Rabu, 22 Maret 2017

Membuat Konten Traveling Kreatif Bersama Marischka Prudence

Source: www.marischkaprudence.blogspot.co.id

Apa yang ada dibenak saat melihat foto di atas? Foto tersebut merupakan suasana Shirakawa-Go saat musim dingin. Yang pernah membaca ulasan saya di tulisan yang lalu, pasti tahu, kan, kalau tempat ini jadi salah satu dari 5 destinasi impian saya. Ya, begitu melihat foto tersebut di salah satu postingan travel blogger Marischka Prudence (Prue), saat itu juga saya langsung memutuskan untuk pingin kesana… :D Begitu kuatnya daya tarik foto itu untuk saya. So magical, so inspiring!

Saat sedang bosan di kantor atau ingin melihat sesuatu yang menyegarkan mata, saya biasanya langsung meluncur ke blog Prue. Blog travelingnya ini memang benar-benar memanjakan mata pembacanya. Foto jernih dari berbagai tempat, baik di Indonesia maupun di luar negeri, seperti Jepang, Afrika, Misool, Gorontalo, New Zealand, Komodo, dan masih banyak lagi tempat lainnya pasti membuat mata terpana. Dari yang tadinya mata saya hanya 5 Watt rasanya langsung jadi 100 Watt begitu melihat foto-fotonya. :D Sering saya tanpa sadar mengucap kata “wow” saat blog Prue ada di hadapan mata. :)

KEKUATAN FOTO PRUE
“Kekuatan blog saya memang ada di foto visualnya yang kuat,” begitu aku Prue saat berbagi pengalaman traveling di acara Arisan Ilmu yang diadakan oleh Komunitas Emak-emak Blogger (KEB) pada Sabtu, 29 Maret 2017 di FX Jakarta. 




Menghasilkan foto traveling yang bagus tidak hanya berbekal peralatan kamera yang canggih saja. Menurutnya dengan perangkat kamera handphone pun sebenarnya kita bisa menghasilkan foto traveling yang maksimal.  Prue pun berbagi rahasia dan tipsnya. Apa aja?

Perhatikan cuaca
Cuaca sangat berpengaruh terhadap hasil foto. Cuaca yang cerah tentu akan memaksimalkan foto yang didapat. Untuk itu, ada baiknya riset dulu sebelum ke tempat traveling yang  dituju, apakah musim dan momennya tepat jika berkunjung di waktu yang sudah kita tentukan.

Perfeksionis 

Prue ternyata juga seorang perfeksionis jika menyangkut fotografi. Ia akan menunggu untuk mendapat momen terbaik.

Sabar
Ternyata butuh kesabaran juga untuk menghasilkan foto yang bagus, ya. Apalagi jika di tempat wisata yang ramai dan kita ingin foto tanpa kehadiran orang lain, maka tunggulah dengan sabar sampai ada momen itu.

Perhatikan skala

Sebenarnya banyak orang di tempat wisata juga bisa menjadi hal yang menarik, terutama dalam memperlihatkan skala, misalnya foto  patung tinggi akan lebih baik jika terlihat orang untuk menunjukkan skala perbedaannya.

Angle yang berbeda
Cobalah untuk memotret dengan angle yang berbeda. Dari angle yang berbeda itu bisa jadi foto akan terlihat lebih menarik.

Lensa wide
Sekarang ini sudah banyak travel blogger yang menggunakan kamera mirrorless. Selain ukurannya tidak besar, ringkas dibawa, foto yang dihasilkan juga bagus. Namun untuk foto landscape yang membutuhkan lensa wide, sebenarnya juga sudah ada lensa yang didesain khusus untuk handphone. Meski hanya berbekal peralatan sederhana yang kita miliki, kita juga  juga bisa, kok, meng-capture foto dengan hasil sesuai harapan.

