SOCIAL MEDIA

Wednesday, March 3, 2021

Ada Tanda-tanda Kehamilan, Haruskah Mengurangi Aktivitas di Luar?

 


“Bubu, tambah anak lagi, dong. Kan perempuan belum ada!”

Hahaha….

Ya, seperti itulah kalimat yang dulu kerap Bubu dengar. Saat ini kami sekeluarga memang diberi dua anak laki-laki dan sebenarnya belum ada program untuk hamil lagi dan menambah momongan. Masih berasa lelah akutuuuu…. :D

Masih kebayang waktu hamil Boo dan Mika beratnya luar biasa.. Bukan hanya penambahan berat badan yang signifikan, tapi juga rasa berat menjalani segala perubahan., baik perubahan bentuk fisik hingga perubahan psikologis. 

Makanya kalau suatu saat nanti ada kepikiran untuk menambah momongan, rasanya Bubu harus siap mental dulu untuk menerima segala kondisi yang terjadi saat hamil… Hehehe… 


Apa Saja Tanda-tanda Kehamilan? 

Saat hamil Boo dan Mika beberapa tahun lalu, Bubu Dita pun sempat mengalami beberapa tanda-tanda kehamilan yang tidak disadari. Tanda-tanda tersebut antara lain:

- Badan lebih cepat terasa lelah hingga nggak pingin ngapa-ngapain (rebahan is my lyfeeeee :D)

- Ingin tidur lebih cepat dari biasanya

- Mulai kehilangan selera makan, terutama makan nasi

- Mual dengan durasi sering


Empat tanda yang Bubu alami ini hanya sedikit dari tanda-tanda lainnya yang kerap dialami oleh ibu-ibu lainnya di masa kehamilan. Bahkan dengan tanda-tanda kehamilan yang Bubu rasakan ini, Bubu nggak sadar lho kalo lagi hamil. Bubu baru tahu setelah memasuki minggu ke tujuh! Semakin yakin ketika sudah menggunakan testpack, dilanjut dengan memeriksakan diri ke dokter.

Nah, tanda-tanda kehamilan sendiri ternyata tidak hanya dalam hal perubahan fisik saja. Ada juga perubahan psikologis yang bisa di rasakan. Dan tanda-tanda kehamilan bisa berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. 

Berikut tanda-tanda kehamilan lainnya yang mungkin saja bisa kamu alami:

- Nafsu makan bisa meningkat dan ingin makan makanan tertentu

- Mual-mual yang bisa disertai muntah atau tidak

- Adanya perut kembung

- Badan nyeri-nyeri, sakit kepala, hingga kram perut

- Perubahan pada payudara

- Jerawat bermunculan


Manteman yang pernah hamil apakah mengalami hal-hal ini juga?? Atau ada tanda kehamilan lainnya yang dialami? Yuk, boleh banget sharing di kolom komentar. :) 

Nah, beberapa contoh yang Bubu sebutkan di atas merapikan tanda-tanda kehamilan secara fisik. Tentunya selain tidak lagi mendapat menstruasi pastinya. Seperti yang tadi sudah Bubu ungkap sebelumnya, bahkan kehamilan tidak hanya bisa dilihat secara fisik tapi juga psikologis. 

Biasanya banyak pula ibu-ibu hamil yang mengalami perubahan mood atau suasana hati. Ibu hamil menjadi lebih mudah sedih, marah, dan juga tersinggung. 

Perubahan ini bisa terjadi karena dipengaruhi faktor hormon selama masa hamil, seperti ketidakseimbangan estrogen dan progesteron. Tak hanya hormon, perubahan fisik pun dapat menyebabkan emosi yang teraduk-aduk dan cepat sekali berubah. Mood swing ini biasanya akan lebih banyak dialami saat trimester pertama dan akan membaik setelah kehamilan memasuki trimester kedua. 


