Cara Mengurus STNK Hilang. Gampang Banget, Lho!

23 comments


Halo, Manteman Rumika. Ada yang pernah punya pengalaman STNK kendaraannya hilang? Huks, Bubu Dita dan Yaya Indro belum lama ini mengalami hal tersebut. Semoga manteman jangan sampai mengalaminya juga, ya. Tapiii, jika pun sampai kejadian, tenang saja karena cara mengurus STNK hilang ternyata gampang, kok! Gimana caranya Bubuuu?

Sebelumnya Bubu Dita mau cerita dulu sedikit, ya, gimana STNK mobil bisa sampai hilang. Jadi, beberapa minggu lalu di saat weekend, kami sekeluarga sedang dalam perjalanan mau makan enak... :D

Nah, pas lagi di pertigaan saat lampu hijau masih menyala, Yaya jalan terus tapi keburu lampu merah saat mobil kami sudah melewati zebra cross.  Apesnya, di saat itu motor dari arah lain melaju dengan cepat sehingga menutup jalan mobil kami.

Haiyaaah, langsunglah, ya, ada polisi yang mendatangi mobil dan tanpa tedeng aling-aling kami ditilang. Karena panik, Yaya juga enggak ngeh tentang keberadaan STNK mobil. Biasanya selalu ada di dalam tempat kunci mobil, tapi kata pak polisi STNK itu enggak ada!

Haduh, kacau. Makin kena tilang, deh, yaaaa... Huks... Bubu sama Yaya Indro, tuh, asli, deh, bingung banget itu STNK mobil ada di mana. Di tempat kunci mobil enggak ada, di dalam mobil enggak ada, di cari di rumah pun enggak ada. :(

Akhirnya mau enggak maulah harus segera mengurus STNK hilang itu. Karena Yaya di weekdays  kerja dan enggak bisa cuti untk mengurusnya. Tugas mengurus STNK hilang itu pun diserahkan ke Bubu Dita.

Seumur-umur, saya enggak pernah ngurus STNK, SIM, atau apapun yang berhubungan dengan mobil atau motor. Penah, sih, bayar pajak mobil dan motor. Tapi itu, kan, tinggal duduk manis dan langsung bayar, sudah selesai. Nah, gimana kalau mengurus STNK hilang?

Karena sama sekali enggak tahu caranya, saya pun langsung browsing ke berbagai blog. Dari yang Bubu Dita baca ternyata cara mengurus STNK hilang enggak seribet bayangan Bubu. Cukup sekali aja datang ke SAMSAT dan di hari yang sama STNK baru sudah bisa kita terima. Yeeaayy!

Bagi yang membutuhkan informasi cara mengurus STNK hilang, berikut Bubu Dita urutkan cara-caranya, yaa... Semoga bisa membantu... :)



Buat Surat Hilang di Kantor Polisi

Hal pertama yang Bubu Dita lakukan untuk mengurus STNk hilang adalah langsung mendatangi kantor polisi. Bisa Polsek atau Polres terserah. Karena domisili Depok, saat itu saya ke Polsek Pancoran Mas Depok. Langsung masuk ke bagian pelayanan masyarakat dan ceritakan keperluan kita untuk meminta surat hilang STNK.

Surat keterangan hilang dari Polsek atau Polres setempat ini jadi salah satu syarat dokumen yang mesti disertakan untuk mengurus STNK hilang. Oiya, surat keterangan hilang ini berlaku 2 minggu setelah tanggal pembuatan suratnya, ya.

Jadi, setelah mendapat surat keterangan hilang ini bisa sesegera mungkin mengurusnya untuk mendapat STNK baru. Jika ditunda-tunda bisa habislah masa berlaku surat keterangan hilang tersebut.


Syarat Dokumen yang Harus Dibawa untuk Mengurus STNK Hilang

Selain surat keterangan hilang dari Polres dan Polsek ada beberapa syarat dokumen lain yang harus dibawa untuk mengurus STNK hilang. Berikut syarat selengkapnya:

-    KTP pemilik kendaraan

-    BPKB asli dan fotokopi

-    Surat keterangan STNK hilang dari Polsek atau Polres setempat

-    Fotokopi STNK yang hilang (ini enggak harus, kok)



Datang ke SAMSAT dan Ini Prosedur Mengurus STNK Hilang

Setelah mendapat surat keterangan hilang dari Polsek Pancoran Mas Depok, beberapa hari kemudian Bubu Dita datang ke SAMSAT Cinere Depok untuk mengurusnya. Datang ke SAMSAT sekalian membawa kendaraannya, ya. Ini harus bin wajib! Kenapa mesti wajib bawa kendaran yang bersangkutan? Yuk, baca prosedur selengkapnya di bawah ini.
 

