Dari dulu sampai saat ini, hampir setiap hari aku selalu melewati Jalan Nusantara Raya, Depok. Jalan raya yang menghubungkan tengah kota Depok dengan Sawangan ini jadi saksi aku pulang pergi ke sekolah… :D Karena itulah, setiap kali melintas di kawasan ini, selalu ada rasa nostalgia yang muncul.
Belakangan, aku melihat sebuah tempat makan baru yang langsung menarik perhatian di Jalan Nusantara Raya. Namanya Rustic Claypot. Dari luar, bangunannya memang nggak terlalu mencolok. Bahkan kalau nggak diperhatikan dengan seksama, mungkin kita bakal melewatinya begitu saja.
Namun begitu masuk ke dalam area restoran, suasananya langsung berubah. Deretan tanaman hias yang ada berbagai sudut ruangan bisa bikin suasana jadi terasa sejuk dan menenangkan.
Tempat ini seperti sebuah rumah sederhana yang dialihfungsikan jadi tempat makan dengan konsep yang hangat dan natural.
Oiya, aku ke tempat makan ini setelah janjian dengan teman-temanku, Nia, Nita, dan Ceuceu. Ini pertama kalinya bagi kami semua makan langsung di Rustic Claypot.
Rustic Claypot, Tempat Makan dengan Suasana Rumahan
Sesuai namanya, kata rustic identik dengan suasana pedesaan, sederhana, dan dekat dengan unsur alam. Nah, kesan itu juga yang langsung aku rasakan saat masuk ke dalam Rustic Claypot.
Bangunannya nggak besar. Sepertinya dulu memang rumah warga di pinggir jalan. Nggak mewah. Namun justru kesederhanaan itulah yang jadi daya tarik tersendiri.
Banyak tanaman hijau ditempatkan di berbagai sudut sehingga membuat suasana juga terasa lebih hidup dan adem. Ada juga hiasan dinding yang jadi dekorasi menarik di sana..
Buatku sendiri, Rustic Claypot menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan tempat makan lain di sekitar Jalan Nusantara Raya ini. Di tengah deretan restoran dan kafe yang sudah lebih dulu ada, konsep yang diusung Rustic Claypot terasa cukup unik.
Apa Itu Claypot?
Nah, sebelum bahas soal makanan apa aja yang ada di Rustic Claypot, aku mau bahas dulu soal claypot, ya.
Rustic Claypot memang punya ciri khas berupa cara penyajian makanannya. Sesuai namanya, banyak menu disajikan menggunakan claypot.
Claypot merupakan wadah memasak yang terbuat dari tanah liat. Wadah ini telah digunakan sejak lama di berbagai negara Asia untuk memasak aneka hidangan berkuah maupun nasi.
Salah satu keunggulan claypot adalah kemampuannya mempertahankan panas lebih lama dibandingkan wadah biasa. Karena itu, makanan yang disajikan tetap hangat meski sudah beberapa saat berada di meja makan.
Dalam penyajiannya, makanan biasanya langsung dimasak dan disajikan di dalam wadah claypot yang masih panas. Selain membuat makanan tetap hangat, penggunaan claypot juga dipercaya membantu menjaga cita rasa dan aroma hidangan.
Pas makanan pesananku datang, aku sempat kaget, sih. Ukuran claypot-nya ternyata cukup besar. Serunya lagi begitu tutup claypot dibuka, uap panas langsung keluar. Ngeliatnya aja aku udah mupeng banget pingin segera mencoba makananku…
Kalau menurutku, konsep ini, nih, yang bikin Rustic Claypot makin populer. Tempat ini bisa menghadirkan pengalaman makan yang berbeda dibandingkan penyajian menggunakan mangkuk atau piring biasa.
Mencoba Misoa Siram Sapi yang Jadi Andalan
Saat berkunjung ke Rustic Claypot, aku memutuskan memesan salah satu menu yang populer di sana, yaitu Misoa Siram Sapi.
Misoa yang lembut disiram dengan kuah kental. Menggugah selera banget! Benar-benar definisi comfort food.
Isiannya juga nggak pelit. Menurutku daging sapi cincang yang digunakan jumlahnya cukup banyak. Selain itu terdapat telur dan sayuran yang membuat hidangan ini terasa lebih lengkap dan seimbang.