Saat Muncul Tanda-tanda Kehamilan, Perlukah Mengurangi Aktivitas di Luar? 

Tanda-tanda kehamilan terutama perubahan fisik di masa awal hamil bisa sangat mengganggu ibu hamil. Jika ada indikasi medis seperti morning sickness atau mual yang berlebihan, tentu aktivitas sehari-hari pun dapat terganggu. 

Bubu pernah juga mendengar cerita teman yang hamil dan harus diopname serta mau tidak mau mengurangi aktivitasnya. 

Jika ada indikasi medis tertentu saat hamil, tentu kegiatan di memang menjadi terbatas atau bahkan mesti distop sama sekali. Namun jika kondisi badan saat hamil baik-baik saja dan tidak ada kendala serius, ibu hamil dapat beraktivitas secara normal seperti biasanya, seperti saat belum hamil sekalipun. Bekerja seperti biasa, melakukan kegiatan seperti biasa. 

Hanya saja karena di masa pandemi seperti ini, saat keluar rumah pastikan aman dengan memenuhi standar protokol kesehatan. Jika perlu, lakukan standar ganda agar lebih aman dan nyaman.

Beberapa aktivitas memang sebaiknya dihindari selama hamil, seperti mengangkat beban terlalu berat, naik wahana ekstrem di taman hiburan, olahraga berat, dan lainnya.

Untuk lebih jelasnya tentu manteman dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan yang paham dengan kondisi fisik dan aktivitas seperti apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan. Hal ini terutama berkaitan dengan olahraga, ya. Pasti akan banyak pertanyaan, seperti apakah bersepeda diperbolehkan? apakah yoga tidak apa-apa? Nah, sebaiknya pertanyaa-pertanyaan seperti itu memang langsung konsultasi dengan dokter. karena kondisi setiap ibu hamil pasti berbeda-beda, kan. 


Halodoc, Teman Ibu Hamil yang Menenangkan

Melakukan pemeriksaan langsung ke dokter saat masa pandemi memang perlu pengamanan ekstra ketat. Rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya tentu dipenuhi pasien dengan berbagai penyakit. Nah, untuk ibu hamil bisa juga tetap memantau kesehatannya melalui aplikasi Halodoc.

Halodoc benar-benar bisa membantu dikala kita membatasi diri untuk ke rumah sakit. Dokter berpengalaman bisa diandalkan dalam konsultasi jarak jauh. Untuk memenuhi kebutuhan suplemen daan vitamin ibu hamil pun bisa didapat dengan mudah saat memesan di aplikasi Halodoc. 

Bubu Dita pun sudah berkali-kali menggunakan Halodoc untuk memesan vitamin, obat, hingga membuat jadwal untuk tes SWAB. Semudah itu! Jadi ibu hamil pun tetap bisa dengan nyaman memantau kehamilannya melalui Halodoc. 

Semoga manteman yang lagi hamil di kala pandemi ini selau diberi kumudahan dan kesehatan, yaa… Aamiiin….


-Bubu Dita-


Saturday, February 20, 2021

Dukung Bisnis UMKM Melalui Pendanaan Online di Akseleran

umkm-pendanaan-online-akseleran


Pandemi masih berlangsung dan banyak masyarakat terkena dampaknya. Mulai dari pemutusan kerja hingga pengurangan penghasilan. Berbagai cara tentu dilakukan untuk bisa bertahan dalam situasi yang dianggap sulit bagi banyak orang. Salah satu caranya tentu dengan membuka usaha atau mengembangkan usaha yang pernah dirintis sebelumnya.

Nah, namun kendala utama dalam memiliki usaha, apalagi masih berupa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah dalam hal pendanaan atau modal. Meminjam modal di bank bukan hanya jadi pintu satu-satunya. Kini ada banyak cara untuk membuat usaha lebih berkembang dan bisa bersaing di pasaran. 