Dengan foto, kita bisa merasakan kembali apa yang kita lihat saat akan menuliskan catatan traveling. Satu foto pun bisa dibahasakan secara berbeda oleh masing-masing orang yang melihatnya. Kita pun bisa menuliskan tentang cerita dibalik foto kita, seperti bagaimana perjuangan kita hingga dapat menghasilkan foto tersebut. Jangan lupa untuk melampirkan caption foto menarik di blog dan memberi nama foto karena caption dan penamaan itu penting untuk pencarian di Google. Nah, kan saya baru tahu, nih! :D


MENGEMBANGKAN CERITA TRAVELING
Foto memang menjadi elemen penting dalam sebuah travel blog. Namun apalah artinya foto tersebut tanpa cerita yang kuat. Dalam acara yang bertajuk “Kreatif Menulis Kisah Perjalanan” ini, Prue juga mengungkap rahasia bagaimana menghasilkan cerita traveling yang menarik.

Dalam membuat tulisan traveling ada banyak hal yang bisa disampaikan. Satu lokasi saja bisa ada banyak cerita yang akan kita dapat, mulai dari budaya, objek, kuliner, sejarah, profil, potensi, bagaimana cara untuk ke tempat itu, dan lainnya. Akan lebih baik jika kita fokus terhadap suatu hal yang ingin kita tulis. Jadi, buatlah beberapa tema untuk beberapa tulisan dan berilah penekanan sudut pandang kita atas tema tersebut. Tulisan di blog pun sebaiknya juga jangan terlalu panjang.


Prue berbagi tentang pengalaman travelingnya kepada para peserta #ArisanIlmuKEB

Menulis cerita perjalanan bukan hanya sekedar memberikan informasi semata. Dalam tulisan juga ada elemen  yang sangat penting, yaitu apa yang kita rasakan terhadap perjalanan dan tempat yang kita kunjungi. Menambahkan “rasa” dalam cerita tentu akan membuat tulisan menjadi berbeda dengan tulisan orang lain terhadap hal yang sama. Bahkan hal yang enggak menyenangkan dalam perjalanan pun dapat menjadi bahan tulisan yang menarik untuk dibagikan ke orang lain. Tulosan kita akan menjadi lebih kaya. Prue juga memberikan beberapa tips agar cerita perjalanan kita menjadi lebih menarik, sebagai berikut.

Don’t stick to A-B-C-D, try different plot! Enggak perlu pola tulisan runut dalam cerita perjalanan. Kita bisa menemukan kesulitan saat akan menulis kalimat pertama atau memula cerita, karena itulah kita bisa memulainya dari hal yang paling berkesan yang kita dapat selama perjalanan lalu tarik mundur cerita tersebut. Hal paling menarik menurut kita bisa diletakkan di awal dan akhir cerita.

• Sebelum menulis, buat dulu poin-poin yang ingin kita jabarkan dalam tulisan perjalanan tersebut. Poin-poin ini akan memudahkan kita untuk menulisnya.

Jujurlah dalam tulisan. Jangan bagus-bagusin suatu tempat padahal kenyataannya enggak seperti itu.

• Selalu ingat pada “what message you want to share.” Pesan yang ingin kita sampaikan ke pembaca merupakan hal yang juga penting.

• Jika kita mengunjungi suatu destinasi yang berulang, sebaiknya tulislah hal baru yang belum pernah ditulis sebelumnya. Bisa saja ada yang berubah di lokasi tersebut, pasti masih ada hal yang bisa digali lagi.


Prue serius mendengar pertanyaan dari peserta #ArisanIlmuKEB


BE UNIQUE, BE YOU!

Perjalanan Tak Berujung, blog milik travel blogger Alm. Cumi Lebay menjadi salah satu contoh betapa keunikan sebuah travel blog ternyata mampu menggaet banyak pembaca dan memiliki “pasar” yang besar. “Cumi itu anomali. Tulisannya nyeleneh, warna-warni. Tapi dia enggak takut buat nunjukkin itu. Dia berani jadi dirinya sendiri,” ujar Prue.

