Mamee Jonker House Melaka, Destinasi Wajib Bagi Kamu Fans Mie Kremes Mamee!

17 comments

Mencari makanan halal di seputar Jonker, Melaka, enggak segampang membalikkan telapak tangan. Setidaknya tiga kali Bubu Dita ke tempat makan yang ternyata tidak halal. Huft, padahal pingin banget mencoba chicken rice ball yang jadi kuliner populer di kota itu. Langkah kaki saya saat mencari makan di siang hari yang terik terhenti di sebuah tempat yang sangat menarik perhatian saya, Mamee Jonker House!


Beruntung sekali saya, di Mamee Jonker House ternyata ada sebuah restoran atau kafe yang menyediakan menu halal. Ada satu pengunjung berhijab yang sedang menikmati santapannya di sana membuat saya jadi semain yakin. Hihi... Yes, saat berkunjung ke Melaka beberapa waktu lalu, saya suka melongok dulu ke dalam suatu resto atau kafe apakah ada yang berhijab di sana. :D

Kafe Mamee Jonker House tidak bisa langsung terlihat saat kita berada di pintu masuknya. Begitu masuk ke dalam, kita akan disambut terlebih dahulu oleh deretan souvenir, merchandise, dan snack Mamee hingga Mister Potato.

Yuhuuu, jika Manteman Rumika penggemar mie kremes mestinya enggak asing lagi sama merek yang satu ini. Mamee memang merupakan camilan berupa mie kremes asli Malaysia. Dengan maskotnya si monster warna biru, Mamee begitu populer juga hingga ke Indonesia. Cek, deh, di e-commerce banyak juga yang jual snack ini.

Menurut Bubu Dita, bagi para penggemar Mamee, wajib banget datang ke tempat ini! Segala sesuatu tentang Mamee ada di sini. Kita bahkan bisa berfoto bersama si  monster biru. Ada banyak hal seru yang sebenarnya sayang banget jika dilewatkan saat berkunjung ke tempat ini.


Kali ini Bubu Dita akan bahas satu persatu apa saja yang bisa dilakukan di Mamee Jonker House dan seperti apa sih tempatnya.


Makan di Mamee Cafe
Sebelum solo traveling ke Melaka, Bubu Dita sama sekali enggak tahu mengenai keberadaan Mamee Jonker House ini. Beberapa kali browsing dan lihat maps Melaka juga enggak ngeh kalau ada tempat lucu ini di Jonker Street, pusat wisatawan di Melaka.

Nah, makanya begitu melewati  toko ini, langsunglah masuk karena penasaran ada apa aja di dalamnya. Apalagi seperti yang sudah Bubu Dita ceritakan di atas, kalau Bubu lapaaar sangat dan butuh makan segera kala itu. :D

Saya bahkan sampai dua kali, lho, makan di kafe Mamee Jonker House ini! Saat kunjungan pertama, Bubu Dita memesan Hainan Chicken Rice Ball. Nasi gurihnya dibentuk bulat agak besar sehingga menjadi rice ball. Asiiik, akhirnya kesampaian juga mencoba rice ball!

Ayamnya empuk dengan bumbu yang meresap. Disediakan juga sambal, jahe, dan kecap. Tapi karena Bubu Dita enggak terlalu suka banyak bumbu, tanpa memakai kombinasi tiga bumbu itu pun rasanya sudah nikmat.

Harga satu porsi Hainan Chicken Rice Ball ini sebesar RM 12,50. Kalau dirupiahkan sekitar Rp 45 ribu. Lumayan juga, ya. Tapi dengan suasana kafe yang sangaaaaat nyaman dan enggak terlalu ramai, saya suka banget makan di sana. Apalagi rasanya pun cocok di lidah Bubu Dita. :D





Oiya, untuk minumnya saya memesan Cool Tea. Harganya RM 2,80. Lumayan menghemat budgetlah. Pingin, sih, mencoba minuman lain. Tapi tetep, ya, pilih yang paling murah meriah di daftar menu. Hahaha... :D

Nah, kunjungan kedua ke Mamee Cafe saya lakukan keesokan harinya. Untuk makan sore hari itu, saya memesan Curry Laksa. Disajikan hangat, rasa karinya enak juga, lho. Ya, rasanya sebelas dua belas sama Indomie kari tapi yang ini agak lebih kental dengan isian telur, tahu, kacang panjang, fish cake, dan ayam.

Sebelum memesan Curry Laksa ini, saya bertanya dulu ke pegawai di sana apakah rasanya pedas atau tidak. Dia bilang rasanya sedikit pedas. Sedikit, yaaa... :D Bubu Dita memang enggak terlalu bisa makan yang pedes banget. Saat suapan pertama, yes, pas rasanya dengan lidah saya. Enggak terlalu pedas dan saya bisa menghabiskannya.







