Pengalaman Naik Pesawat TNI AU di Landasan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta

19 comments
lanud halim perdanakusuma


Bubu Dita selalu penasaran seperti apa rasanya naik pesawat kepresidenan. Apa sama seperti pesawat komersil? Hihi... Pasti rasanya beda, yaa... Nah, meski rasa penasaran itu belum terjawab, seenggaknya beberapa waktu lalu Bubu, Boo, Mika, dan Mba Nani bisa masuk pesawat VIP milik TNI AU di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, lho! Gimana ceritanya?

Ada kiriman gambar yang menarik saat Bubu Dita membuka Whatsapp Group Teman Main. Terdapat gambar pesawat dengan info playdate bertema “Fly to the Sky.” Waw, setelah melihat gambar dan infonya, cuuus , deh, Bubu Dita langsung pingin mendaftarkan Boo dan Mika buat ikutan.

By the way, Teman Main ini adalah salah satu komunitas yang mewadahi anak-anak untuk ekplorasi bareng ke berbagai tempat seru. Biasanya acara playdate Teman Main diadakan tiap sebulan atau dua bulan sekali.

Nah, sebelumnya Bubu Dita dan Boo sudah pernah ikut playdate bersama Teman Main ke Museum Bank Indonesia. Tulisan Bubu tentang keseruan acara di museum tersebut bisa dilihat di website Teman Main. Ini link tulisannya "Aku Cinta Rupiah" :) Untuk kegiatan yang diadakan komunitas ini, Manteman Rumika bisa cek di IG @temanmainid.

Dalam playdate “Fly to the Sky” kali ini, komunitas Teman Main mengajak anak-anak untuk mengeksplorasi apa saja yang ada di dalam Landasan Udara Halim Perdanakusuma. Tentu saja bukan ke bandara untuk pesawat komersil, tapi ke tempat TNI AU bertugas di sana. Wiiiihhhh....


Baca Juga: Menjelajah Angkasa di Skyworld TMII

Oya, kenapa Bubu Dita pingin banget mengajak anak-anak ke sana? Pertama, saat sekolah Boo mengadakan field trip ke Lanud Pondok Cabe, Boo enggak bisa ikut karena sakit. Sayang banget, sih. Ya, tapi mau gimana lagi. Jika field trip sekolah melihat polisi udara, playdate Teman Main ini enggak berbeda jauhlah, yaa... :D

Nah, alasan kedua adalah karena ke tempat ini enggak bisa perorangan. Enggak bisa, kan, ucluk-ucluk tiba-tiba masuk Lanud Halim TNI AU gitu aja. Ada prosedurnya dan agak ribet, sih, kayaknya, ya. Namanya juga masuk wilayah TNI.

Karena enggak memungkinkan untuk eksplorasi ke sana sendiri, pas banget saat ada yang mengadakan acara ini ke sana, Bubu Dita pun langsung ikut mendaftar. :)

Playdate "Fly to the Sky" diadakan pada 12 Juli 2018. Di hari itu, Bubu Dita, Boo, Mika, dan Mba Nani sudah siap sejak pagi. Boo dan Mika tampak semangat banget karena hari itu sudah Bubu beri tahu akan melihat pesawat dan helikopter. :D

Acara ini berlangsung di hari kerja, jadilah Yaya Indro enggak bisa ikut. Makanya Bubu Dita juga mengajak Mba Nani yang setiap weekdays menjaga Boo dan Mika di rumah. Kalau enggak ada Mba Nani, amsyoooong pasti, Bubu tak sanggup mengejar dua bocil ituuuuu... :D


Main di Skadron Udara

Kami tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar jam 8 kurang. Kepagian! Bus yang akan menjadi transportasi kami berkeliling Halim sendiri baru datang jam 9 lebih. Huaaah, lumayan juga menguras tenaga buat mengajak main Boo dan Mika biar enggak bosan menunggu. :)

Setelah bus datang, lega rasanya... :) Rombongan playdate Teman Main pun langsung naik ke dalam bus dan memulai petualangan. Tempat yang kami singgahi pertama adalah Skadron Udara 17. Apa itu skadron? Skadron merupakan sejumlah pesawat udara militer dan awak pesawatnya yang membentuk suatu kesatuan.

