Trekking di Sentul Bogor sepertinya jadi tren wisata baru bagi warga Jabodetabek sejak pandemi Cov*d melanda. Sampai sekarangpun aku kerap kali masih melihat di media sosial banyak masyarakat yang trekking dan beraktivitas alam di kawasan Sentul.
Hal ini pun aku lakukan juga bersama keluarga. Aku dan suami pernah mengajak anak-anak trekking di Sentul menyusuri beberapa curug, seperti Curug Leuwi Hejo, Leuwi Benjol, Leuwi Cepet, dan Leuwi Lieuk. Bagi anak-anak aktivitas trekking ini seru dan menyenangkan.
Karena melihat anak-anak yang antusias dengan wisata alam, akhirnya, aku pun beride untuk melakukan trekking lagi di Sentul dengan destinasi yang berbeda.
Nah, beberapa bulan lalu, aku dan suami pun memutuskan untuk trekking dengan jalur Goa Garunggang. Kali ini rutenya nggak ketemu curug, tapi ternyata nggak kalah seru dan bisa masuk ke dalam goa yang ada di bawah tanah!
Gimana keseruan trekking ke Goa Garunggang Sentul Bogor ini? Aku ceritakan selengkapnya di tulisan ini, yaa…
Mengapa Memilih Trekking ke Goa Garunggang?
Setiap akhir pekan, banyak orang memadati jalur-jalur trekking untuk sekadar mencari udara segar atau melihat air terjun atau curug.
Namun, di tengah destinasi curug, ada satu titik di jalur trekking Sentul yang menawarkan sensasi yang benar-benar berbeda. Goa Garunggang atau nama lengkapnya Goa Agung Garunggang.
Dari berbagai referensi yang saya baca, tempat ini bukan sekadar gua biasa, melainkan sebuah mahakarya geologi yang sering dijuluki sebagai "Grand Canyon-nya Bogor".
Alasan utama aku memilih Goa Garunggang memang karena keunikannya. Berbeda dengan rute trekking Sentul lainnya yang biasanya berakhir di aliran sungai atau air terjun, Garunggang menawarkan pemandangan labirin batuan karst yang sangat eksotis.
Untuk memastikan perjalanan lebih aman dan nyaman, aku menggunakan jasa trip lokal dengan dipandu tour guide yang berpengalaman.
Selain nggak perlu pusing memikirkan rute, pemandu dari jasa trip tersebut juga memberikan cerita tentang berbagi tempat yang kami lewati. Selain itu guide kami juga sekaligus menjadi dokumentasi. Makanya aku seneng banget ada banyak hasil foto dan video aku dan sekeluarga yang diambilnya saat menemani perjalanan kami ke Goa Garunggang.
Oiya, untuk jasa trip kali ini aku dan keluarga memakai jasa @sentul_travel_nusantara. Sebenarnya ada banyak sekali, ya, jasa trip trekking Sentul namun aku akhirnya memutuskan untuk memakai jasa trip tersebut karena melihat profilnya oke dan hasil video-videonya di media sosial juga bagus. :D
Untuk harga trip-nya per orang Rp 160 ribu sudah termasuk: guide, air mineral, trekking pole, perizinan, tiket masuk, dan dokumentasi.
Baca Juga: 5 Tips Trekking Untuk Pemula
Perjalanan Menuju Goa Garunggang
Dari rumah di Depok, aku sekeluarga sudah berangkat dari jam 6 pagi. Kami janjian dengan guide di parkiran di dekat Jungleland pukul 7 pagi.
Kebetulan kami trekking di hari Jumat. Aku ingin trekking pagi sekali sehingga suamiku dan anak-anak bisa keburu untuk sholat Jumat seusai trekking.
Nah, dari parkiran dekat Jungleland itu, aku sekeluarga menyewa mobil pick up untuk sampai ke titik awal trekking. Sebenarnya bisa saja membawa mobil pribadi sampai ke titik tersebut, namun untuk memberi pengalaman ke anak-anak naik mobil pick up aku dan suami pun ingin mencoba naik mobil pick up.
Untuk biaya sewanya Rp 350 ribu PP, ya. Sebenarnya mobil pick up ini bisa diisi kapasitas 10 orang. Namun karena kami hanya berempat, mobil pick up ini pun terasa lega.
Perjalanan dari titik kumpul di sekitar Jungleland sampai ke titik mulai trekking sekitar 15-20 menit berkendara.