Bubu Dita agak trauma soal laksa pedas. Jadi pada hari pertama tiba di Melaka, saya langsung mencoba laksa di sebuah restoran terkenal yang penuh banget. Buat makan aja mesti ngantri parah. Pas datang, itu mangkoknya gede bangeeeeet. Jika saja tidak pedas pasti bisa Bubu Dita habiskan. Tapi sayangnya, ampun pedes gila. Huhuhu... Padahal laksanya enak! Tapi ku tak sangguuuup... :D

Makanya pas makan Curry Lksa di Mamee Jonker House ini alhamdulillah sesuai selera. Hehe... Harga satu porsinya RM 11. Lebih murah daripada Hainan Chicken Rice Ball. Dan untuk menemani laksa itu, pilihan minuman tetap jatuh ke Cool Tea. Segeeeer...

Yang saya suka dari Mamee Cafe ini adalah suasananya yang sangat nyaman. Saya sampai masih ingat lho saat menulis ini, saya waktu makan disana ditemani juga oleh alunan musik M2M. Hahaha... Ada yang masih ingat sama grup musik itu enggak, sih? :D Beberapa pilihan lagu lainnya juga cukup menenangkan  suasana.

Selain itu pegawainya juga ramah, tempatnya pun bersih. kafe ini bisa jadi alternatif buat Manteman Rumika saat kelaparan di Jonker. Buat nongkrong-nongkrong cantik sambil mencoba cendolnya juga bisa. Sempat lihat di review katanya cendol di sini juga enak.

Open kitchen.

Suasana di dalam kafe.


Beli Oleh-oleh di Mamee Store
Enggak perlu bingung lagi mau beli oleh-oleh apa buat keluarga atau teman kalau kita ke melaka. Tinggal cuuus datang aja ke Mamee Jonker House dan kita bsa beli mie kremes dan snack lainnya. Ada juga berbagai merchandise dengan monster biru sebagai gambarnya, seperti kaos, buku, lunch box, dan sebagainya.


 Biar lebih murah, di sana juga disediakan paket oleh-oleh gitu. Satu paket bisa berisi Mamee saja atau ada juga paket lain yang berisi Mamee dengan camilan lainnya. Saat ke sana saya sempat membeli satu paket Mamee. Isinya tiga bungkus besar Mamee yang di dalam setiap bungkusnya ada 8 pak Mamee kecil. Ada rasa ayam, bbq, dan rasa pedas.

Bubu Dita juga tertarik buat mencoba Mister Potato. Ada Mister Potato rasa ubi ungu dan langsung Bubu beli. Rasanya enaaak... Dan tentu aja jadi enggak bisa berhenti ngunyah. :D

Harga satu paket Mamee dibandrol RM 13 RM, dan satu Mister Potato RM 6. Kalaulah Bubu Dita bawa koper atau traveling-nya enggak sendiri pinginnya bisa beli lebih banyak.





Bikin Mie dan Doodle di Mamee Workshop

Nah, ini, nih, hal paling unik dan menarik yang ada di Mamee Jonker House! Jika Manteman Rumika punya waktu luang yang cukup saat berkunjung ke sana, coba, deh, ikutan workshop membuat mie Mamee SENDIRI!

Ya, di workshop itu kita bakal diajarkan cara membuat mie Mamee, dari proses mencampur adonan sampai akhirnya jadi mie siap kemas. Saat di Mamee Jonker House, Bubu Dita beruntung banget soalnya lagi ada satu kelompok yang sedang mengikuti workshop tersebut.


Workshop ini berlangsung di lantai dua dan saat proses berlangsung kita tidak boleh masuk ke dalam ruangan yang dinamakan Monster Kitchen ini. Tapi semua proses itu bisa kita lihat dari luar jendela. Setidaknya ada 4 mentor yang menajar kelompok yang terdiri dari 10 orang lebih itu. Anak-anak juga boleh ikutan, lho.

Proses membuat mie dari awal sampai akhir setidaknya memakan waktu 90 menit dan hanya diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Kalau enggak salah biaya mengikuti workshop ini sekitar RM 20 orang.  Dari workshop ini jadi ketahuan, deh, apa, sih, resep rahasia Mamee sehingga bisajadi snack yang disukai banyak orang. :)

Selain membuat mie, ada juga workshop seru lainnya. Noodle Doodle. Dari namanya aja sudah kethuan, ya, kalau di workshop ini pesertanya bisa bikin doodle. Bikin di mana? Di cup Mamee, dong! :D

Iya jadi Mamee ini juga punya semacam Pop Mie. Di workshop ini kita bisa menciptakan rasa mie sesuai keinginan kita dengan mencampur berbagai bumbu yang kita mau. Nah, setelah jadi, cup Mamee-nya bisa kita gambar juga sesuai keinginan kita. Lucu juga, nih, buat oleh-oleh, kan. Ana-anak pasti suka kalau diajak ikutan workshop ini, deh.


Mamee Monster House, World of Good Taste
Ada satu tempat di Bubu Dita agak menyesal tidak memasukinya di Mamee Jonker House. Ya, jadi di sebelah kiri sebelum masuk kafe ada yang namanya Mamee Mosnter House. Ini semacam museum Mamee gitu. Untuk masuk ke dalamnya harus membayar RM 5.