Di Lanud Halim Perdanakusuma, selain Skadron Udara 17, ada juga skadron 2, 31, dan 45. Bagian dalam Skadron Udara 17 luaaaaas dan tinggi banget! Di sana kami bertemu dengan Kapten Lasiman yang menjelaskan mengenai apa saja yang ada di skadron.

skadron 17 lanud halim perdanakusuma

bagian luar skadron lanud halim perdanakusuma


Saat di luar bangunan skadron, Bubu Dita pun melihat helikopter dengan suara baling-balingnya yang menderu. Pesawat kepresidenan juga terlihat berjalan pelan di landasan. Ya ampun pingiiiiin ikuuut... :D


Main di Pesawat

Enggak bisa naik pesawat presiden enggak masalah karena beruntungnya kami semua para peserta bisa diizinkan masuk pesat TNI AU yang baru saja mendarat. Kata Kapten Lasiman yang sudah bertugas selama 36 tahun, pesawat Boeing yang boleh kami naiki baru saja mengantar Kepala Staf Angkatan Udara, lho. Yes, ini memang pesawat untuk VIP/VVIP!

Kalau biasanya naik pesawat selalu di kelas ekonomi yang seuprit sempit, kali ini bisa berkesempatan duduk di dalam pesawat VIP TNI AU yang luas. Mirip kelas bisnis di pesawat komersil.  Enak banget ini pasti! Tempat duduknya pun dilapisi kulit dan terlihat sangat nyaman.

Boo dan Mika juga terlihat antusias saat di dalam pesawat. Meski AC di dalam tidak dinyalakan dan membuat gerah, tapi mereka berdua tetap ingin mengeksplorasi dari bagian depan hingga belakang pesawat.

pesawat tni au lanud halim perdanakusuma

Dan ketika Bubu ajak turun, mereka pun seperti kecewa. “Pesawatnya jalan, dong, Bubuuu...” Haiyaaaahhh....

Ternyata  setelah dari pesawat Boeing, rombongan kami juga diizinkan untuk masuk ke dalam pesawat Hercules. Waaaa, dan selama ini bayangan Bubu Dita tentang pesawat Hercules salah besar!

Pintu masuknya dari bagian belakang badan pesawat dan bagian dalamnya ternyata rada sempit. Bubu Dita pikir pesawat Hercules itu bagian dalamnya lowong, ternyata ada beberapa bangku dengan meja yang berbeda-beda. Ada meja persegi seperti pada umumnya, ada juga meja bundar dengan beberapa kursi mengelilinginya. Walaaah... Lucu banget, nih, penempatan bangku dan mejanya.

Nah, keluar dari pesawat yang rada sumuk karena tanpa pendingin, panas menyengat pun menerpa saat di luar. Ini, nih, kayaknya yang membuat Boo dan Mika mood-nya anjlok. Dan kayaknya efek capek juga kali, ya...

Awalnya yang berasa seru, kesininya Bubu Dita rada stres juga menghadapi anak-anak. Untungnya ada Mba Nani yang membantu... Huhuhuw...

mika di lanud halim perdanakusuma


Main di Museum Halim Perdanakusuma

Kondisi anak-anak membaik setelah dari skadron kami tiba di Museum Halim Perdanakusuma. Yes, ternyata di dalam Lanud ini ada museumnya juga.

Berbagai miniatur pesawat, hingga foto-foto dokumentasi bernilai sejarah dari tiap skadron terpajang di dalam museum. Bubu Dita juga melihat ada ruang simulator terbang. Penasaran pingin masuk tapi sepertinya pintunya enggak dibuka. :)


museum halim perdanakusuma

koleksi di museum halim perdanakusuma

Di dalam museum ini ada teater mini. Rombongan kami pun disuguhi film dokumenter mengenai atraksi TNI AU di udara. Maaaaak, kereeeeen! Itu kok bisa, ya, mengendalikan pesawat muter-muter gitu sampai kebalik pesawatnya. :D



Baca Juga: Museum Lukisan Lucu di Puncak

Dan ruang teater mini ini adalah penyelamat dari kegerahan sepanjang siang karena..... AC-nya dingin banget! Sampai-sampai Mika pun tertidur saat lagi nonton film... :D

Setelah menonton film, kegiatan playdate ini pun diakhiri dengan makan siang dan foto bersama di Museum Halim Perdanakusuma.

koleksi pesawat di museum halim perdanakusuma

Bubu Dita senang karena Boo dan Mika mendapat pengalaman baru lagi bermain dan bereksplorasi di tempat yang belum pernah kami datangi. Melihat pesawat TNI AU hingga masuk ke dalamnya menjadi pengalaman yang baik untuk mereka kelak... :) 

Nanti playdate ke mana lagi, yaa?



