Saat pertama kali melihat di social media kalau Secondhand Serenade akan tampil di Jakarta akhir tahun 2025, aku langsung niat untuk nonton!
Gimana nggak, sudah beberapa kali Secondhand Serenade mampir ke Indonesia tapi belum pernah sekalipun aku melihat langsung. Padahal aku sudah mengikuti perjalanan musik mereka sejak lama. Kalau nggak salah ingat pas masih kuliah dulu sekitar 18 tahun yang lalu.
Apalagi konser Secondhand Serenade di Indonesia tahun 2025 pun bertajuk “Secondhand Serenade Awake 20 Year Anniversary.” Jadi pas banget, kan, tema konsernya dengan seberapa lama aku sudah mendengarkan lagu-lagu Secondhand Serenade… :)
Siapa, Sih, Secondhand Serenade?
Kalau ada yang bertanya-tanya, siapa, sih sebenarnya Secondhand Serenade itu, nah, aku akan jelaskan di sini secara singkat saja, ya. :)
Jadi, sebenarnya Secondhand Serenade itu adalah proyek musik solo yang dibuat oleh musisi Amerika, John Vesely. Ia menjadi vokalis sekaligus gitaris di Secondhand Serenade.
Meskipun hanya sendiri, tentunya dalam setiap penampilannya, John Vesely juga didukung oleh berbagai musisi lainnya sehingga lagu-lagunya seperti dibawakan oleh sebuah band.
Kalau ngomongin genre musik, Secondhand Serenade mengusung konsep akustik rock, pop rock, dan ada sentuhan emo pop juga di lagu-lagunya.
John Vesely memulai proyek Secondhand Serenade di tempat kelahirannya, California, tahun 2004. Lalu setahun kemudian, ia mengeluarkan album debut “Awake” yang dipromosikan lewat MySpace.
Adakah Manteman milenial di sini yang dulu main MySpace? :D Sayangnya, sekarang MySpace sudah nggak banyak digunakan lagi, yaa…
Nah, berawal dari promosi lewat MySpace itulah karir musik John Vesely lewat Secondhand Serenade mulai meroket! Nggak hanya di Amerika, pendengar musiknya juga merambah ke berbagai belahan dunia.
Di tahun 2007, album Awake lalu dirilis ulang. Ada beberapa lagu populer dari album Awake, seperti Your Call, Vulnerable, Broken, I Hate This Song, Awake, dan lainnya.
Setahun berikutnya, tepatnya di Februari 2008, Secondhand Serenade kembali mengeluarkan album studio berjudul A Twist in My Story. Nah, melalui album ini Secondhand Serenade semakin mencapai kepopulerannya.
Di album ini, terdapat beberapa lagu yang pastinya nggak asing bagi para penggemar Secondhand Serenade. Sebut saja lagu Fall For You, Stay Close Don’t Go, dan lagu A Twist in My Story seperti judul albumnya.
Masih ada lagi album yang dirilis Secondhand Serenade setelahnya, yaitu album Hear Me Now di tahun 2010, Weightless (EP) di tahun 2011, dan Undefeated di tahun 2014.
Meski setelahnya Secondhand nggak lagi mengeluarkan album yang benar-benar baru dan hanya mengeluarkan beberapa single, namun kiprahnya di dunia musik tetap menyala. Buktinya sampai di tahun 2025 sampai awal 2026 saat aku menulis ini, Secondhand Serenade masih sibuk dengan tur konser di berbagai kota!
Hal yang Membuat Konser Ini Istimewa
Bisa dibilang Secondhand Serenade, tuh, cinta banget, lho sama Indonesia. Nggak percaya? Buktinya John Vesely yang akhirnya akrab dipanggil Om John oleh banyak orang Indonesia ini pernah tampil beberapa kali di Indonesia. :D
Tercatat, Secondhand Serenade pernah manggung di tanah air tahun 2009, 2011, 2012, serta 2023. Waw, udah sering, kan, Secondhand Serenade mampir ke sini, baik yang memang konser tunggal maupun tampil di festival musik.