Pas saya browsing dan melihat tulisan dan foto blogger asal Malaysia mengenai tempat ini, ternyata menarik banget. Di dalamnya ada cerita perjalanan Mamee, berbagai produk dan bahan, sampai ada juga lho Magical Garden yang unyuuuuk banget. Saya juga melihat di fotonya, ada double decker mini gitu di dalamnya.


Foto-foto Lucu
Meski Bubu Dita enggak masuk ke museumnya, paling enggak Bubu bisa foto-foto di Mamee Jonker House yang memang banyak gambar-gambar lucu di dalamnya. Paling banyak spot foto lucu ada di lantai dua.

Saya sampai pingin cekikikan begitu mau ke toilet, tanda mana toilet pria dan wanitanya itu cuma terlihat dari gambar Mamee Monster aja. Yang toilet wanita monsternya pakai pita pink dan rok tutu pink, sedangkan yang toilet pria moster biru itu memakai topi seperti PT Barnum di The Greatest Showman. Asli, gemes banget!

Terakhir, sebelum pulang, Bubu Dita pun meminta salah seorang pegawai untuk memfoto Bubu bersama patung Mamee Monster yang ada di dekat pintu masuk. :D Hihi... Serulah ke tempat ini. Kebayang pasti kalau mengajak Boo dan Mika ke sana mereka bakal seneng banget!


How To Get There
Percayalah, Mamee Jonker House ini strategis banget. Hanya saja karena waktu itu pas lagi ramai di Jonker Sreet akhirnya kurang begitu kelihatan. Dari arah Stadthuys atau bangunan merah, kita langsung saja menuju Jalan Jonker. Nah, Mamee Jonker House ini tidak jauh dari Hard Rock Cafe yang ada di bagian paling depan Jonker. Lihat ke sebelah kanan dengan cat banguann warna kuning tua itulah Mamee Jonker House.



Mamee Jonker House
46/48 Jalan Hang Jebat (Jonker Street), 75200 Melaka, Malaysia
Telp: +60 62867666
Jam Buka: Minggu-Kamis 10.00-17.00 (Selasa tutup kecuali hari libur), Jumat-Sabtu 10.00-19.00









-Bubu Dita-

17 comments

  1. Ish seru banget bubu dita.. noted ka.. bisa jadi tujuan destinasi saat kemalaka nanti

    ReplyDelete
  2. Harganya sama lah ya kayak di Indonesia. Di Malaysia banyak resto halal kan. Jadi enak jalan2nya.

    ReplyDelete
  3. Waah Malaka menyimpan banyak seseruan ya mba.
    Serasa ngga jauh ya dari Indonesia

    ReplyDelete
  4. Langsung ngelap iler pas liat curry laksa. Kumauuu

    ReplyDelete
  5. hahaha guede banget ya mangkoknya, serba salah ya bubu, ga diabisin mubadzir, diabisin kepedesan. Kalau aku mesti habis tuh, perutnya dah melar, wkwkwk... btw, keren ih jelong2 sendirian, aku belum pernaaah dan jadi mupeng liat bubu begini hihi

    ReplyDelete
  6. aish kakak dita. terima kasih infonya ya. Lengkap buat info yang mau datang.

    ReplyDelete
  7. yaa ampun ini jajanan favorit waktu SD, masih ada nggak ya di sini. Wah, seru banget mba, ternyata di Malaysia ada housenya toh..harus kesana juga nih kayaknya

    ReplyDelete
  8. Asiikk bgt bubu makan sendirian. Semoga aku bisa kesana juga

    ReplyDelete
  9. babam salah satu yang suka monster nih, tapi kalau makanan enak gini gambarnya emaknya juga suka. jadi nemu resto yg pas nih

    ReplyDelete
  10. Hadoooh makin kepengen ke Melaka ini. Bubu Dita tanggung jawab. Hayoloh hahahahaha

    ReplyDelete
  11. Ternyata di Malaka ada cendol hehe.
    Nama Mamee Jonker ini kyknya gak asing,tapi entahlah pernah baca atau liat ulsannya dimana. Kalau blm banyak yg ulas, wah selamat bakal tinggi nih trafik artikel ini :D

    ReplyDelete
  12. Saya pernah makan laksa bening di penanh dan ga cocooook rasa dimulut. Berarti besok bilangnya laksa curry ya. Mgkn bisa cocok nih. Xixixi..

    ReplyDelete
  13. wah mantap tempatnya dan makanannya

    ReplyDelete
  14. Galfok sama mie kremesnya mkanan jamanSD dulu,,,kpn aku bs ke sana y trs kulineran

    ReplyDelete
  15. Aku pas ke Melaka nggak sempat ke Mamee Jonker ini. Aih penasaran lihat makanannya enak juga yaa. Yummy dan halal pastinya ya :)

    ReplyDelete
  16. Oh ternyata disana susah juga ya cari menu yang halal ��
    Itu tempatnya kayaknya paket lengkap ya kak.
    Apalagi untuk urusan oleh2, bisa2 duit habis semua disitu karena gatel pengen beli ini itu. Hahahaha.

    ReplyDelete
  17. Kirain menunya dari mie keremes semua. Mie kremes balado, laksa mie kremes, dll hahaha. Catet, ah. Semoga bisa ke sini. Aamiin :)

    ReplyDelete