Yang aku suka dari menu ini adalah tekstur kuahnya yang kental dan kaya rasa. Bahkan aku sampai benar-benar menghabiskan kuahnya, lho… :D Bagi Manteman yang suka makanan berkuah, aku rasa menu ini wajib dicoba ketika berkunjung ke Rustic Claypot.
Mango Sticky Rice yang Cocok untuk Penutup
Selain makanan utama, aku juga memesan Mango Sticky Rice sebagai menu penutup.
Ternyata pilihan ini beneran nggak mengecewakan! Satu porsi Mango Sticky Rice di tempat ini ternyata juga cukup besar. Kalau Manteman datang ke Rustic Claypot bareng teman atau keluarga, menu ini bisa dimakan barengan.
Di satu piringnya terdapat banyak potongan mangga yang manis berpadu dengan ketan yang lembut serta saus santan yang gurih. Kombinasi rasanya terasa pas dan nggak berlebihan.
Menu ini juga cocok untuk Manteman yang menyukai dessert ala Thailand dengan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang.
Selama di Rustic Claypot aku juga ditemani dengan segelas minuman teh dingin. Selain itu ternyata tempat ini juga menyediakan satu botol kaca minuman air mineral di setiap meja gratis. Lumayan, kan, biar tenggorokan nggak seret… Hehehe…
Berbagai Pilihan Menu di Rustic Claypot
Salah satu hal yang aku perhatikan saat melihat daftar menu adalah buku menunya cakep dan pilihan makanannya memang nggak terlalu banyak. Tapi kalau buatku sendiri, sih, itu bukan masalah. Soalnya sering kali restoran dengan menu yang terlalu banyak malah bisa bikin aku bingung memilih. :)
Di Rustic Claypot, pilihan menu yang lebih ringkas membuat proses memilih makanan menjadi lebih cepat. Yang terpenting, menu-menu yang tersedia terasa cukup beragam untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Ada pilihan makanan utama, camilan, hingga dessert yang bisa dinikmati setelah makan.
Berikut beberapa pilihan menu yang da di Rustic Claypot. Siapa tahu Manteman mau makan di sana jadi sebelumnya sudah terpikir mau pesan apa.
Pelayanan Cepat dan Area Parkir Tersedia
Kelebihan lain yang aku rasakan saat berkunjung ke tempat makan ini yaitu pelayanan yang cukup cepat. Nanti staff Rustic Claypot akan langsung mendatangi meja memberi buku menu.
Setelah memilih menu, kakak staf akan datang ke meja lagi untuk mencatat menu sekaligus proses pembayaran. Jadi sebelum makanan datang kita sudah bayar, ya. Jujur, aku pun sebenarnya suka dengan konsep seperti ini. Jadi bayar dulu baru makan, bukan sebaliknya. Dan kita juga nggak repot mesti ke kasri tapi pesan dan bayar bisa langsung di meja.
Nah, aku lupa tanya pembayaran bisa tunai atau nggak Soalnya pas di meja langsung membawa EDC gitu kakak staff-nya. Nggak nunggu terlalu lama, pesanan aku pun datang.
Untuk urusan parkir, Rustic Claypot juga menyediakan area parkir bagi motor maupun mobil. Memang kapasitasnya terbatas, tapi sudah cukup membantu pengunjung yang datang menggunakan kendaraan pribadi.
Kehadiran Rustic Claypot menjadi warna baru di kawasan Jalan Nusantara Raya, Depok. Tempat makan ini menawarkan kombinasi yang menarik antara suasana asri kehijauan serta sajian claypot yang hangat dan mengenyangkan.
Bagiku yang memiliki banyak kenangan dengan Jalan Nusantara Raya, menemukan tempat seperti ini memberikan pengalaman yang menyenangkan. Rasanya seru melihat jalan yang dulu aku lewati setiap hari kini memiliki pilihan kuliner baru dengan konsep yang berbeda.
Dita Indrihapsari
















.jpeg)



































