SOCIAL MEDIA

Wednesday, August 24, 2022

Naik Punthuk Setumbu Jam 12 Siang!


Beberapa destinasi di Magelang, Jawa Tengah semakin mencuat namanya setelah menjadi lokasi syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2. Salah satu destinasi tersebut adalah Punthuk Setumbu, tempat di mana Cinta dan Rangga bertemu dan melihat sunrise. 

Punthuk Setumbu terletak tidak jauh dari Candi Borobudur. Jaraknya hanya sekitar 4,5 km saja. Dari Punthuk Setumbu, Candi Borobudur terlihat meski hanya kecil dan bagian puncaknya saja. Bangunan yang lebih jelas terlihat dari Punthuk Setumbu adalah Gereja Ayam dan tentu saja view Perbukitan Menoreh. 


Gereja Ayam atau yang sebenarnya berbentuk burung merpati ini juga jadi tempat syuting film yang sama. Makanya sejak AADC 2, muncul pula banyak tour untuk napak tilas perjalanan Cinta dan Rangga di sana. 

Sebelum muncul di film Ada Apa Dengan Cinta 2, Punthuk Setumbu mulai dikenal banyak masyarakat berkat seorang fotografer yang mengabadikan keindahan panorama alam sekitarnya. Foto yang dipublikasikan itu memperlihatkan bagaimana magisnya sunrise di Punthuk Setumbu. Sinar matahari datang membelakangi Candi Borobudur, ditambah latar view Gunung Merapi dan juga Merbabu. Kebayang pasti cantik banget, ya!

Punthuk Setumbu memang istimewa! Bubu penasaran karena belum pernah ke sana. Makanya saat berencana mengajak anak-anak ke Borobudur, nama Punthuk Setumbu pun terlintas di kepala. 

Menariknya, di kawasan Borobudur ada tour untuk menaiki mobil VW antik. Tour VW ini juga menawarkan beberapa destinasi untuk dituju, dan salah satunya Punthuk Setumbu. Tanpa berpikir lama, langsunglah Bubu memilih ke Punthuk Setumbu untuk menjawab rasa penasaran. Apalagi Boo juga kelihatan semangat sekali untuk ke tempat tersebut, meski belum tahu ada hal menarik apa di sana.  

Ada hal menarik, nih, seputar nama Punthuk Setumbu itu sendiri. Dari literatur yang Bubu baca, kata punthuk berarti perbukitan, sedangkan kata setumbu diambil dari kata tumbu yang artinya bakul besar untuk menaruh beras. Nah, bentuk dari Punthuk Setumbu itu menurut orang-orang di sana memang menyerupai seperti bentuk tumbu. 


Bagaimana Rute ke Punthuk Setumbu?

Perjalanan ke Punthuk Setumbu tidaklah sulit. Bubu sekeluarga menuju Puntuk Setumbu dari Balkondes Borobudur dengan mengendarai VW antik. Jarak Balkondes Borobudur ke Punthuk Setumbu juga tidak terlalu jauh, hanya 3,5 km saja atau kurang lebih 10 menit perjalanan dengan kendaraan. 

Setelah sampai, kendaraan bisa diparkir di tempat khusus parkir kendaraan. Beli tiket dan lanjutkan perjalanan ke atas bukit dengan berjalan kaki! Nah, ini nih yang sempat bikin Bubu Dita kaget. Bubu kira nggak perlu jalan kaki, Bubu pikir setelah sampai ya sudah bisa langsung berada di atas bukit. Ternyata tidak saudara-saudara :D 

Nggak pakai riset jadi gini, nih, Kaget sendiri :D Sebetulnya jarak untuk menuju puncak Punthuk Setumbu tidaklah jauh. Kira-kira jaraknya 300 meter saja. Namun karena agak menanjak jadi rasanya memang melelahkan, apalagi saat matahari tepat berada di atas kepala jam 12 siang dan Bubu jarang banget olahraga. Mantap, dah! :D Untuk durasi tempuhnya kira-kira sekitar 20 menitan, ya. 



