Wah, kalau ngomongin bakso, rasanya aku jadi makin semangat! :D Gimana nggak, soalnya bakso adalah salah satu makanan terfavoritkuuu… :D Nah, aku juga yakin, sih, kalau banyak Manteman yang juga suka makan bakso. Hayooo, ngaku aja! :D
Nah, beberapa waktu lalu aku dan temanku, Nia, nemu satu tempat bakso di Bogor yang menurutku beda dari bakso pada umumnya. Namanya Bakso Tujuh Pemuda. Yang bikin beda, di semangkuk baksonya itu ada tetelan goreng! Iya, tetelan yang biasanya cuma direbus, di sini digoreng dulu sebelum masuk mangkuk. Beuh, kebayang, kan, mantapnya gurih-gurih kriuk gitu? :D
Jalan Kaki Dulu Keliling Kebun Raya, Baru Kulineran
Ceritanya, aku dan temanku memang suka banget jalan-jalan santai dari Depok ke Bogor naik kereta. Begitu turun di Stasiun Bogor, kami lanjut jalan kaki keliling bagian luar Kebun Raya Bogor.
Nggak masuk ke dalam, sih, cuma menyusuri pinggiran luarnya aja sambil menikmati suasana kota Bogor yang sejuk di pagi hari. Lumayan buat olahraga santai sekaligus menikmati suasana kota hujan yang selalu bikin betah. :)
Nah, abis puas jalan kaki, agenda selanjutnya udah pasti kulineran, dong! Perut yang udah mulai keroncongan langsung diarahkan ke Bakso Tujuh Pemuda yang kebetulan lokasinya nggak jauh dari setelah kami berkeliling Kebun Raya.
Lokasi Strategis, Persis di Depan Regina Pacis
Bakso Tujuh Pemuda lokasinya ada di depan Sekolah Regina Pacis, jadi masih di tengah kota Bogor dan gampang banget dijangkau. Buat Manteman yang mau ke sini dari Stasiun Bogor, jaraknya juga nggak terlalu jauh, kok. Bisa banget jalan kaki.
Begitu sampai, aku langsung takjub, sih, sama luasnya tempat ini. Area makannya luas, parkirannya juga luas. Jadi nggak perlu khawatir kalau datang rame-rame bareng keluarga atau teman-teman. Bangunannya juga terlihat rapi dengan atap khas dan ada bata merah di bagian depannya.
Satu hal yang aku suka, tempat makan bakso ini konsepnya open kitchen. Jadi kita bisa lihat langsung para stafnya meracik bakso yang bakal kita nikmati, mulai dari nyiapin mangkuk, nuang kuah, sampai nambahin isian. Buat aku pribadi, ini nambah rasa percaya aja sih, karena bisa lihat langsung proses masaknya di depan mata.
Menu Bakso yang Bikin Bingung Milih
Sampai di sana, aku dan Nia langsung dikasih menu dan jujur agak bingung juga mau pilih yang mana, soalnyaada beberapa varian! Berikut beberapa menu yang tersedia di Bakso Tujuh Pemuda, ya:
Bakso Halus (27K) – isi 6 bakso halus, tetelan goreng, bihun/kwetiau
Bakso Urat Sedang (33K) – 1 bakso urat sedang, 3 bakso halus, tetelan goreng, bihun/kwetiau
Bakso Daging Sedang (33K) – 1 bakso daging sedang, 3 bakso halus, tetelan goreng, bihun/kwetiau
Bakso Urat Besar (39K) – 1 bakso urat besar, 2 bakso halus, tetelan goreng, bihun/kwetiau
Bakso Daging Besar (39K) – 1 bakso daging besar, 2 bakso halus, tetelan goreng, bihun/kwetiau
Bakso Telur (39K) – 1 bakso telur, 3 bakso halus, tetelan goreng, bihun/kwetiau
Nah, dari semua menu di atas, hampir semuanya emang udah dilengkapi tetelan goreng sebagai pelengkap. Jadi bukan cuma satu menu spesial aja yang punya tetelan goreng, tapi hampir semua bakso di sini emang dikasih pelengkap itu.
Selain bakso kuah, ada juga pilihan mi yamin dan mi ayam buat yang pengen menu lebih "berat", seperti Mie Yamin Pangsit Bakso (33K), Mie Yamin Pangsit (28K), Mie Ayam Komplit (33K), dan Mie Ayam (28K).
Buat pelengkap, ada juga menu pendamping kalau masih kurang puas, mulai dari bakso goreng, tetelan goreng, pangsit goreng, ceker, kerupuk kulit, sampai sukro. Menurutku untuk harganya juga masih bisa dibilang sesuailah. :)
Gimana dengan Rasanya?
Begitu bakso yang kami pesan datang, aku langsung tergoda sama potongan tetelan goreng yang nangkring di atas mangkuk. Teksturnya beda banget sama tetelan rebus biasa, ada sensasi renyah-renyah di bagian luar tapi tetap empuk pas digigit di dalamnya.
Baksonya sendiri terasa kenyal dan gurih, dengan kuah yang hangat dan pas di lidah, nggak terlalu asin juga nggak hambar. Ditambah pangsit goreng dan taburan daun bawang, rasanya jadi makin komplet.
Buat pelengkap minum, di sini juga tersedia beragam pilihan minuman dan hidangan penutup, mulai dari es cendol durian runtuh (25K), es teler durian runtuh (35K), es campur (28K), sampai es jeruk markisa (25K) yang seger banget buat nemenin makan bakso yang hangat.
Worth It Buat Dicoba!
Buat Manteman yang kebetulan lagi jalan-jalan ke Bogor atau lewat area Regina Pacis, bisa banget mampir ke Bakso Tujuh Pemuda ini. Selain porsinya mengenyangkan, konsep tetelan gorengnya juga jadi pembeda yang bikin pengalaman makan bakso di sini terasa beda dari biasanya.
Apalagi kalau habis jalan kaki keliling Kebun Raya Bogor kayak aku dan temanku, rasanya emang paling pas ditutup dengan semangkuk bakso hangat yang mengenyangkan. Cocok banget jadi agenda kulineran abis capek jalan-jalan santai di Bogor. :)
Dita Indrihapsari



No comments