ke Jepang menjadi lebih praktis. Dengan HAnavi, kita bisa melakukan reservasi penerbangan domestik sekaligus penginapan dalam satu paket. Tim HAnavi pun akan membantu jika kita ingin lebih mengeksplorasi berbagai kota di Jepang namun sulit untuk menjangkaunya. HAnavi didukung oleh 800 penerbangan dan 3500 jaringan penginapan!


Sumber: www.his-travel.co.id

Bagaimana, sudah siap untuk menikmati indahnya sakura di Jepang? Tanpa perlu banyak repot, impian sampai di neger matahari terbit akan menjadi kenyataan bersama HIS Travel Indonesia. Ah, rasanya saya jadi semakin ingiiiiiin untuk menyusuri jalan desa di Shirakawa-go serta tempat indah lainnya di Jepang! Pasti akan menjadi liburan yang sangat berkesan!


HIS Amazing Sakura - Blogger Competition


-Bubu Dita-


Sumber Referensi:

www.his-travel.co.id
www.shirakawa-go.org
https://www.kyuhoshi.com/2016/09/09/four-seasons-in-shirakawa-go/
http://www.justonecookbook.com/shirakawa-go-historic-unesco-site/
https://nerdnomads.com/guide_to_shirakawa-go
http://www.greenshinto.com/wp/2012/11/04/shirakawa-go-hachiman-shrine/
http://takayamaryokan.jp/english/shirakawa/
Short interview with Novina Saragih



33 komentar:

  1. Salah satu cita-cita saya pengen ke Jepang suatu hari nanti, baca artikel ini jadi nambah kepengen ☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya Mba Vita aamiin.. Aku jg pas nulis ini sambil ngebayangin ke sana mbaaa.. :D

      Hapus
  2. Semoga bisa nyusul main ke Jepang, heeee Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya kak, nanti ketemu di Jepang.. :D

      Hapus
  3. gudluck mb dit aku jg mau ikut tp akhirnya mikih nulis yg lain hahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaciiii teh hervabellaaa.. hihihi :D Yg tulisan ttg kimono kaaan, keren teh.. Good luck juga yaa..

      Hapus
  4. Saya bukan kolektor manga sih mbak, tapi saya suka baca manga.. karena suka, skripsi saya sampai pakai ekspresi wajah di manga sebagai alat ukur, hihi..
    Cuma 1 seri mangan yang saya punya judulnya: Milk Crown.. hehe, ketauan deh kalau hobinya cerita-cerita romantis :D
    Oh ya mbak, saya sudah follow blognya.. if you don't mind, follow my blog too ya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyeess, mba gambar manga suka jd inspirasi ya.. Ekspresinya itu suka dibuat macem2 dan lucuuu.. :D Triiims mba nian..

      Hapus
  5. Itu Shirakawa go macam desa negeri dongeng hahaha. Aseli kayaknya aku betah tinggal di sana, asal ya itu.... ada internet muahahahaha

    omnduut.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oom aku pikir asal ada yg dampingi.. hihihi.. Kayaknya mah ada internet om di sana.. :D

      Hapus
  6. Daging beruaaang?? OMG #lebhay hahahaha.. kapan ya aku bisa kesana, rasanya pengen deh hihihih #jadicurhat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha, aku baru tau mba San dari tmnku yg abis dari sana.. :D Yuk mbaaa ke sanaa, aku ikuuut ahahaha :D

      Hapus
  7. Cakep banget suasananya, semoga sukses ya mbak ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Triiims mba :D Iya suasananya enak dan kayaknya bikin betah, padahal baru liat foto2nya aja.. hehe

      Hapus
  8. Jepang memang tempat yang sangat banyak diminati wisatawan ya, mb.
    I wish someday i will be there :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya mba Yessi, semoga kita bisa ke sana.. :D

      Hapus
  9. Aku juga terobsesi ma Jepang Mbak. Moga bisa bareng2 ke sana ya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asiikk ada yg terobsesi juga Hihi.. Amiiin ya mba semoga ada jalannya kita ke sana.. :D

