Makan Siang Keluarga di Amanaia Depok Mall



Beberapa waktu lalu, aku dan keluarga makan siang di Amanaia yang berada di Depok Mall. Sebenarnya, ada satu alasan sederhana kenapa kali ini kami memilih makan di sini lagi. Yap, kami masih punya voucher makan dari kunjungan sebelumnya… Hehehe… :D 


Voucher yang kami punya totalnya lumayan banget, yaitu Rp500.000, terdiri dari lima lembar voucher masing-masing senilai Rp100.000. Sebelum datang, aku sempat memastikan dulu kepada pihak Amanaia apakah semua voucher tersebut bisa digunakan dalam satu kali transaksi. Untungnya, jawabannya bisa!


Lumayan banget, kan? Soalnya aku pernah punya pengalaman di tempat makan lain yang ternyata hanya memperbolehkan satu voucher digunakan untuk satu transaksi. Jadi, kalau punya lima voucher, mau nggak mau harus datang lima kali atau pesannya lima bill. Ah, ribet! :D Nah, di Amanaia ternyata kelima voucher kami bisa langsung digunakan sekaligus.


Karena sudah dapat konfirmasi, kami pun meluncur ke Amanaia Depok Mall untuk makan siang bersama keluarga.



Amanaia Depok Mall, Dulunya Telaga Sampireun

Buat yang mungkin sudah lama tinggal di Depok, nama tempat makan ini mungkin terasa familiar. Amanaia sendiri memiliki beberapa cabang di kawasan Jabodetabek dan juga Bali.


Nah, Amanaia yang ada di Depok Mall ini sebelumnya dikenal sebagai restoran Telaga Sampireun. Jadi, kalau dulu pernah makan di Telaga Sampireun yang lokasinya di area Depok Mall, sebenarnya tempatnya kurang lebih masih terasa familiar, terutama dari konsep tempat makannya.


Konsep Amanaia memang mengusung suasana makan yang cukup berbeda dari restoran pada umumnya. Di sini ada pilihan makan di saung dengan konsep lesehan, meskipun tersedia juga area dengan meja dan kursi.


Saat kami datang, kebetulan sedang ada acara pernikahan. Ada salah satu ruangan yang digunakan untuk acara dan bagian tengah area restoran juga sedang dipenuhi tamu undangan.


Akibatnya, kami sempat harus jalan memutar untuk menuju saung. Tapi menurutku nggak masalah, kok. Memang suasananya terlihat lebih ramai dari biasanya, tapi nggak sampai membuat pengalaman makan kami terganggu.



Makan di Saung dengan Kolam Ikan

Aku sekeluarga mendapat saung nomor 10. Nah, salah satu hal yang langsung menarik perhatian anak-anak saat sampai di Amanaia apalagi kalau bukan kolam yang berada di tengah-tengah area saung.


Di kolam tersebut ada banyak ikan yang berenang. Anak-anak tentu aja langsung senang karena bisa sekalian memberi makan ikan sambil menunggu makanan datang.


Menariknya, pakan ikannya sudah tersedia di masing-masing saung, ya, dan bisa dipakai secara gratis. Jadi, nggak perlu membeli pakan tambahan lagi.


Saat kami datang, staf juga sempat memberi tahu bahwa kolam tersebut baru selesai menjalani perawatan. Jadi, mungkin jumlah ikan yang terlihat nggak sebanyak biasanya.


Buat anak-anak, sih, nggak masalah, tetap menyenangkan aja. Mereka sempat beberapa saat sibuk memperhatikan ikan dan sesekali menabur pakan ke dalam kolam.


Menurutku, konsep seperti ini memang salah satu nilai tambah Amanaia kalau datang bersama keluarga. Anak-anak punya aktivitas sendiri selama menunggu makanan, sementara orang dewasa bisa ngobrol santai.


Selain itu, buat anak-anak yang masih until juga ada playground. Kecil, sih, tapi lumayanlah, ya, bisa buat main. Fasilitas musholanya juga cukup oke. Ada mukena bersih yang disediakan di dalam mushola.



Pesanan Menu Makan Siang

Nah, setelah duduk di saung dan melihat-lihat menu, kami akhirnya memesan beberapa menu untuk dimakan bersama.


Menu yang kami pesan saat itu adalah:

  • Gurame Goreng Mangga Rempah


  • Bawal Bakar Parape


  • Cumi Goreng Madu

  • Sate Jamur

  • Kangkung Polos

  • Kecombrang Teri

  • Nasi Liwet


Karena kami datang sekeluarga, aku memang lebih suka memesan beberapa menu untuk makan tengah seperti ini. Jadi, masing-masing orang bisa mencoba makanan yang berbeda-beda tanpa harus pesan satu menu untuk satu orang.


