Pesan masuk di Whatsapp Group Food Blogger ID Community tiba-tiba menghentikan aktivitasku. Di Whatsapp tersebut ada informasi mengenai undangan untuk siapa saja member komunitas yang dapat hadir di event Taste of Australia 2026.
Setelah melihat waktu, tempat, dan detail acaranya, tanpa pikir panjang aku pun segera mendaftar.
Selain waktu pelaksanaan event tersebut pas banget sama waktu kosongku, aku pun berharap bisa melihat langsung Callum Hann! :D Adakah Manteman yang tahu dan mengikuti perjalanan Callum Hann di Masterchef Australia? :)
Ya, sekitar 15 tahun lalu aku mulai mengikuti tayangan Masterchef Australia di televisi. Suka sekali dengan konsep acaranya. Juri-juri yang sangat suportif dan peserta yang multikultural serta menu-menu sajian yang dulu begitu asing buatku.
Nah, di Masterchef Australia Season 2 inilah Callum Hann pertama kali muncul. Saat itu ia masih muda dan sedang berkuliah. Meski usianya masih muda, tapi talentanya luar biasa. Bahkan di season itu, ia berhasil menjadi runner up!
Setelah itu, aku mengikuti beberapa seri Masterchef Australia di tahun-tahun berikutnya. Aku pun jadi sedikit banyak tahu soal menu makanan orang di sana, bahan-bahan yang biasa mereka pakai, dan lainnya.
Karena itulah menurutku event Taste of Australia pasti menarik banget untuk diikuti… :) Apalagi bagiku yang belum pernah ke Australia dan rasanya ingin sekali mencicipi sajian khas dari sana… :)
Apa Itu Taste of Australia 2026?
Taste of Australia merupakan program yang diinisiasi oleh Kedutaan Besar Australia di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kekayaan kuliner Australia sekaligus mempromosikan bahan pangan asal Negeri Kangguru tersebut.
![]() |
| Ibu Gita Kamath, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia |
Namun, lebih dari itu, Taste of Australia juga menjadi bagian dari diplomasi kuliner, sebuah cara menyenangkan untuk membangun kedekatan antar negara melalui pengalaman makan bersama… :)
Di tahun 2026 ini, Taste of Australia menjadi semakin spesial karena bertepatan dengan 77 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Australia. Sehari sebelum event Taste of Australia, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese melakukan lawatan juga ke Indonesia dan bertemu Presiden Prabowo di Istana.
Taste of Australia 2026 sendiri digelar pada 7 Februari 2026 dan berlokasi di DoubleTree Hotel by Hilton Jakarta. Menuju ke DoubleTree Hotel, aksesnya sangat mudah. Dekat dengan transportasi umum. Suasananya pun mendukung konsep festival kuliner yang santai namun tetap eksklusif.
Demo Masak Hidangan Steak Ala Australia
Di acara Taste of Australia 2026 ini, hadir Ibu Gita Kamath, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia. Setelah pembukaan dan Ibu Gita Kamath memberikan speech serta menyambut para undangan, Ibu Gita Kamath pun bergabung dengan Chef Callum Hann untuk demo masak.
Dalam sesi demo memasak ini, Callum Hann menampilkan olahan Australian Rib Eye Steak. Di menu ini, ia memakai salah satu produk daging unggulan Australia.
Dengan teknik memasak yang tepat, rib eye tersebut menghasilkan tekstur yang juicy dan kaya rasa, tanpa bumbu yang berlebihan. Salah satu kuncinya ada di pemakaian wajan yang panas dan suhu daging yang menyamai suhu ruang saat diolah.
Kehadiran Callum Hann menjadi magnet tersendiri di acara Taste of Australia ini. Nggak hanya jago banget masak, tapi ia juga pandai berbagi cerita di balik setiap hidangan.
Selama sesi cooking demo, nggak hentinya Callum Hann bercerita tentang budaya makan di Australia, dan nggak ketinggalan memberikan tips supaya sajian steak bisa tampil maksimal.
Usai demo masak, para tamu termasuk aku dan teman-teman komunitas Food Blogger ID dipersilakan untuk mencicipi hidangan khas Australia yang sudah disiapkan.
Sajian Khas Australia yang Menggugah Selera
Setiap pengunjung di acara ini mendapatkan passport kuliner Australia. Di dalamnya terdapat berbagai nama menu yang nantinya jika sudah dicoba, passport tersebut bisa “dicap”. Menarik banget, ya.
Nah, beberapa menu yang disajikan dalam acara ini di antaranya:
Sausage Sizzle
Sosis panggang ala Australia yang sederhana namun selalu jadi favorit. Ukurannya cukup besar. Biasanya disajikan dengan roti tawar dan saus bawang bombay. Menu ini identik dengan acara-acara pesta kebun di Australia.
Mini Meat Pies
Pai daging berukuran kecil dengan kulit pastry renyah dan isian daging gurih. Cocok dinikmati sebagai camilan sambil ngobrol dengan teman.
Skewers Panggang
Daging yang ditusuk dan dipanggang dengan aroma smokey. Disajikan bersama paprika. Dagingnya lembut dan empuk sekali!
![]() |
| Dok: Mba Ria Andika |
Salad
Salad yang disajikan di acara ini menonjolkan bahan-bahan segar dan berkualitas, seperti sayuran hijau, buah tomat, serta dressing ringan. Salad menjadi pelengkap sempurna untuk hidangan panggang.
Pavlova
Dessert klasik khas Australia yang terbuat dari meringue (campuran putih telur dan gula pasir). Disajikan dengan krim dan buah segar seperti stroberi di dalamnya. Karena itulah, teksturnya renyah di bagian luar, namun lembut di dalam.
Lamington Cake
Lamington merupakan kue bolu yang dilapisi cokelat cair lalu ditaburi dengan kelapa parut kering. Teksturnya lembut dengan rasa manis yang nggak berlebihan. Lamington Cake biasanya disajikan sebagai teman minum teh atau kopi.
Melalui menu-menu yang disajikan, pengunjung bisa merasakan langsung budaya makan orang Australia. Suasana Taste of Australia 2026 terasa hangat dan inklusif. Tidak kaku, tidak terlalu formal, namun tetap tertata dengan baik.
Oiya, sebenarnya acara Taste of Australia ini berlangsung di taman belakang hotel. Aku sempat melihat venuenya yang cantik sekali! Sudah ada set panggung untuk demo masak. Ada pula panggung untuk hiburan band.

Namun sayangnya karena kondisi saat itu hujan angin, akhirnya demo masak dan acara icip-icip kuliner Australia dipindahkan ke bagian dalam hotel.
Meskipun berubah dari rencana, acara Taste of Australia tetap berlangsung dengan lancar, seru, dan penuh rasa kebersamaan.
Terima kasih Kedutaan Besar Australia, Chef Callum Hann, Food Blogger ID Community, dan DoubleTree Hotel Jakarta untuk acara Taste of Australia 2026 dan memberi kesempatan bagiku untuk dapat merasakan keseruannya.
Semoga kedepannya, semakin banyak acara serupa yang menjadikan kuliner sebagai medium untuk saling mengenal, berbagi, dan merayakan keberagaman. :)
Dita Indrihapsari








.jpeg)
No comments