Nah, sayangnya dari sekian kali Secondhand ke Indonesia, aku sama sekali belum pernah nonton langsung. Makanya, pas tahun 2025 Secondhand Serenade ada jadwal manggung di Jakarta, aku nggak mau kelewatan lagi… :)
Hal yang menurutku paling istimewa di konser Secondhand Serenade kali ini adalah temanya yang menunjukkan karir musiknya selama 20 tahun. Pas banget, kan. Dulu Secondhand Serenade mengeluarkan album pertama independennya di tahun 2005. Tepat 20 tahun kemudian, Secondhand Serenade memilih Jakarta jadi salah satu tempat konser 20 tahunnya.
Tur “20 Year Anniversary: A Secondhand Symphony” juga terasa sangat istimewa karena John Vesely nggak hanya akustikan dan tampil bareng bandnya tapi juga ia membawa simfoni di konsernya kali ini. Yes, pertunjukkan musiknya ada sentuhan orkestranya! Kebayang, nggak, sih, lagu-lagunya yang terdengar melankolis bakal jadi ada warna musik klasiknya… ^ ^
Venue & Harga Tiket Konser Secondhand Serenade 2025 di Jakarta
Konser Secondhand Serenade tahun di Jakarta berlangsung di Tennis Indoor Senayan, tepat di tanggal 6 Desember 2025.
Pas tahu Secondhand Serenade manggung di Tennis Indoor Senayang aku langsung kegirangan. Venue ini, tuh, enak banget! Lokasinya di Senayan tepat di pusat kota. Transportasi gampang, akses juga mudah.
Selain itu yang aku tahu di kategori manapun bakalan worth it. Meskipun duduk di kategori paling murah pun bakal tetap kelihatan jelas walau memang dari samping, sih.
Nah, makanya pas promotor konser, yaitu Meg Entertainment mengeluarkan kategori dan harga tiketnya, aku langsung beli di kategori paling rendah aja. Dan untungnya lagi, ada harga tiket pre-sale, dong! Untuk beli tiketnya hanya bisa di web Artatix aja.
Nah, di kategori paling rendah atau kategori oranye ini harga tiketnya cuma Rp 335.000,-. Aku nonton berdua sama suami jadi total sama pajak dan biaya layanan jadi Rp 847.500,-. Konser artis luar apa coba yang dua tiket harganya cuma segitu? :D
Pengalaman Menuju Konser
Di hari H konser, aku dan suami datang ke venue nggak bersamaan. Kami janjian di FX lalu nanti baru, deh, sama-sama ke Tennis Indoor Senayan barengan. Suami bawa motor, sedangkan dari Depok naik transportasi umum, ya.
Ke Senayan aku naik Commuter Line sampai Manggarai lalu transit dan lanjut ke Stasiun Sudirman. Dari Sudirman lanjut lagi naik MRT ke Stasiun Senayan Mastercard. Baru, deh, dari situ aku jalan kaki ke FX dan bertemu suami.
Nah, serunya sepanjang perjalanan, tuh, rame banget yang mau ke arah Senayan. Di MRT juga yang biasanya nggak padat, saat hari itu padatnya bukan main.
Ternyata bertepatan dengan jadwal konser Secondhand Serenade di Tennis Indoor Senayan, di gelora Bung Karno (GBK) juga ada perayaan Natal Tiberias. Waw, kebayang, kan, satu stadion ramai dan di venue sebelahnya juga ada konser.
Apalagi waktu perayaan natal dan konser Secondhand Serenade juga hampir disaat yang berdekatan… :D Makanya sepanjang jalan ke Tennis Indoor Senayang berasa seru banget karena banyak juga yang jalan kaki buat ke GBK untuk natalan. :)
Bersyukur aku naik transportasi umum juga karena kalau naik kendaraan pribadi, terutama mobil bakal macet banget.