Benar saja, anak-anak menikmati banget ada di mobil bak terbuka. Suami juga less stress karena harus nyetir di jalan kecil yang berliku-liku. Walaupun katanya sebenarnya masih bisa banget nyetir sampai titik awal trekking tapi dengan mobil pick up ini jadi lebih santai dan kami sekeluarga jadi lebih bisa menikmati perjalanan. :)
Tak lama, sampailah kami di area parkir untuk mulai trekking menuju Goa Garunggang. Sebelum mulai trekking kami pemanasan sebentar dan diberikan trekking satu per satu. Nggak lupa juga berdoa sebelum memulai perjalanan.
Untuk mencapai lokasi goa, aku sekeluarga berjalan kaki sekitar 1,5 jam. Medan yang dilalui cukup bervariasi namun tetap ramah untuk keluarga dan anak-anak. Malah anak-anak semangat banget dan suka berada di paling depan. :D
Aku dan keluarga melewati jalanan setapak, area persawahan yang hijau, hingga hutan tropis dan deretan pohon pinus yang memberikan keteduhan. Kami juga sempat melewati aliran sungai kecil.
Di tengah perjalanan, kami istirahat sebentar di sebuah warung. Seperti warung di jalur wisata, ada banyak produk yang dijual, termasuk pop mie, Indomie, roti, minuman air mineral, serta minuman kemasan lainnya. Ada juga buah-buahan yang dijual di warung tersebut.
Di sana kami sempat makan beberapa potong semangka. Wah, rasanya segar sekali! :)
Kami pun melanjutkan perjalanan karena nggak jauh dari warung tersebut Goa Garunggang sudah menanti kedatangan kami!
Baca Juga: Fun Trekking di Mulyaharja Bogor
Mengenal Goa Garunggang yang Unik
Rasa lelah langsung sirna begitu aku sekeluarga tiba di lokasi Goa Garunggang. Di depan mata, terhampar hamparan batu besar dengan tekstur bergaris-garis vertikal yang unik.
Deretan bebatuan berwarna kecoklatan tersebut seperti tersusun rapi membentuk labirin alami yang artistik. Batuannya tampak seperti lapisan-lapisan batu yang seolah dipahat oleh alam.
Ternyata Goa Garunggang terbentuk dari proses geologi jutaan tahun lalu, akibat pergeseran lempeng bumi dan aktivitas air yang mengikis batuannya.
Goa Garunggang juga ditemukan secara nggak sengaja. Usaha untuk mulai menjadikan Goa Garunggang sebagai destinasi wisata dimulai sejak tahun 2016 oleh masyarakat dan komunitas lokal.
Sempat terhenti di awal pandemi, Goa Garunggang kemudian mulai banyak diminati pengunjung saat orang-orang mulai melirik beraktivitas trekking di Sentul. Apalagi setelah akses menuju tempat ini dibuat jadi lebih mudah.
Kini, Goa Garunggang secara administratif dikelola di bawah naungan Disparekraf Kabupaten Bogor dan merupakan bagian dari situs Geopark yang dilindungi.
Menjelajahi Goa Garunggang dan Sekitarnya
Kami menghabiskan banyak waktu di bagian atas gua yang merupakan labirin batu terbuka. Inilah ikon dari Goa Garunggang. Bebatuan ini nggak hanya indah dipandang, tapi juga sangat menantang untuk dijelajahi.
Kami harus melompat kecil dari satu batu ke batu lainnya atau melewati celah-celah sempit di antara dinding batu setinggi 2-3 meter. Bagus banget, deh, kalau mau foto-foto di antara batuan ini. :)
![]() |
Setelah puas mengeksplorasi batuan-batuan tersebut, saatnya menlanjutkan petualangan masuk ke dalam Goa Garunggang! Dan benar saja, hal yang paling menantang dari kunjungan ini adalah saat kami mencoba masuk ke dalam gua.
Di sini terdapat empat gua yang tercipta diantara batuan-batuan. Namun hanya satu goa saja yang bisa dimasuki oleh wisatawan. Untuk mencapai gua, kami harus menuruni tangga hingga mencapai kedalaman gua.
Ya, berbeda dengan gua-gua pada umumnya yang memiliki pintu masuk lebar di samping bukit, pintu masuk Goa Garunggang berada di bawah permukaan tanah (vertikal).
Aku dan keluarga harus menuruni tangga besi yang sudah disediakan untuk masuk ke dalam. Di sinilah peran jasa trip dan pemandu lokal sangat terasa. Mereka membantu anak-anak turun dengan aman dan menyediakan senter (headlamp).
Pemandu kami menunjukkan beberapa formasi batu unik di dalam gua. Formasi batuan di sini terbentuk dari proses pelarutan batuan kapur selama ribuan tahun.