Saya termasuk pengikut blog Om Cumi dan Prue. Sering saya melihat mereka traveling bersama ke tempat-tempat kece. Ya, memang benar, blog Om Cumi memang lain dari pada yang lain. Dengan gaya tulisannya yang lucu, banyak pembaca yang tertarik dan pasti merasa terhibur dibuatnya. Ngeblog memang tidak ada patokannya. Kita bisa membuat gaya apapun untuk blog kita. Menurut Prue, kita harus kreatif menulis dengan gaya kita sendiri sehingga muncul keunikan kita. Temukan apa kekuatan dan kelemahan blog kita sehingga bisa menjadi dasar untuk kita membuat konten yang lebih baik lagi. Konten menarik merupakan kombinasi dari gambar dan tulisan yang akan mengundang “pelanggan” untuk hadir di blog kita.


Baca Juga: Mau Jadi Travel Blogger? Ini Caranya!



Menjadi diri kita sendiri dalam ngeblog juga merupakan hal yang penting. Terinspirasi boleh saja, tapi jangan kemudian berpatokan saya harus seperti A atau B. Yakin saja bahwa apapun gaya kita akan ada orang lain yang cocok dengan gaya tersebut, akan ada yang suka dan membacanya. :)

Visual blog pun mempunyai pengaruh untuk membuat orang lain tertarik melihat blog kita. Meski demikian kita harus tetap menyesuaikan visual blog dengan selera pribadi kita. Meski saat ini misalnya sedang tren visual blog yang clean, jika kita kurang menyukainya tidak perlu memaksa mengikuti arus.  Menurut Prue ada baiknya juga dalam satu halaman di blog kita terdapat beberapa thumbnail sehingga pembaca bisa memilih topik apa yang ingin mereka baca.

Ketika kita sudah menulis blog jangan pernah ragu untuk men-share-nya di berbagai media sosial yang kita miliki. Promosikan karya kita kepada orang lain.


“Jangan Ragu, Jangan Minder, Share!”

Terkadang mungkin kita ragu untuk posting dan untuk share tulisan di blog kita karena sudah memikirkan apa pendapat orang lain. Padahal perasaan seperti itu semestinya enggak pernah ada. Sayang banget tulisan di blog jika tidak dibagi ke orang lain karena hal yang paling menyenangkan dari dunia blog adalah bisa berbagi pemikiran dan pengalaman pribadi kita. Siapa tahu orang lain membutuhkan apa yang kita tulis itu, kan. :)


ANALISA STATISTIK & MONETASI BLOG ALA PRUE
Tahap selanjutnya dalam me-maintain blog adalah melihat analisa statistik blog. Analisa ini dapat membantu mengembangkan blog kita. Di analisa blog, kita akan mengetahui bagaimana karakteristik pengunjung blog, di mana saja sebaran visitor, kapan prime time atau waktu yang paling banyak pengunjungnya serta topik apa yang paling banyak dibaca oleh visitor. Namun Prue tetap mengingatkan agar kita jangan sampai dikuasai oleh statistik. Nothing to lose saja!

Saat ini sudah banyak blogger yang memonetasi blog-nya sehingga mendatangkan pundi-pundi uang. Di luar negeri penghasilan sebagai blogger sudah luar biasa karena blogger sudah dijadikan sebagai profesi. Di Indonesia sendiri Prue sempat merasakan di-underestimate sebagai seorang blogger namun kini brand sudah aware dengan kekuatan blogger karena lebih menyentuh personal marketnya.  Ada banyak hal yang bisa mendatangkan uang dari blog, seperti advertorial, sponsored post, social media engagement, workshop/event appearance (menjadi pembicara), brand engagement, kontributor hingga menulis buku yang diterbitkan. Meski kita mendapatkan keuntungan dari brand dan klien, bagi Prue sebisa mungkin kita jangan terlalu ingin menyenangkan klien. Ia mencontohkan advertorial di blog Kak Ariev, Backpack Story. Meski tulisan advertorial tapi tetap menunjukkan karakter diri sendiri di dalam tulisan tersebut. :)

---------

Yeaaayy, akhirnya ulasan saya tentang event #ArisanIlmuKEB yang membahas traveling bersama Marischka Prudence kelar juga. *confetti* :D Saya baru sekali ini mengikuti acara #ArisanIlmuKEB dan seneng banget bisa jadi salah satu bagian dalam event ini. Dan lucky me, saya dapat pouch lucu dari Prue karena bertanya dan tulisan saya di secarik kertas tentang dream destination saya terpilih secara acak bersama empat orang lainnya sehingga saya dapat souvenir lucu dari KEB… Hihi…