Untung saja, jalan menuju puncak bukit sudah rapi. Sudah ada konblok dan juga ada pegangan. Jadi lebih aman juga. Sepanjang jalan juga banyak pepohonan rindang yang bikin suasana lebih adem dan gak terlalu panas-panas banget sebetulnya. :) Di sisi jalan juga Bubu menemui beberapa warung kopi hingga warung mie! Ehehe… Kebayang sih kalau naiknya pagi-pagi, pasti dingin dan kopi hangat serta indomie rebus panas bisa jadi teman yang pas di perjalanan ke Punthuk Setumbu. 

Oiya, sebelum naik ke atas, di dekat loket tiket ada papan informasi menarik yang Bubu baca. Jadi perjalanan ke atas Punthuk Setumbu itu diibaratkan mirip seperti perjalanan ke atas Candi Borobudur. 

Perjalanan dibagi menjadi tiga fase tingkatan alam semesta dalam Buddha, yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu.

Kamadhatu merupakan awal perjalanan (tingkatan terendah alam) dimana masih dikuasai oleh hasrat duniawi. Lalu berlanjut ke Rupadhatu, yaitu fase di mana manusia mulai meninggalkan keduniawian namun masih ada hal-hal duniawi yang melekat. Saat memandang sekeliling, ada pemandangan di kejauhan namun masih terhalang oleh beberapa bentuk atau bangunan di sekitar.

Dan fase yang terakhir adalah Arupdhatu, di mana segala hal keduniawian sudah dilepas, menuju kesempurnaan nirwana. Saat memandang sekeliling akan tampak pemandangan di kejauhan…


Ya, perjalanan di Punthuk Setumbu seperti perjalanan untuk mencari kesempurnaan. Saat berada di atasnya hanya keindahan yang bisa terlihat oleh mata kita. :)


Tiket Masuk Punthuk Setumbu

Untuk menikmati Punthuk Setumbu tentunya ada biaya yang harus dikeluarkan. Dan biaya itu tidak termasuk ke dalam VW Tour yang Bubu ikuti.

Berikut harga tiket masuk Punthuk Setumbu:

Wisatawan Domestik: Rp 20.000,-

Wisatawan Mancanegara: Rp 50.000,-

Karena anak-anak sudah bayar full, jadi Bubu mengeluarkan Rp 80.000,-. Bapak driver VW tidak ikut serta dan hanya ingin menunggu di tempat parkir saja. 

Untuk waktu bukanya, Punthuk Setumbu buka dari pukul 04.00 - 17.00. Karena itu paling pas memang ke tempat wisata ini pagi-pagi sekali untuk melihat sunrise dengan view Candi Borobudur. Rasanya saat menjelang sore pun Bubu pikir juga waktu yang tepat karena tidak terlalu panas dan bisa menikmati matahari menuju sunset. 

Bubu tidak menyarankan mengikuti jejak Bubu sekeluarga, ya, yang bisa-bisanya ke sana jam 12 siang! :D 


Ada Apa Saja di Punthuk Setumbu?

Oke, lanjut ke bagian paling atas di Punthuk Setumbu. Kira-kira ada apa saja di sana, ya?

Sudah pasti yang namanya tempat wisata sekarang mah pastilah ada signage atau nama tempat dengan huruf besar. Di Punthuk Setumbu juga ada. Selain bisa menikmati view Perbukitan Menoreh dan Candi Borobudur, Gereja Ayam, serta Gunung Merapi dan Merbabu, disediakan pula tempat untuk foto-foto pastinya. :D 


Saran Bubu, berlama-lamalah di atas sini sampai puasss. Karena kami capek banget dan kepikiran nanti masih mau ke Borobudur, akhirnya kami di atas hanya sebentar saja. Hahaha… :D 


Bubu Dita

@rumikasjourney


19 comments :

  1. Aku tuh udah masukin ke ITIN gereja ayam nya itu mba. Penasaran banget, dan kami berdua mau masuk ke dalam sebenernya. Tapiiii Krn memang terkendala waktu, dan ternyata motor sewa ga boleh keluar dr Jogja, batal deh. Ga berani juga aku ngelanggar. Trus di hari yg sama pas mau ke gereja ayam, udh janjian Ama temen blogger Jogja ketemuan 🤣. Yo wislaah, gereja ayam kapan2 aja, ntr Ama suami 😄. Sekalian ke Puthuk dan borobudur