Di dalam gua, suasananya terasa magis. Meskipun mulut gua sempit, bagian dalamnya ternyata cukup luas. Kami disambut oleh tetesan air dari stalaktit yang masih aktif. Di bagian bawah juga terdapat stalagmit dan aliran air bawah tanah.
Yang bikin kaget, di dalam gua juga masih banyak kelelawar! Para kelelawar ini hinggap di dinding gua. Kadang ada beberapa yang terbang. Wah, seru banget bisa lihat kelelawar di dalam gua seperti ini!
Bagiku, Goa Garunggang adalah perpaduan antara wisata petualangan dan edukasi alam. Di sini, kami bisa belajar tentang bagaimana alam membentuk dirinya sendiri tanpa campur tangan manusia.
Keindahannya yang tersembunyi menjadikan Goa Garunggang seperti salah satu hidden gem yang berharga di Bogor.
Di gua alami ini kita bisa melihat stalaktit, stalagmit, dan sungai bawah tanah. Hati-hati licin, ya. Selain itu, banyak kelelawar juga lho di dalam gua.
Baca Juga: Pengalaman Melewati Jembatan Gantung Lembah Purba Situ Gunung Sukabumi
Tips Berkunjung ke Goa Garunggang Bersama Keluarga
Berdasarkan pengalaman kami kemarin, ada beberapa tips yang bisa Manteman ikuti jika ingin mengajak keluarga untuk trekking dan berwisata ke Goa Garunggang:
- Gunakan Jasa Trip/Guide: Sangat direkomendasikan. Selain untuk keamanan saat masuk ke dalam gua, mereka tahu rute-rute terbaik untuk berfoto dan bisa mengatur ritme jalan agar anggota keluarga yang nggak biasa olahraga tidak kelelahan.
- Gunakan Alas Kaki yang Tepat: Pakailah sepatu gunung atau sandal gunung yang memiliki grip kuat. Bebatuan di dalam Goa Garunggang bisa sangat licin jika terkena air dan jalur tanahnya pun terkadang berlumpur.
- Bawa Pakaian Ganti: Masuk ke dalam gua berarti siap untuk kotor dan basah karena tetesan air stalaktit atau air yang ada di dasar gua.
- Waktu Terbaik: Datanglah saat pagi hari (sekitar jam 07.00 atau 08.00 pagi). Selain udaranya masih sejuk, cahaya matahari pagi yang masuk ke celah batu juga bisa menghasilkan foto yang dramatis.
- Jaga Kebersihan: Karena ini adalah situs yang dilindungi, pastikan nggak mencoret-coret batu atau meninggalkan sampah sekecil apa pun di tempat ini, ya.
Goa Garunggang membuktikan bahwa Sentul punya sisi lain yang lebih dari sekadar curug. Tempat ini seperti lukisan alam yang menawarkan ketenangan, keunikan visual, dan pengalaman petualangan yang nggak terlupakan.
Nah, bagi kami sekeluarga, perjalanan ini bukan sekedar olahraga, tapi momen bonding di tengah labirin batu purba.
Kalau Manteman mencari destinasi trekking di Sentul yang memberikan sensasi berbeda dan ingin merasakan suasana seperti di film petualangan, Goa Garunggang adalah jawabannya.
Jadi, kapan kalian berencana mengajak keluarga mengeksplorasi labirin batu di Goa Garunggang ini?
Dita Indrihapsari















Langsung nandain dan follow IG pemandunya. Wih, 160rb mah murah bangetttt mbakkkk.. Daku langsung kepincut ini, apalagi pas momen sebelum Ramadhan tahun ini pun, sempet gagal trekking karena kendala cuaca.
ReplyDeleteLiat view guanya issshhh cakep banget. Batuan karstnya bener-bener bagus buat jadi latar foto ya mbaaak. Walaupun yang bagian nyempil di celah sempit itu aku agak takut si. Kebayang-bayang film 127 hours, wkwkwkw
Kuliah di kalibata, jurusan ekonomi
Jalannya miring, banyak tanjakan
Alam semesta, dukunglah kami
pergi trekking, sehabis lebaraaan
Aku belum pernah Trekking ke Gua mbakk. Terakhir aku trekking udah 10 tahun lalu, waktu masih gadis kinyis² sama suami yg masih calon waktu itu. Hueheheh..
