Friday, October 9, 2015

Tips Naik Kereta dengan Batita


Saya adalah pecinta kereta. Iya, suka banget sama yang namanya naik kereta. Masih inget banget di ingatan saya waktu saya kecil (kayaknya masih TK) diajak ke Mangga Dua sama Mama, dari Depok, ya, naik kereta. Saya juga masih inget banget duluuuuu sekali setiap liburan panjang sekolah tiba, keluarga saya pasti liburan ke rumah Eyang di Solo dengan naik kereta Senja Utama. Saya paling suka tidur di bawah. Ndelosor pakai tikar dan selimut. Walaupun perjalanan jauh tapi nikmat rasanya. Sekarang pun kerja pulang pergi naik kereta commuter line. Mau desek-desekan kayak apa juga dijabanin aja. Yaaa, nasib… : )





Nah, saya pun mau menyebarkan virus cinta naik kereta ke  anak-anak saya. Hihihi… Keluarga kecil kami sudah pernah naik kereta jarak agak jauh (3 jam perjalanan) ke Cirebon dan jarak yang lumayan jauh (7 jam perjalanan) ke Semarang. Saat ke Semarang umur Boo 10 bulan. Nah, kalau ke Cirebon umur Boo sudah 20 bulan dan saya lagi hamil 7 bulan! Repot bawa batita naik kereta? Enggak juga, kok. Malah seru-seru aja! Alhamdulillah Boo enggak rewel selama di perjalanan dan bisa menikmati naik kereta. Beberapa tip berikut mungkin bisa jadi cara ampuh supaya nyaman membawa batita naik kereta.





Pilih perjalanan pagi-siang supaya tidak terlalu dingin.


Tetap siapkan selimut dan baju tebal, pakaikan kalau AC kereta dirasa terlalu dingin.

Bawa mainan dan buku favorit. 

Ajak ngobrol anak sambil melihat jendela. Ceritakan di luar ada apa saja atau biarkan dia bercerita.

Jangan larang anak berdiri di kursi. Pengalaman saya, Boo malah senang sekali ngobrol dengan orang yang duduk di belakang kursi kami. Bahkan, Boo sempat pindah duduk ke belakang dan main dengan seorang ibu dan anak perempuannya yang masih SMP. Hihi… Tapiiii, kita harus perhatikan juga penumpang lain. Kalau mereka tidak merespon atau malah merasa terganggu, segera dudukkan anak dan ajak main kembali bersama kita.

Kalau anak sudah bosan, ajak jalan-jalan sepanjang gerbong.

Biarkan anak menonton tv kereta jika yang ditayangkan masih sesuai dengan umur anak. Jika tidak, segera lapor ke petugas kereta. Tapi mestinya, sih, tontonan di kereta bisa untuk semua usia. Saat naik kereta jarak jauh untuk kedua kalinya, Boo menonton film Jurassic Park 1. Saat itu dia mulai tahu tentang dinosaurus, jadi saya enggak terlalu khawatir : )

Perlu bawa stroller? Nah, ini tergantung kebutuhan dan aktivitas selama liburan di kota tujuan. Jika liburan lama dan jalanan di kota tujuan juga ramah terhadap stroller bawa saja. Tapi karena saya hanya liburan sebentar, saya hanya bawa gendongan. Di kereta pun Boo dipangku bergantian antara saya dengan suami jadi tidak perlu stroller.

Jadi, sudah siap berlibur dengan si kecil naik kereta? Yuuukkk… Tut… tut…tuuutttt…


-Bubu Dit-

No comments:

Post a Comment