Sebenarnya sudah agak lama sejak aku dan keluarga jalan-jalan ke Taman Bunga Nusantara di Cianjur. Yap, tempat wisata ini memang berada di Kabupaten Cianjur, ya, meski banyak yang mengira lokasinya di Puncak atau Cipanas. Soalnya aku juga beranggapan seperti itu. Hehehe… :D
Nah, meski udah lama ke sana, sekitar setahun yang lalu, tapi ada satu sudut Taman Bunga Nusantara yang sampai sekarang aku masih ingat banget gimana bentuknya dan setenang apa saat aku berada di sana.
Seperti judul yang sudah aku tulis, aku memang mau menceritakan tentang Taman Jepang yang ada di Taman Bunga Nusantara. Dari sekian banyak taman tematik yang ada di sana, entah kenapa area inilah yang rasanya paling membekas. Di taman ini aku memang cukup lama mengeksplornya dibanding taman-taman yang lain.
Dan di blog ini pun, Taman Jepang jadi tulisan pertamaku yang berkaitan dengan Taman Bunga Nusantara. Bahkan tulisan Taman Bunga Nusantara secara keseluruhan aja belum aku tulis, lho, di blog ini… :D
Kesan Pertama yang Bikin Waw!
Taman Bunga Nusantara luassss banget, kan, ya. Sata berjalan mengitarinya, sampailah aku dan keluarga melewati tembok panjang. Ternyata di dalam tembok itulah Taman Jepang berada.
Begitu masuk ke area Taman Jepang, aku langsung merasa suasananya cocok banget,, nih, sama aku yang… introvert! Wkwkwk… Apalagi pas kami berada di taman tersebut, hanya kamilah pengunjung di sana. Sepiiiii….
Kalau di taman-taman lain di Taman Bunga Nusantara kita bisa disuguhi bunga warna-warni, di Taman Jepang semuanya kerasa lebih minimalis dan tertata rapi.. Setiap elemen dari batu, tanaman, sampai jalan setapak seperti sudah dipikirkan dengan sangat matang supaya saling melengkapi.
Makanya pas masuk ke Taman Jepang di sini aku juga ngerasa kalau konsep taman seperti ini bisa banget jadi referensi untuk taman di rumah.
Yang pertama kali menarik perhatianku adalah gazebo atau paviliun bergaya Jepang yang berdiri di tengah taman. Bentuknya benar-benar mengingatkanku sama suasana taman-taman tradisional yang sering kita lihat di foto-foto atau film Jepang gitu.
Atapnya khas dengan warnanya kayu cokelat tua yang kontras tapi keliatan nyatu banget sama warna hijau di sekelilingnya. Berdiri sebentar di dalamnya sambil melihat pemandangan taman rasanya kayak lagi healing. Nggak lupa juga aku meminta suami untuk mengambil fotoku di dalam paviliun ini. :D
Kolam dan Aliran Sungai Kecil Bebatuan
Salah satu hal yang membuat Taman Jepang ini jadi terasa lebih hidup adalah adanya kolam besar yang mengalirkan air ke semacam aliran sungai kecil. Airnya jernih, mengalir pelan melewati susunan batu-batu alam yang ditata sedemikian rupa sehingga terlihat natural.
Lumayan banget jadi ada suara gemericik air ini entah kenapa punya efek menenangkan. Ditambah lagi ada banyak bebatuan di sepanjang alirannya.
Kombinasi antara air, batu, dan tanaman hijau inilah yang menurutku jadi kekuatan utama dari konsep taman gaya Jepang. Ssemuanya terasa seimbang, tidak ada yang mendominasi.
Dari segi tanaman, Taman Jepang di Taman Bunga Nusantara menghadirkan koleksi yang cukup khas seperti taman-taman tematik lainnya. Ada pohon-pohon bonsai yang dipangkas rapi.
Selain bonsai dan tanaman air, ada pula pepohonan rindang yang sengaja ditanam agar suasana taman terasa teduh dan sejuk. Cocok dengan udara pegunungan Cianjur yang memang adem.
Penataan tanaman di sini juga keliatan nggak sembarangan. Rimbun tapi tetap rapi, hijau tapi nggak monoton gitu karena diselingi dengan bebatuan dan elemen kayu di sana-sini, termasuk gazebonya.
Meski Buatan, Tetap Terasa Istimewa
Satu hal yang sempat terpikir olehku, taman ini, kan, sepenuhnya buatan manusia, ya, bukan taman Jepang asli. Tapi entah kenapa, itu sama sekali nggak ngurangi keindahannya.
Justru sebaliknya, aku jadi kagum dengan gimana penataannya bisa begitu detail dan rapi, mulai dari pemilihan tanaman, penempatan batu, sampai desain gazebo yang kesannya autentik.
Buat aku dan keluarga, Taman Jepang ini jadi salah satu spot favorit selama berkunjung ke Taman Bunga Nusantara. Kalau Manteman berencana ke sana, jangan buru-buru melewati taman ini hanya karena terlihat "biasa saja" dari luar. Coba luangkan waktu sedikit lebih lama, duduk di gazebo, dengarkan suara air mengalir, dan rasakan sendiri bedanya suasana di sini dibanding taman-taman tematik lainnya. :)
Info Taman Bunga Nusantara
Selain Taman Jepang, Taman Bunga Nusantara sebenarnya adalah kawasan wisata taman tematik yang jauh lebih luas. Areanya mencapai lebih dari 23 hektar dan koleksi ribuan jenis bunga dari berbagai belahan dunia. Berikut beberapa informasi praktis yang bisa jadi panduan sebelum berkunjung.
Lokasi
Taman Bunga Nusantara berada di Jl. Mariwati KM 7, Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43254. Lokasinya berada di dekat kawasan Cipanas-Puncak dengan suhu udaranya yang cenderung sejuk khas pegunungan.
Jam Operasional & Harga Tiket Masuk
Jam buka: Setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB (weekend), 09.00–17.00 WIB (weekday)
Tiket masuk: Rp50.000
Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu, jadi ada baiknya dicek ulang lewat website atau akun media sosial resmi Taman Bunga Nusantara sebelum berangkat, ya.
Taman Tematik Lainnya
Selain Taman Jepang, ada beberapa taman tematik lain yang juga sayang dilewatkan, di antaranya Taman Prancis dengan desain simetris ala Eropa, Taman Bali dengan nuansa arsitektur Pulau Dewata, Taman Mawar dan Taman Palem dengan koleksi tanamannya masing-masing, Taman Air dengan teratai dan bunga bakung, serta Taman Labirin yang seru untuk dijelajahi bersama anak-anak.
Fasilitas
Taman Bunga Nusantara juga dilengkapi rumah kaca berisi koleksi bunga langka, wahana keliling taman seperti Dotto Train dan Garden Tram, area bermain anak, restoran dan kafe, gazebo serta area piknik, mushola, toilet, toko suvenir, dan area parkir yang luas.
Taman Bunga Nusantara cocok banget jadi destinasi liburan keluarga, apalagi kalau Manteman mau merasakan suasana sejuk pegunungan sekaligus menikmati keindahan taman-taman tematik dari berbagai negara dalam satu kawasan.
Dan buatku pribadi, Taman Jepang tetap jadi favorit di Taman Bunga Nusantara ini. Taman yang penuh ketenangan di tengah taman yang begitu luas. 😀
Dita Indrihapsari


No comments