Nah, yang bikin makin happy, di acara #ArisanIlmuKEB ini juga ada potluck. Masing-masing peserta membawa makanan sesukanya dan semua makanan diletakkan di satu meja. Seru, deh. Sampai-sampai saking banyaknya makanan, saya bawa beberapa oleh-oleh camilan untuk keluarga di rumah… :D Selain dapat ilmu baru dari Prue, saya juga banyak bertemu teman-teman baru. Happy-nya makin banyak, kan... Thanks, ya, Prue. Thanks, ya, KEB… :D








-Bubu Dita-




40 komentar:

  1. Kak prue ini juga favorit saya.
    Wah lengkap banget reviewnya, mba bawa catatan yah ? :D

    Hihi bener banget blognya cumilebay itu khas. Begitupun dengan mas ariev, bahasanya selalu luwes.
    Kalau kak prue, aku selalu suka foto fotonya.

    Kadang dari foto kak prue lah saya memasang ekspektasi tinggi pengen foto kayak gitu haha
    E tapi ternyata butuh perjuangan juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tooss favoritku juga.. :D Fotonya kece badai kan, tp emang mesti niat bgt kalo mau foto kayak di blognya Kak Prue..:D Iya aku bawa catetan biar inget mba.. hehe.. Betuuull masing2 blogger ada khasnya ya..

      Hapus
  2. Aku baru tau mbak prue ini. Kupikir td tentang asuransi, owalah prue ini nama orang ta.. 😵😵 klo travel blogger yg sering kubaca selain alm.cumie ada blognya mba fanny dia jg bagus blognya ttg jalan2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba Mandaaa dirimu main ke blognya deh, dijamin mata jadi segeeerr.. :D Iyaah aku jg suka baca blognya mba Fanny.. :D

      Hapus
  3. seru banget liat travel blogger mba, jalan jalan terus :D saya pernah coba mau nulis ala-ala travel, ehh lupa pas mau postingan mau dimulai dari mana wkwkwk :D nice share ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya asik yaa keliatannya.. hehe Aku jg pingin halan-halan terus kan jadinya mba.. :D Semangaaat pasti bisa mba..

      Hapus
  4. Kak Prue itu salah satu travel blogger idolaku. Alm Kak Cumi yang unik juga. Memang bener ya, mengetengahkan sebuah travel story harus punya sudut pandang yang menarik. Karena keindahan suatu tempat aja ternyata belum cukup. TFS ya, mba :).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa Mba Molly, aku jadi diingetin lagi pas ikut event ini.. Yg penting juga sudut pandang dan rasa kita gimana terhadap hal itu..

      Hapus
  5. Aih seruuu banget ya bubu...aku mau banget daftar tapi nggak bisa karena ibu nelepon ngasih undangan.
    Jadi poin2 pentingnya kayak di atas yaaaa. Hmm, jadi banyak jepret supaya pas nulis juga masih berasa feelnya suatu tempat yg kita kunjungin.
    Tfs yaaa ibuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbaa Ucii aku jg pas nulis pun suka liat foto2nya lagi biar keingetan lagi hehe.. Kapan2 kalo ada lagi ikutan yuk mba Ucii, kopdaran kita.. :D

      Hapus
  6. Wah postingannya lengkap bangeeeet, jadi bisa belajar banyak.
    Senangnya mampir ke sini, senang ada yang berbagi hasil arisan ilmu kemarin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi Trimakasiii Mak, aku juga seneeeeng banget bisa ikutan acara KEB ini.. :D

      Hapus
  7. Kupikir asuransi tadi lho Mbak. Ternyata profil keren.
    Memang harus sabar kalo mau dapetin foto yg bagus ya. Aku belum bisa.. huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huhuuw iya mba aku pun belum mampuuu, pas traveling bareng anak2 pun, jadi lbh ribet perasaan kalo mau foto2.. haha

      Hapus
  8. Aku suka foto-foto travelingnya mba Prus. Asli, bagus banget. Memang jeli mencari angle yang menarik, timingnya juga pas. Nggak bakal bosan lihatnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuuu, gak bosen liatnya ya mba.. :D