Menurutku, porsi makanan di Amanaia cukup pas untuk konsep makan bersama seperti ini. Nggak terlalu sedikit, tapi juga nggak kerasa berlebihan.


Untuk minumannya sendiri, aku memesan Es Markisa Bunga Telang. Aku suka banget minuman ini karena rasanya segar. Perpaduan rasa markisa yang asam-manis dengan bunga telang juga membuat tampilannya menarik.


Warna birunya dari bunga telang terlihat cantik dan jadi salah satu minuman yang cukup menarik untuk difoto sebelum diminum.


Apalagi setelah makan berbagai menu yang cukup berbumbu, minuman yang segar seperti ini terasa pas untuk menemani makan siang.


Dari beberapa menu yang kami coba, ada beberapa yang menurutku rasanya cukup enak dan menarik.


Bawal Bakar Parape termasuk yang aku suka. Begitu juga dengan Kecombrang Teri yang punya rasa cukup kuat dan cocok dimakan bersama nasi hangat. Tapi kalau ditanya mana yang paling jadi favoritku, jawabannya Sate Jamur.


Aku suka banget Sate Jamurnya. Rasanya enak, berbumbu, dan menurutku termasuk salah satu menu yang menarik untuk dicoba kalau makan di sini. :D 


Sementara itu, ada satu menu yang menurut kami masih bisa ditingkatkan, yaitu Gurame Goreng Mangga Rempah.


Menurut lidah aku dan suami, rasa bumbunya terasa kurang nendang. Bukan berarti nggak enak atau sampai membuat kami kecewa, ya. Hanya saja, dibandingkan menu lainnya, Gurame Goreng Mangga Rempah ini menurut kami masih kurang berbumbu.



Kritik Jujur, Malah Dapat Buah Gratis

Nah, ada cerita menarik saat kami selesai makan. Ketika hendak membayar, salah satu staf menanyakan bagaimana kesan kami setelah makan di Amanaia.


Suamiku pun menjawab dengan jujur. Kami menyampaikan kalau secara keseluruhan makanannya oke, tetapi untuk Gurame Goreng Mangga Rempah menurut kami rasanya masih agak kurang.


Kami menyampaikannya bukan dalam konteks marah atau kecewa. Namanya juga pengalaman makan, tentu setiap orang punya selera masing-masing. Kami hanya menyampaikan apa yang benar-benar kami rasakan supaya bisa menjadi masukan untuk restoran ke depannya.


Nah, yang membuat kami cukup terkesan, ternyata feedback tersebut mendapatkan respons yang baik dari pihak Amanaia.


Kami malah diberikan buah secara gratis oleh staf atau manajer di sana sebagai bentuk apresiasi.


Menurutku, hal seperti ini patut diapresiasi. Karena menerima kritik dari pelanggan memang nggak selalu mudah. Tapi di Amanaia, setidaknya kami merasakan bahwa masukan dari pengunjung diterima dengan baik dan nggak dianggap sebagai sesuatu yang negatif.



Makan Siang Santai Bareng Keluarga

Secara keseluruhan, makan siang kami di Amanaia Depok Mall kali ini cukup menyenangkan.


Mulai dari bisa menggunakan lima voucher sekaligus, makan di saung, anak-anak yang senang memberi makan ikan, sampai pilihan makanan yang bisa disantap bersama-sama, semuanya membuat pengalaman makan terasa cukup lengkap.


Memang ada satu menu yang menurut kami rasanya masih kurang berbumbu, tapi justru kami mendapatkan pengalaman positif ketika menyampaikan feedback tersebut kepada pihak restoran.


Dan menurutku, itu juga bagian dari pengalaman makan di sebuah restoran.  Nggak harus selalu bilang semuanya enak. Kalau ada yang menurut kita kurang, selama disampaikan dengan baik, seharusnya memang bisa menjadi masukan untuk restoran agar semakin baik.


Kalau sedang mencari tempat makan keluarga di Depok dengan konsep saung dan ingin punya suasana makan yang sedikit berbeda, Amanaia Depok Mall bisa menjadi salah satu pilihan.


Dan kalau kebetulan punya voucher makan seperti kami, jangan lupa tanyakan dulu aturan penggunaannya. Siapa tahu bisa langsung dipakai semuanya dalam satu transaksi. Lumayan banget, kan? Hehe… :D 



Dita Indrihapsari


No comments

Contact Form

Name

Email *

Message *