Pernah mendengar pendanaan online melalui peer-to-peer Lending atau P2P Lending? Cara ini bisa jadi solusi bagi UMKM ataupun usaha bisnis yang sudah besar sekalipun dalam memperoleh dana segar dari masyarakat. P2P Lending mempertemukan lender (pemodal/pendana) dan borrower (peminjam) secara langsung dalam satu wadah. 

Kini ada banyak P2P Lending yang bisa ditemui, dan Akseleran menjadi salah satu P2P Lending terpercaya di mana masyarakat umum bisa berkontribusi dalam pendanaan UMKM atau usaha yang lebih besar dan pemilik usaha bisa mendapatkan modal usaha dengan lebih mudah.  


Apa Itu Akseleran?

Pasti pernah, dong, ya, manteman berbelanja berbagai barang kebutuhan atau sekedar beli sesuatu untuk self reward di marketplace atau e-commerce? Nah, sebenarnya Akseleran juga tak ubahnya seperti marketplace yang biasa kita lihat. Yang berbeda adalah di Akseleran kita dapat melihat berbagai jenis usaha yang nantinya dapat kita berikan suntikan pendanaan sesuai dengan kemampuan dan keinginan kita. 

Ya, manteman bisa memilih sendiri, nih, mana usaha yang kira-kira manteman ingin bantu dan menjadi bagian dalam perkembangannya.  

Akseleran merupakan P2P Lending yang sudah memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui nomor surat KEP-122/D.05/2019. Dengan adanya izin usaha ini, sebagai P2P Lending, Akseleran pun diawasi secara ketat oleh OJK. Jadi sebenarnya kita tidak perlu memiliki kekhawatiran lagi jika ingin menjadi lender atau borrower melalui platform ini.

Mengutip dari Bisnis.com, sejak berdiri 3 tahun lalu, Akseleran secara kumulatif telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp1,85 triliun, di mana pada tahun 2020 sendiri jumlah pinjaman berada di angka Rp960 miliar! Jumlah yang sangat besar, bukan?

Tak hanya itu, jumlah UMKM pelaku usaha yang menjadi borrower pun telah menyentuh 2500 usaha yang ada di 23 provinsi! Bagaimana, tertarik untuk menjadi lender atau borrower di Akseleran? Atau ingin jadi keduanya???


Cara Memberikan Pinjaman di Akseleran

Menjadi pemodal usaha ternyata bisa semudah itu! Ya, di P2P Lending Akseleran, minimal pinjaman yang dapat diberikan mulai dari Rp100 ribu, lho! Tanpa biaya tambahan apapun dan dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun juga. 

Manteman bisa langsung menjadi lender dengan terlebih dahulu membuat akun di Akseleran. Lengkapi data diri dengan menyertakan KTP, nomor rekening, dan NPWP. Keseluruhan prosesnya secara online, ya. Setelah terverifikasi, kita bisa langsung memberikan pinjaman modal ke kampanye usaha yang terdaftar di Akseleran. 

umkm-pendanaan-online-akseleran

Menariknya, di Akseleran juga ada fitur auto lending. Fitur ini memungkinkan kita sebagai lender untuk memberikan pinjaman otomatis. Jadi kita nggak perlu waktu lama untuk mencari untuk mencari borrower. Secara otomatis dana akan dipinjamkan. Lebih hemat waktu, kan, dengan hasil yang juga tetap bisa optimal. 

Fitur kalkulator finansial juga bermanfaat banget, nih, untuk kita yang ingin menghitung berapa banyak bagi hasil yang kita dapatkan dalam jangka waktu tenor tertentu dengan tingkat bunga yang ada. 

Untuk lender, bunga yang diberikan juga sangat kompetitif, yaitu mencapai hingga 21% per tahun. Tentunya semakin tinggi nilai pinjaman, imbal hasilnya juga akan semakin banyak. Besarnya bagi hasil tiap pinjaman bisa berbeda. Hal ini tergantung dari hasil analisis kelayakan dan risiko pinjaman yang sudah dilakukan Akseleran. Pinjaman pun tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu tetapi mengikuti tenor pinjaman yang kita pilih. 