      Hapus
  10. Hai mbak Dita, pertama kali nih berkunjung ke sini. Ternyata kita sama-sama penyuka komik hihihi.. aku pun dan suami sama-sama penyuka komik atau manga. Ah, rasanya jadi pengen ke Jepang ya. Tapi untuk urusan kulinernya, aku enggak terlalu suka makanan jepang apalagi yang mentah-mentah. Suamipun alergi seafood. Jadi kalo jalan-jalan ke jepang, kudu bawa ransum nasi padang kali ya hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyahahaha Mba Cindraaaa.. aku gak kebayang ke Jepang bawa nasi padang, eh tp boleh jg tuh mba idenya biar rada irit di sana.. Hihi :D Toosss ahh ternyata kita sama2 suka manga ya sampe skrg ahahaha.. Makacii mba sudah berkunjung ke sini.. :D

      Hapus
  11. Sayangnya Shirakawa-go nggak bisa full satu hari dinikmati kecuali nginep disana, bawa mobil sendiri atau ikut tur. Paling seru pas illumination, rumahnya jadi makin cantik, tapi dinginnya, ampyun....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waa aku pingiiin mba ngerasain dinginnya.. hihi :D Iya memang paling enak nginep ya di sana jaid bisa eksplorasi ke mana-mana..

      Hapus
  12. Asyik ya kalau bisa menikmati suasana Shirakawa. Good luck lombanya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tengkyuuu Mba Alida.. :D Iya mba asik banget kalo bisa ke Shirakawa.. :D

      Hapus
  13. Jepang selalu menarik untuk dikunjungi. Good luck lombanya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyeess, banyak banget yg unik lucu menarik di Jepang yaa mba.. :D

      Hapus
  14. Halo mb Dita salam kenal

    Btw, aku dan suamijuga pecinta Jepangan garis keras, apalagi festival-festivalnya hehehe
    Aku suka dengan hal2 berbau Jepang. Pengin sih lihat langsung ke sana, moga2 bisa keturutan.
    Eh skg kan ada HIS ya? jadi memudahkan orang utk traveling ke Jepang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya mba Mei, garis keras banget kita nih.. Toosss ah.. :D Festival aku jg suka, apalagi kalo ada kulinernya Hihi.. :D

      Hapus
  15. aku sedih baca ini, pas ke jepang kemarin kita keabisan tiket ke shirakawa :(.. jdnya cuma sampe takayama doang.. udh deket padahal :(.. Makanya aku ama suami msh ttp ngerencanain ke jepang mba, mungkin abis kita umroh nantilah :D.. pokoknya hrs bisa datang ke shirakawa :p.. tp aku pgnnya saat winter, krn memang kita berdua ga kuat panas dan pecinta salju :D

    eh tp untungnya daging hidagyu yg di shirakawa, di takayama juga ada.. jd aku bisa nyicipin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaaak aku mau hidagyuuuu.. Enak bgt bgt ya mba? Lbh enak dari wagyu yah? Jd makin pingiiin.. :D Iya mbaaa, kalo ke Jepang lagi kudu mesti ke Shirakawa yaah, pas salju keren bgt.. Pemandangannya dramatiiis.. :D

      Hapus
  16. Danaunya beneran tenang banget ya mba Dita. Eh sama2 J yaa,, jogja dan jepang hihi
    Moga kesampaian jg ke Jepang yaa mbaa ❤️

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa aku ajak bgt liat gambar danau ituuuu.. Hihi.. Aaah iyaa mba hihi lg bikin itin ke Jogja nih mba, semoga yg Jepang jg bisa kesampean ke sana aamiin.. Makacii Mba Uciii.. :D

      Hapus
  17. Baca tulisan ini, saya sampai googling image shirakawa go, tempatnya indah banget ya, seperti di cerita-cerita dongeng.
    Moga ada rezeki suatu hari nanti bisa wisata kesana :)

    BalasHapus