-    Fotokopi dokumen

Setelah sampai di SAMSAT Cinere Depok, saya langsung menuju tempat fotokopi yang ada di dalam lingkungan SAMSAT tersebut. Biasanya tempat fotokopi sudah tahu berapa banyak dokumen yang harus difotokopi dan diurutkan dengan rapi serta diberi map.

Nah, di tempat fotokopi ini saya jadi tahu juga jika fotokopi STNK yang hilang itu tidaklah dibutuhkan. Padahal Bubu Dita masih menyimpannya di rumah, lho, dan  membawanya juga untuk siap-siap. Oiya, biaya memfotokopi dokumen yang dibutuhkan dan map adalah Rp 5.000,-.

-    Cek fisik kendaraan

Inilah mengapa kendaraan harus dibawa saat mau mengurus STNK hilang. Kendaraan yang terdata di STNK tersebut harus dicek fisik sekaligus gesek nomor rangka dan mesin. Pas saya datang ke SAMSAT, pemeriksaan cek fisik ini enggak membutuhkan waktu lama. Saat itu juga hanya satu mobil saja yang mengantri di depan mobil Bubu Dita.

Sambil menunggu, saya duduk di dekat ruang cek fisik kendaraan dengan ditemani berbagai suara mburung yang merdu. Yes, di SAMSAT Cinere ada banyak kandang burung, lho. Dan di dekat tempat cek fisik juga ada taman mini yang cukup asri. :)


Setelah nama saya dipanggil, saya langsung masuk ke ruangan cek fisik dan mendapat surat hasil cek fisik kendaraan. Di tempat ini Bubu Dita dimintai uang sebesar Rp 30.000,-.

-    Loksus Lt. 2 SAMSAT Cinere

Setelah urusan selesai di cek fisik kendaraan, petugas di ruangan tersebut menyuruh Bubu Dita ke lantai 2 SAMSAT Cinere ke bagian Loksus. Dari namanya Bubu Dita sudh mengira itu adalah Loket Khusus.

Cuslah langsung ke Loksus dan memang benar itu Loket Khusus tapi sepertinya diperuntukan untuk ibu hamil serta lansia. Errrr, apa Bubu keliatan kayak ibu hamil (lagi???) :D Yowelah, yang penting ngikutin apa kata petugas aja.

Bubu Dita menyerahkan semua berkas ke petugas di Loket Khusus dan diminta untuk tunggu sebentar. Setelah itu, saat dipanggil dan berkas dikembalikan lalu saya diminta untuk ke bagian TU Polri di lantai 3.

-    TU Polri Lt. 3  SAMSAT Cinere

Di loket Tata Usaha Polri ini, saya kembali menyerahkan semua berkas. Di sini akan dilakukan pengecekan STNK. Nantinya kita akan mendapat surat keterangan STNK hilang dari SAMSAT yang berisi keabsahan STNK kendaraan kita. Nah, di loket TU Pori ini Bubu Dita membayar Rp 30.000,- setelah mendapatkan surat itu dan smeua dokumen yang diperlukan dikembalikan.



-    Loket Pembuatan STNK Lt. 3 SAMSAT Cinere

Dari TU Polri, proses selanjutnya adalah pendaftaran dan pembuatan STNK baru. Lokasinya masih di lantai 3 SAMSAT Cinere, di sebelah TU Polri. Bubu Dita harus mengisi formulir pendaftaran dan diharuskan membayar Rp 50.000,-. Lalu saya menunggu untuk dipanggil untuk kemudian membayar biaya pembuatan STNK baru sebesar Rp 200.000,-.

Proses di tempat inilah yang memakan waktu paling lama dibanding proses lainnya, sampai-sampai membuat Bubu Dita ngantuk dibuatnya.  :D Akhirnyaaaa, setelah menunggu sekian lama, nama Bubu Dita dipanggil untuk menerima STNK baru... Horraaayyy!


Lama Pembuatan STNK dan Biayanya

Setelah melalui proses berliku dan ke beberapa loket pemerikaan, STNK baru pun sudah di tangan. Berapa lama prosesnya Bubu? Jadi Bubu berangkat dari rumah sekitar jam 08.30, sampai di SAMSAT Cinere sekitar pukul 09.15. Semua proses berakhir di jam 11.30 siang.

Jadi waktu yang dibutuhkan untuk mengurus STNK yang hilang di SAMSAT Cinere sekitar 2 jam lebih, ya. Pengurusan ini Bubu Dita lakukan di hari Jum’at. Menurut Bubu lumayan cepet juga. Mungkin bisa lebih cepat lagi jika datang lebih pagi.

Nah, untuk biayanya sendiri jika ditotal berjumlah Rp 310.000,- dengan mengurusnya sendiri (tanpa calo). Saat berada di sana Bubu Dita juga enggak ditawari jasa oleh calo, sih. Jadi kurang tahu apakah praktik percaloan untuk mengurus segala sesuatu di SAMSAT masih ada atau enggak.