      Hapus
  9. Wah informasinya berguna banget ni Mba, andaikan aku ikut ya hehe. Mba Prue Ada share pakai kamera apa ngga atau yang disarankan apa? Trims ya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo dari yang dibilang Kak Prue, kamera mirrorless udah bagus bgt buat travel blogger Sar.. :)

      Hapus
  10. Hingga kini aku masih merasa harus belajar ya karena menghasilkan tulisan yang bagus memang tak mudah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbaaa setuju bgt belajar itu memang seumur hidup ya.. :)

      Hapus
  11. Mba informatif sekali. Suka bacanya. Thanks ya udah share ilmu dari Prue di sini. Iya foto emang bisa jadi stopping powet tapi tulisan yang menarik bisa jadi faktor tambahan yg bikin kita ketagian ngepoin tulisannya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Triims jg mbaa.. :) Iya dua2nya baik foto dan tulisan itu saling melengkapi, ya..

      Hapus
  12. Pgn nyobain praktikin plot yg ga a-b-c-d
    Makasih sharingnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mba.. :) Aku pas nulis ini pun nyoba buat gak sesuai plot kayak gimana. Awalnya nulis yg paling menarik buat aku..

      Hapus
  13. saya sedang belajar jadi travel blogger juga ni. tapi belum pandai nulis dan masih ragu - ragu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangaaat terus kak, jangan ragu2.. :)

      Hapus
  14. Wah asyik banget bisa ketemu Kak Prue!
    Terimakasih udah sharing Bubu Dita, aku setuju bagiannya "nothing to lose" nya dari Kak Prue. Nge blog itu stress relief, kalau pasang target juga, ya jadi apa bedanya ama di kantor hehehe..
    Pengin deh lain kali ikutan acara kaya gini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Mba Tesyaaa.. :D Mau dong kpn2 ikutan sharing-nya dari Mba Tesyaaa.. :D Iya mba setuju juga yg nothing to lose itu, ngeblog buat aku jg buat seneng2 biar gak stres mba..

      Hapus
  15. ini travel blogger favoritku ;).. udh cantik, perjalanannya juga bikin iri bangetttt ;p.. akupun ke jepang kmrn juga krn terpikat ama tulisan dia mba... sayangnya shirakawa gagal aja didatangin... -__- ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan2 haruuuus ke Shirakawa ya mba, aku pun pingin banget.. :D Iyaaa salah satu favoritku juga, aaah kece bgt blognya yes.. :D

      Hapus
  16. Makasih mbak..saya nggak ikut, tp dapat ilmu dr tulisan mbak Dita. Bagian yang nyebarin ke sosmed itu..aku kdng masih belum pd.

    Jd penasaran sm blognya mb mariskha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba main2 ke blognya mba, pasti suka.. :D Sama2 mba, trims juga udah mampir yaa.. Seneng bisa berbagi gini.. :)

      Hapus
  17. Lengkap banget Mbak ulasannya. Dari mulai tehnik foto sampai how to write. Saya save and bold tentang RASA. TFS ya Mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mbaaa, triiims bgt udah mampir.. Semoga bermanfaat yaa.. :)

      Hapus
  18. Senang bisa ketemu mba dita.. Kapan2 bagi ilmunya juga ya mba, atau ajak aku jaln2 juga boleh banget.. Hhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha ayuk mba kita jln2 bareng yuk, aku mau banget hehe.. Seneng jugaaa bisa ketemuuuu.. :D

      Hapus
  19. Saat mampir ke blog Prue emang dimanjakan dengan foto-foto yang WOW. Dia sampai punya tim untuk fotografi. Niat banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya mba makanya gak heran kalo foto2nya kece badai yaaah.. :D

      Hapus
  20. Ini makanya saya kalau traveling nggak bisa yang sehari langsung ke banyak tempat. Karena terkadang untuk ngambil spot foto yg bagus, kudu sabar agak sepi dulu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang emaknya gitu ya mba, lbh lama jd lebih meresapi tempatnya juga kan.. :D

      Hapus