ReplyDeleteBelum pernah masuk Gua sih sejauh ini. Dulu pernah trekkingnya ke air terjun. Dan medannya waarrr biyasahhh. Licin. Banyak nyamuk. 😅
Kalau trekking saya berusaha menghindari musim hujan dan pastinya sandal serta stamina harus OK.. 🥹
Wah, foto-fotonya bagus sekali, Mbak! Labirin batunya beneran terlihat seperti di luar negeri ya, padahal masih di area Sentul, Bogor. Tulisan ini sangat informatif, terutama bagian medan jalannya, jadi punya gambaran persiapan apa saja yang harus dibawa kalau mau eksplor gua tersembunyi ini bareng keluarga. Jadi makin pengen segera atur jadwal ke sana!
ReplyDeleteBener sentul sekarang sepertinya memang banyak jalur trekking nya ya mba..pernah baca beberapa kali teman yang trekking dan memang kebanyakan berakhir di sungai alias curug..tapi trekking di goa garunggang ini pun gak kalah serunya karena pemandangan gua nya juga cakep banget..
ReplyDeleteBuat safety memang sebaiknya gunakan jasa guide ya mba sekalian kita bisa bertanya2 tentang daerah yang kita lewatin plus kita juga punya fotografer pribadi...
Seru mbaa baca pengalaman trekkingnya..pengen juga sesekali cobain trekking lagi ;)
Pas lihat foto-foto dalam Goa, saya jadi ingat sama Bantimurung di Maros
ReplyDeleteUkiran goanya juga mirip mirip
Hanya saja lebih tajam
Ah, senangnya kalau anak anak sudah besar ya
Bisa diajak jalan masuk goa tanpa harus digendong
Menarik sekali mbak perjalanan trekking ke Goa Garunggang Sentul Bogor.
ReplyDeleteJujur, aku suka trekking. Tetapi baru terwujud trekking ke dusun Cisadon Sentul Bogor. Ke aneka curugnya belum kesampaian nih dan sekarang nambah wishlist Goa Garunggang.
Secara, aku suka nih wisata yang ada nilai sejarah nya. Bukan sekadar trekking tapi bisa dengerin kisah dari tour guide dan pas aku tau HTM nya terbilang terjangkau.
Jadi mikir, kapan bisa kesini ya? View-nya cakep banget lagi.
Makasih juga ya atas tipsnya. Alas kaki penting nih, harus pake yang aman biar perjalanan trekking nyaman.
malah takut kalau ada kelelawar, punya pengalaman tidak menyenangkan soalnya.. pernah dicium kelelawar WKWKWKWKKW
ReplyDeleteSerasa di tempat syuting endingnya Misaeng, gasii... Cakeepp beuutt diapit sama bebatuan tinggi di Goa Garunggang.
ReplyDeleteJuara keluarga yaa..
Kompak pada mau diajakin trekking.
Meanwhile kami tuh... Butuh rencana , tapi sampai sekarang belum ada yang terwujud.
Hahhaha..((ketawa pedih))
Padahal maah.. suasananya bikin betah gini yaa..
Meski aku takuutt sama gua sih..
Mantaaap banhet mbak Dita journey nya..memyusuri Goa Garunggang, tripnya memakai jasa guide jadi lebih teratur dan nyaman yaa...gak khawatir nyasar² juga pas ke goa nya. Goanya juga bagus ,pemandangan indah menyapa..wiih seruuu....tapi kondisi badan harus fit yaa soalnya ini perjalanan mayan juga jalan kaki soalnya.
ReplyDeleteSerunya bawa anak trekking ke gua Garunggang, selain pengalaman dan petualangan, ini juga eduwisata buat anak-anak mengenal lingkungan dan keagungan ciptaan Allah. Harganya juga masih reasonable, apalagi sudah include banyak dengan harga IDR 160rb itu. Ah, jadi tertarik banget buat trekking ke banyak spot di Bogor dan sekitarnya
ReplyDeleteSeru banget ya trekking di Sentul ini. Ternyata nggak cuma ada curug tapi juga menawarkan keindahan goa. Goa Garunggang ini cukup keren. Bebatuannya unik. Jadi kangen masuk goa. Terakhir sudah belasan tahun yang lalu.
ReplyDeleteKalau mau ke goa Garunggang yang bikin seru adalah trekkingnya ya Kak, apalagi dilakukan bersama keluarga. Tapi kudu persiapan juga (bawa bawaan) dan terutama persiapan fisik agar kuat pas ke sana.
ReplyDeleteSaya sudah banyak membaca cerita seru tentag trakking di Sentul termasuk curug-curugnya. namun baru kali ini ada cerita Goa Garunggang, Mbak. Dan ini goanya keren sekali. Dindingnya itu keren mungkin kerena terbentuk secara alami ya. Nah, kalau menjelajah goa itu harus ditemani pemandu. Semoga saya bisa ke Goa Garunggang ini.