Tapi yang jadi pertanyaan adalah, sebenarnya biaya pembuatan STNK baru itu untuk kendaraan roda 4 sebesar Rp 200.000,-. Dan memang hanya di loket pembuatan STNK itulah saya diberi kuitansi. Sedangkan di tempat cek fisik, di TU Polri, maupun biaya mengisi form pendaftaran, saya tidak diberi kuitansinya. Entahlah, Bubu Dita juga enggak menanyakannya...




Jadi, begitulah proses mengurus STNK hilang, ya, Manteman Rumika. Semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan infonya. :)



-Bubu Dita-

23 comments

  1. Indro BaskoroAugust 04, 2018

    Hehe.. Trimakasih ya Bubu, ternyata cepet juga ya ngurus STNKnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Yaya.. Hehehe.. Sekarang bubu jadi ngerti..

      Delete
  2. Ternyata memang tidak seribet yang dibayangkan ya apalagi Sekarang semua sudah ada prosedurnya jadi kita tidak terlalu khawatir apabila mengalami hal-hal seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba Donna.. Dan semuanya udah bisa kita tahu dari web pihak terkait atau blog pengalaman orang jadi makin mudah buat ngurusnya.. :)

      Delete
  3. Alhamdulillah, STNK udah terurus dengan mudah yaa mbak, dulu ngebayanginnya bakalan dioper sana sini dan bayarnya yg bikin elus dada. Mantap deh.. Makasih infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bayarnya mayan ngurus dada juga Mba Lia.. Haha.. Tapi yowes memang harus keluar dana darurat dulu karena STNK hilang.. :)

      Delete
  4. Aku belum pernah kehilangan stnk, tapi emang sih ya, kalau zaman skrg asal bisa ikut prosedur bisa mudah aja, palingan harus sabar ngejalanin proses. Kalau dulu suka banyak calo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mba Tetty, yang diperluin cuma waktu dan sabar ngikutin semua prosesnya.. Pas diikutin ternyata gak ribet juga, Alhamdulillah.. :)

      Delete
  5. Marked banget nih infonya, bukan ngarep STNK ilang, tapi kan lebih baik tahu dari awal jadi kalau ada apa2 di kemudian hari gak terlalu nge-Blank dibuatnya kan ya.
    Alhamdulillah ternyata gak seribet yang dibayangkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba Han, jangan sampe ilang deh yaa.. Walopun ngurusnya udah gampang, tapi tetep aja kan butuh waktu dan biaya.. huhuw..

      Delete
  6. Wah, makasih infonya, bubu. Klo suamiku dulu kehilangan SIM, alhamdullilah mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak Eni, hilang SIM juga ngurusnya sekarang udah cepet yaa.. :)

      Delete
  7. Waah alhamdulillah udah lega ya sekarang udah punya stnk baru. Sekarang pelayanan samsat cepat, terbuka, dan gak pake ribet kok. Suami juga kemarin pengalaman ngurus perpanjang stnk dan prosesnya cepat.

    Saran aja mbak, sebaiknya stnk dan surat2 penting lainnya dibuat fotokopiannya biar lebih mudah prosesnya terutama untuk urus surat kehilangan di kantor polisi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beneeer banget mba, semua dokumen penting mesti ada kopiannya kalo sewaktu-waktu dibutuhkan ya.. Dan suamiku juga suka nyuruh buat difoto dan kirim ke email sama simpan di laptop juga.. Biar ada softcopy-nya juga..

      Delete
  8. Moga2 ga pernah hilang deh. Paling males urus surat2 gini wkwk... urusan dgn birokrasi itu memakan waktu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget maaak, semoga jangan sampe ilang yaa.. :D

      Delete
  9. Baru tau sekarang semudah ini, dulu harus pasang iklan kehilangan di koran dulu. eh apa itu berlaku berbeda di tiap daerah ya. Tapi seneng banget nih baca sharingnya Mba, dua jam aja selesai ternyata ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iyaa mayan cepet juga jadinya mba.. Gak perlu nunggu sampe berapa hari.. :D

      Delete
  10. wih, ternyata mudah ya mbak untuk mengurus stnk yg hilang.
    saya baru tau caranya, bisa buat share ke temen2 lainnya nih :)

    terima kasih sudah sharing.

    ReplyDelete
  11. wah ternyata mudah ya caranya. terimakasih infonya :)

    ReplyDelete
  12. Tidak semudah itu,,saya ngurus STNK hilang banyak persyaratan nya harus ngurus di media cetak,online,radio..kalau STNK benar2 hilang ribet lah pokonya

    ReplyDelete
  13. Kalo daerah Denpasar sama GX caranya bubu???

    ReplyDelete