-Bubu Dita-

19 comments

  1. Seru banget bisa masuk ke dalam pesawat TNI...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya enggak pengalaman yang gak bisa didapat tiap saat kan ini.. :)

      Delete
  2. Ini mah kesenengennya anak cowok, liat pesawat terbang. Kifah juga dulu sering mangkal di lanud husen kalo sore. Liat pesawat take off

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eiya Kifah lahir sama pas kecil masih di Bandung ya mba Tetty? Hihi iya anak-anak suka heboh kalo liat pesawat yaa.. :D

      Delete
  3. Asik banget ya bubu, anak-anak jadi bisa merasakan langsung gimana pesawat TNI AU ini, meskipun gak wus wus terbang hehe

    ReplyDelete
  4. Keren juga ya Teman Main ini ngadain acaranya. Kemaren sempet pengen ikutan tapi watir bumil capek, yoweslah pasrah. Pasti pengalaman seru banget bisa ngajak anak naik pesawat kepresidenan ya bubu. Next, kalau ada playdate lagi ajak2 ya, syukur2 lokasinya sekitaran depok, hehe

    ReplyDelete
  5. Wah asiknya Boo dan Mika bisa lihat2 pesawat. Seru ya. Bagus bgt nih konsep Teman Main. Anak jd belajar banyak ttg hal2 yg belum pernah dia lihat dan alami sebelumnya.

    ReplyDelete
  6. Aku beberapa kali nari di halim sampe melepuh kaki, jadi kalau kesana bisa nostalgia nih seru banget bubu ceritanya

    ReplyDelete
  7. aku baru tau ada museum halim, aku kesini itu waktu kuliah kunjungan industri gitu tapi diruangan mulu dengerin cuap2 wkwkwk ga sempatlah keliling halim

    ReplyDelete
  8. Eah, ada ya museum halim? Boleh juga nih, anakku pasti suka

    ReplyDelete
  9. Pengalaman berharga banget ya buat anak-anak, berkunjung ke museum dirgantara.
    Baru dengar ada museum halim

    ReplyDelete
  10. Pasti Boo dan Mika senang banget ya mbak diajaka naik pesawat TNI nya.

    Baru tau di Halim ada museumnya, jadi pengen kesana juga.

    ReplyDelete
  11. Waaahh seru, sayang pas ada acara hihihi.
    Dema nih yg samsek belum ada pengalaman naik pesawat huhuhu, moga2 bentar lg bisa naik pesawat beneran... :D

    ReplyDelete
  12. Baru tau kalau ada museum di Halim Perdana Kusuma bagus juga ya untuk anak-anak tahu lebih jauh tentang sejarah penerbangan di Indonesia

    ReplyDelete
  13. Anakku pernah naik pesawat2an jg waktu ke TMII dan marah karena pesawatnya ga jalan2 wkwk

    ReplyDelete
  14. Tiap tahun perayaan HUT TNI selalu di halim, pengin banget kayaknya seru ya liat atraksi pesawat langsung pas HUT, sayang itu perayaannya selalu pagi.

    Asyik nih Bubu dan pasukan udah main ke Halim, ada museum-nya juga

    ReplyDelete
  15. Alhamdulillah, lelah bahagia ya mba. Makasi sharing ceritanya :*

    ReplyDelete
  16. Wkwkwkwkwk.. Sama bapak-bapak TNI-nya, AC-nya nggak dinyalain karena pesawatnya bukan sedang dalam kondisi operasional. Cuman buat nyenengin anak-anak kecil aja nggak dianggap kondisi operasional, hahhahaha..

    ReplyDelete
  17. anakku mesti seneng deh kalau diajak lihat bahkan naik pesawat, tapi gimana cara ke lanud halimnya untuk umum ya, sepertinya harus nunggu acara sekolah untuk izin studi banding ke sana :d

    ReplyDelete