Karena aku dan suami niatnya santai nonton jadi kami memang sampai di lokasi venue menjelang maghrib. Kami langsung ke tempat penukaran tiket, pakai wristband, dan foto sebentar di depan venue dengan latar “gapura” konser. Apa, sih, istilah gapura ini ahaha… Gate konser kali, ya. Ya, itulah pokoknya. Manteman pahamlah, ya… :D
Sebelum masuk le dalam Tennis Indoor, kami sholat maghrib dulu di mushola yang ada di sana. Seneng juga aku lihatnya, Manteman yang mau konser juga banyak yang nggak ninggalin waktu sholat. Mushola penuh banget jadi harus mengantri.
Nah, setelah itu barulah kami masuk ke venue. Rasa gerah yang aku rasa langsung nyeeesss begitu masuk venue yang dingin… :D Alhamdulillah.
Suasana Konser di Dalam Tennis Indoor Senayan
Menunggu sekitar setengah jam, akhirnya konser pun dimulai sekitar jam 8 malam. Suasana riuh oleh penonton. Nggak nyangka juga aku kalau venue bakal penuh. Ternyata Secondhand Serenade di tahun 2025 juga masih banyak penggemarnya, ya! :D
Diawali dengan nyanyi lagu Indonesia Raya, kemudian John Vesely muncul bersama dengan para musisi yang mendampinginya. Pastinya karena konser simfoni juga ada musisi yang memainkan biola serta cello.
Nah, berikut set list lagu yang dibawakan oleh Secondhand Serenade saat konser di Jakarta 2025:
Half Alive
Broken
Vulnerable
Your Call
Maybe
I Hate This Song
Awake
Let It Roll
The Last Song Ever
End
Stay Close, Don’t Go
Setiap lagu Secondhand dinyanyikan, tentunya penonton Indonesia yang terkenal aktif juga ikut menyanyi bersama. :)
Aku juga seneng banget karena lagu-lagu favoritku dari Secondhand Serenade juga dinyanyikan di konser ini, seperti Your Call, Vulnerable dan Stay Close, Don't Go. Khusus lagi yang terakhir aku sebut juga terasa spesial banget karena dinyanyikan saat encore atau penutup konser. :’)
Menariknya di konser ini Secondhand Serenade juga menyisipkan satu lagu Fix You dari Coldplay. Pastinya, penonton pun kaget dan nyanyi berjamaah… :D
Menurutku John Vesely juga cukup atraktif dengan penonton. Beberapa kali ia menyapa penonton dan mencoba berinteraksi.
Ada beberapa kali juga para pemain simfoni mempertontonkan musikalitas mereka dengan bermain alat musiknya tanpa nyanyian. Instrumental aja dan itu jadi terasa berbeda dengan konser band biasanya, ya. rasa emosionalnya ada banget!
Namun, yang aku sayangkan dari konser ini hanya satu. Durasinya kurang lamaaaa! :D Konser hanya berlangsung sekitar 1,5 jam aja. Atau bahkan kurang dari durasi itu… Nggak kerasa banget. Huhuhu… Rasanya masih bisa, deh, nambah sekitar tiga lagu lagi.
UPDATE: Secondhand Serenade Bakal Konser Lagi di Jakarta!
Sepertinya keluhanku soal konser yang durasinya pendek itu juga dikeluhkan oleh banyak penonton lain.
Nah, kayaknya, nih, promotor mungkin menerima banyak keluhan soal itu. Alhasil apa? Yes, alhasil, saat tulisan ini aku buat sudah ada jadwal lagi, dong, kalau Secondhand Serenade baka konser lagi di Jakarta!
Mantap nggak, tuh! :D
Belum tahu tanggal pastinya kapan tapi konser yang bertajuk Secondhand Serenade Broken Heart Symphony ini akan full dengan band rock dan orkestra dan berdurasu dua jam full. Lagu-lagu yang akan dibawakan dari album Awake dan A Twist in My Story.
Nanti kalau ada update-an lagi akan aku tulis di blog juga, yaaa… Apakah aku akan nonton konsernya lagi? Pingin banget! :D Semoga ada waktu dan rezekinya juga, yaaa…
Dita Indrihapsari





















