Jenis Daging Steak yang Jadi Favorit Keluarga

by - March 28, 2024

 

daging-steak

Bisa dibilang steak jadi salah satu makanan favorit keluarga Bubu. Anak-anak pun suka banget makan daging steak apalagi kalau di restoran.

Bubu sebenarnya bisa mengolah daging steak sendiri. Tapi sudah bisa dipastikan, sih, kalau rasanya pasti lebih enak steak yang di restoran… :D 

Biasanya Bubu sekeluarga suka menghabiskan waktu makan steak setelah gajian atau di hari-hari perayaan tertentu… :D Sekarang anak-anak juga sudah mulai besar dan bisa menikmati satu porsi daging steak sendiri tanpa dibagi.

Kami sekeluarga juga punya menu steak favorit yang dibuat dari jenis daging steak yang berbeda-beda.  


Jenis-jenis Daging Steak

Yap, di dunia per-steak-an memang ada banyak jenis daging steak yang bisa jadi pilihan. Setiap jenis daging ini punya karakteristik tertentu dan cocoknya dimasak pada tingkat kematangan tertentu juga. 

Nah, berikut ini Bubu coba uraikan, ya, beberapa jenis daging steak yang populer beserta karakteristiknya.

Tenderloin

Tenderloin merupakan potongan daging dari bagian pinggang sapi. Teksturnya paling lembut dengan rasa yang terasa ringan. Potongan daging ini biasanya cocok untuk tingkat kematangan medium rare hingga medium.


Sirloin

Nah, karena namanya jenis daging steak ini suka sulit dibedakan dengan tenderloin. Potongan sirloin terletak di punggung tengah hingga bawah pinggul sapi. Teksturnya sedikit lebih keras dibandingkan tenderloin, dengan rasa yang lebih kuat. Kalau suka steak dengan tingkat kematangan medium rare hingga well done bisa memilih jenis daging steak sirloin.


Rib Eye

Mau daging steak yang terasa juicy? Tepat banget kalau memilih potongan rib eye. Rib eye merupakan potongan daging dari bagian iga sapi. Jenis daging ini memiliki marbling atau urat lemak yang banyak sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan juicy. Potongan rib eye cocok untuk tingkat kematangan medium rare hingga medium.


Tomahawk

Sebenarnya tomahawk adalah jenis daging yang sama dengan rib eye. Namun yang membedakannya adalah pada potongan tomahawk masih ada tulang rusuk sapi yang menempel pada daging. Tulang ini bentuknya seperti bisa digenggam. Karena bentuknya seperti kapak tomahawk karena tulang jenis potongan daging ini dinamakan demikian. 


Striploin (New York Strip)

Mirip seperti sirloin namun memiliki tekstur yang lebih lembut. Striploin memiliki lemak atau marbling sehingga menghasilkan daging yang juicy. Biasanya daging jenis ini cocok untuk tingkat kematangan medium rare hingga well done.


T-Bone

Dari bentuknya potongan T-Bone terlihat sangat khas karena masih memiliki tulang berbentuk T. Potongan daging T-Bone terdiri dari tenderloin dan striploin dalam satu tulang berbentuk T. Kombinasi dua tekstur dan rasa yang berbeda. Cocok untuk tingkat kematangan medium rare hingga medium.


Porterhouse

Potongan daging yang mirip dengan T-bone, tetapi dengan bagian tenderloin yang lebih besar. Ukuran Porterhouse pun lebih besar dibandingkan dengan T-Bone.Jenis daging ini cocok untuk tingkat kematangan medium rare hingga medium.


Flank Steak

Flank steak merupakan potongan daging dari bagian perut sapi. Teksturnya agak lebih keras dengan serat daging yang padat. Biasanya jenis steak ini cocok untuk tingkat kematangan medium rare hingga medium.


Skirt Steak

Apa nama jenis daging steak ini kurang familiar? Skirt Steak merupakan potongan daging dari bagian diafragma sapi. Bentuknya agak tipis dan memanjang. Untuk teksturnya juga lebih keras. Nah, karena itulah steak ini cocok untuk tingkat kematangan rare hingga  medium rare. 


Wagyu

Wah, kalau jenis daging steak yang satu ini sudah pasti banyak yang tahu, ya.  Wagyu merupakan daging sapi Jepang yang terkenal dengan marblingnya yang luar biasa. Rasanya sangat kaya dan teksturnya juga sangat lembut. Wagyu cocok untuk tingkat kematangan medium rare hingga medium.


Menu Steak Pilihan Keluarga

Dari sekian banyaknya jenis daging steak, Bubu sekeluarga punya favoritnya masing-masing. Kalau Bubu biasanya suka memesan jenis daging tenderloin atau rib eye. Sedangkan Yaya lebih suka jenis daging steak T-Bone. Nah, untuk anak-anak biasanya memilih antara sirloin atau tenderloin. 

Daging steak paling cocok disajikan dengan berbagai jenis saus, mulai dari saus jamur, saus barbeque, saus blackpaper atau saus lainnya. Kalau bagi Bubu sekeluarga paling sering makan steak dengan tambahan saus jamur. :D 

Nah, sekarang mau makan steak enak serasa di restoran juga makin mudah, nih. Bubu baru lihat kalau Steak Hotel by Holycow punya beberapa produk dengan tema Make Your Own!

Beberapa menunya antara lain Steak Set Wagyu Sirloin, Steak Set Wagyu Tenderloin, Steak Set Wagyu Rib Eye,  Steak Set Australian Tenderloin, Steak Set Australian Sirloin, dan menu lainnya. 

Semua set menu ini bisa diolah sendiri di rumah dengan tambahan bumbu, saus, mix vegetables. Lengkap, kan, beneran serasa makan di restoran. Selain itu ada juga produk saus jamur, saus black pepper, dan saus khas Holycow.   

Kalau ada ini, sih, sudah pasti masakan steak buatan rumah Bubu rasanya seenak yang di restoran! :D 



Bubu Dita

@rumikasjourney


Related Posts

0 komentar