    ReplyDelete
  2. Pengen banget eksplor magelang juga, baru dua kali ke Borobudur semoga nanti bisa kesini ya pasti refreshing banget heheh

    ReplyDelete
  3. ahhhh jadi inget beberapa tahun lalu juga naik ke punthuk setumbu, lumayan engap juga ya mba, tapi view nyaaa bagus banget

    ReplyDelete
  4. Aku baru tau ada tempat ini kak, makasih infonya buat nambah2 liat destinasi wisata nih

    ReplyDelete
  5. Jadi kangen healing nih ka baca cerita Puthuk Setumbu sayang belum waktunya liburan tapi pastinya buat rekomendasi saat aku skluarga ke Jogja nih yess bngt kapan2 mau ksana

    ReplyDelete
  6. Kereeen ternyata kalau siang. Saya perginya menjelang Magribh jadinya sudah berkabut tebal ga kelihatan jelas Borobudurnya.
    Tapi belum sempat ke Gejera Ayam nih

    ReplyDelete
  7. Indah banget, meski nggak kebayang siang-siang bolong naik sana wkwk tapi kayanya tetap asri ya? Aku ngikutin banget tuh AADC 2. Lokasi shootingnya estetik2.. cuma belum sempat ke sana ^^

    ReplyDelete
  8. Saya juga pernah merasakan liburan ke suatu tempat tanpa baca riset dulu mba, waktu itu ke baduy lama, saya kira dr parkiran mobil langsung sampai, ternyata berjam-jam jalan kaki baru sampai di baduy lama. Punthuk Setumbu ini aksesnya udah bagus yah, benar-benar tempat wisata yang dikelola dengan baik.

    ReplyDelete
  9. Jalannya enak ya, Kak. Tapi kudu jalan kaki ya? Apa bisa bawa motor ke atas?

    ReplyDelete
  10. Namanya wilayahnya unik ya Mbak, Punthuk Setumbu. Etapi tempatnya kayakjya enak buat liburan. Masukkan daftar destinasi wisata dah...

    ReplyDelete
  11. Aku suka pergi ke tempat kayak Punthuk Setumbu ini. Suka dengan viewnya yang indah, udaranya yang segar, dan perjalanannya yang kental dengan petualangan. Sayang belum pernah ke sana. Masukin list ah.

    ReplyDelete
  12. Selalu senang liat alam2 yg begini, tapi kadang perjalanan menuju sana justru butuh effort ya Bubu. Makanya pastiin time kita tepat mau menuju tempat wisatanya, wisatanya dekat jga sama candi Borobudur

    ReplyDelete
  13. waaaah aku juga tau Punthuk Setumbu gara-gara AADC 2. namanya agak aneh di telingaku tapi tempatnya bikin mupeng ternyata wkwk

    ReplyDelete
  14. Kalau nanjak 300 meter nya sama babang Rangga sih ga berasa ya Mbak. Wkkkka apalagi pagi buta dan bisa lihat sunrise duh romantis sekali. Siap nih share ke suami siapa tahu mau ke sini

    ReplyDelete
  15. Cakep ya pemandangannya.
    Memang harus berlama-lama sih, biar puas karena spotnya juga cakep. Apalagi pas udah di atas keren itu

    ReplyDelete
  16. Ternyata keren juga ya dari atas karena udah dibangun permanen. Kalau masih berupa tanah jadi kurang bagus. Soalnya sering berkunjung ke tempat kayak gini sih.

    ReplyDelete
  17. Oh gereja ayam itu ada di Punthuk Setumbu ternyata. Inget nonton AADC 2 soalnya. Perjalanannya lumayan ya menuju ke puncak, tapi kalau udah di Puncak Punthuk Setumbu bakalan happy banget liat view di sana

    ReplyDelete
  18. Wah sesiang itu naik ke Puthuk setumbu
    Tapi memuaskan ya mbak
    Bagus banget view nya

    ReplyDelete
  19. Wahh reviewnya lengkap banget bunda, berasa ikut halan-halan saya.
    Btw untuk sewa VW-nya sendiri berapa, ya bun?
    Terus rute yang ditawarkan ada beberapa kah?

    ReplyDelete