ReplyDeletesaat ini Sentul memang semakin mempesona dari berbagai sudut. Banyak tempat yang bisa ditemui di sana. Khususnya trekking, aku sendiri berulang ke sana ga pernah bosan, apalagi dengan banyak pilihan.
ReplyDeleteUntuk ke goa Garunggang, aku punya kenangan khusus di sana dan bener² seru.
Terima kasih ya untuk semua tipsnya, sebagai reminder kalau nanti kembali menjelajah trekking Swntul.
seru-seru sedap mih trekking ke gua secara kan gelap dan hawa mistisnya kuat, entalah itu yang biasanya kurasakan saat berkunjung ke goa. Btw stamina harus optimal nih saat trekking dan alas kakinya kduu nyaman daripada lecet kan ya karena jalannya kan lumayan jauh
ReplyDeleteTrekkingnya menantang buat daku khususnya, karena pasca cedera engkel belum pernah nyobain lagi buat trening hihi.
ReplyDeleteBikin kepincut nih melihat Goa Garunggang nya ini. Memang paling asik pakai tour guide, jadinya bisa kenalan sama lingkungan dan sejarah nya
yang aku tahu tahu sentul itu sirkuit , sisi lainya memiliki goa garunggang yang ikonik. Bersamaa keluarga melakukan aktivitas trecking iitu akan jadi moment memorable apalgi bersaama 2 jagoan kka sama adek kereennnn
ReplyDeleteMbaaaa
ReplyDeleteini mah definisi family time yg sangat berkualitas dan ningkatin bonding BANGETTT
aku mau coba cari² info trekking sekitar Jatim aahhh.
moga² adaaa
jadi aku bisa seseruan kek.kluarga kamu jugaaaaa
Baca tulisan ini rasanya seperti sedang diajak menjelajahi "Jurassic Park" versi lokal di Bogor ya kak! Di mana kita sering rindu dengan wisata alam yang autentik, formasi labirin batu dan gua tersembunyi di Sentul ini benar-benar jadi pelarian yang seru sekaligus menantang buat keluarga.
ReplyDeleteAku sangat suka bagaimana ulasannya menekankan bahwa petualangan ini bukan cuma soal foto estetik, tapi soal membangun kekompakan keluarga saat melewati jalur trekkingnya.
Menarik sekali melihat tips praktisnya—mulai dari soal alas kaki sampai pentingnya guide lokal—karena memang persiapan itu kunci utama kalau mau eksplorasi alam bareng anak-anak.
Wah ternyata di Sentul juga ada Goa ya walaupun tidak sedalam yang biasanya saya kunjungi karena Terus terang saya sedang tidak berminat mengunjungi gua gua karena Entah kenapa jadi suka claustrophobia baca aja petualangan Mbak Dita di sini juga sudah cukup seru entah kapan mau jalan-jalan ke gua lagi
ReplyDeleteIh bener cakep banget yaa pemandangannya, beneran jadi kayak Grand Canyon-nya Indonesia. Terus aku setuju, paling bener mendingan pake jasa tour kayak gini yaa, biar lebih tenang. Selain dipandu dalam perjalanan, juga bisa cerita bagaimana goa Garunggang ini terbentuk juga, anak-anak antusias banget donk yaa. Plus, dapet dokumentasi juga sama guide, jadi kita gak repot bolak balik ngeluarin hp yaa bubuu.
ReplyDeleteTrekking ini kayaknya di tempatku juga mulai jadi trend mbak walau cuma bukit kecil gitu. Aku sendiri baru sekali kayaknya pernah trekking gitu di tahura itu sama anak-anak. Nah kalau sekarang kayaknya masih belum bisa trekking diriku karena nyeri lutut huhu
ReplyDeleteWah asik banget tracking bareng bareng seperti ini ya
ReplyDeletePemandangannya bagus banget
Jalan jalan ke sini bisa jadi waktu kita refresing sejenak dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari ya mbak
Trekking ke gua begini selain butuh skill menurut saya butuh nyali kuat juga ya Mba.. Tapi balik lagi setelah semua Medan sulit terlewati.. kita bisa liat pemandangan indah .. dan pastinya worth it banget
ReplyDeleteLabirin batunya terlihat unik dan beda dari spot wisata alam pada umumnya
ReplyDeleteMedannya juga cukup menantang jadi memang perlu persiapan matang apalagi kalau bawa keluarga. Trekking bareng keluarga ini bisa jadi momen penting untuk bonding bareng anak.