Syarat Mengajukan Pinjaman di Akseleran

Nah, bagi manteman UMKM sebagai pihak peminjam bisa juga mendapatkan dana dari masyarakat yang turut serta menggerakkan roda perekonomian negeri melalui Akseleran. Perputaran modal terus berjalan dan ekonomi negara pun bisa semakin kuat. 

umkm-pendanaan-online-akseleran

Secara umum, semua usaha dapat menjadi borrower di Akseleran. Tentunya tetap dilakukan analisis kelayakan dan risiko usaha, ya, sehingga nantinya bisa disebut layak atau tidak layak mendapat pinjaman modal. Jika dinyatakan layak, proses peminjamannya mudah, persyaratannya juga tidak birokratis, dan bunga yang kompetitif.

Lalu apa saja syarat-syarat untuk mendapat pinjaman? Mengutip dari website Akseleran beberapa syarat berikut sebaiknya dipenuhi untuk dapat mengajukan pinjaman:

  • Usaha sudah berjalan selama lebih dari 1 tahun
  • Sudah mencetak laba bersih di 1 tahun terakhir
  • Lokasi usaha di Jabodetabek, Banten, dan Bandung. Usaha di luar wilayah tersebut di Indonesia, jika jumlah pinjaman lebih dari Rp200 juta.
  • Memiliki laporan keuangan (minimal laporan laba rugi).
  • Membuat proposal pinjaman dengan menyertakan dokumen yang diperlukan.

pinjaman-umkm-akseleran


Kenali Risiko dalam Peminjaman

Memberikan pinjaman ke pihak lain bisa jadi tetap ada risikonya, bukan? Namun dengan P2P Lending seperti Akseleran yang sudah berizin dan diawasi OJK, kekhawatiran akan risiko bisa diminimalisir.  

Selain itu, 98% portofolio pinjaman di Akseleran memiliki agunan. Hal ini juga dapat menekan risiko yang mungkin akan timbul. Sebelum diberi lampu hijau untuk mendapat pinjaman, Akseleran melakukan analisis kelayakan dan risiko pinjaman. Pengecekan dilakukan melihat dari besarnya pendapatan, arus kas untuk membayar pokok pinjaman dan bunga, perbandingan aset dan kewajiban peminjam, dan analisis lainnya. 

Dari sisi lender, kita dapat menekan risiko dengan melakukan diversifikasi pinjaman. Gunakan dana yang kita miliki dengan memberikan ke beberapa peluang pinjaman. Gimana, tertarik untuk mencobanya?

---------------------------

Yuk, berkontribusi untuk negeri dengan memberikan pendanaan bagi UMKM yang membutuhkan. Manteman bisa menggunakan kode referral:

AKSLDITA401641

untuk mulai menjadi lender di Akseleran, Dengan kode referral ini, kamu akan mendapat saldo awal sebesar Rp100 ribu! Pas banget untuk memulai pendanaan, kan! Gunakan kode referral ini juga untuk pendanaan berikutnya, ya!

---------------------------

Kini kita memiliki banyak pintu untuk melakukan pendanaan dan mendapatkan manfaatnya. Manteman bisa memilih memberikan pinjaman modal di P2P Lending yang tentu saja sudah terdaftar dan terjamin keamanannya. Dan tetap ingat, ya, manteman, sebaiknya gunakan selalu dana dingin saat ingin memberikan pinjaman! Pastikan dana darurat, asuransi kesehatan serta cash flow bulanan sudah dalam kondisi baik. 

Selamat membantu usaha dalam negeri! Yuk, dukung kemajuan usaha dan perekonomian negeri sendiri dengan menjadi pemodal UMKM… 


-BubuDita-