Beberapa waktu lalu, aku, Isti, dan Ciwul janjian untuk kerja bareng di sebuah kafe di kawasan Tebet. Maklum, sesekali memang perlu keluar rumah kalau mau mengerjakan sesuatu. Biar suasananya berbeda dan mungkin ide-ide juga jadi lebih lancar. Ya, kaaan? :D
Kali ini kami memilih sebuah tempat yang menurutku cukup unik karena konsepnya. Namanya Bukabuku Kafe. Dari namanya bisa ketebak ya kalau tempat ini mengusung konsep library cafe gitu.
Jadi, selain bisa makan dan minum, pengunjung juga bisa membaca buku-buku yang tersedia di dalam kafe ini. Buat aku yang memang suka tempat-tempat dengan suasana dan konsep seperti ini, tentunya seneng banget bisa ke sini untuk pertama kalinya. Hehehe.. :D
Bukabuku Kafe Tebet, Kafe dengan Konsep Perpustakaan
Begitu masuk ke Bukabuku, kita akan menemukan area kafe dengan meja dan kursi seperti kafe pada umumnya. Tapi yang membuat tempat ini berbeda adalah keberadaan rak-rak buku di berbagai sudut ruangan.
Buku-buku tersebut bisa dibaca oleh pengunjung selama berada di kafe.
Konsep seperti ini menurutku menarik karena membuat pengalaman nongkrong dan kerja bareng teman jadi sedikit berbeda. Kita nggak cuma datang, pesan makanan, kerja, ngobrol, lalu pulang. Kalau sedang ingin menikmati waktu dengan lebih santai, kita juga bisa mengambil buku dari rak dan membacanya.
Suasananya juga terasa cukup nyaman untuk menghabiskan waktu beberapa jam di sini. Kebetulan waktu itu aku memang datang bersama Isti dan Ciwul untuk kerja bareng, jadi kami membawa laptop dan mengerjakan pekerjaan masing-masing.
Sesekali ngobrol, sesekali fokus ke laptop. Dan tentu saja diselingi makan dan minum sambil baca beberapa lembar buku dan tentunya ambil footage juga… :D
Koleksi Buku yang Bisa Dibaca Pengunjung
Salah satu hal yang cukup menarik perhatianku adalah koleksi buku di Bukabuku.
Pilihan bukunya ternyata cukup beragam. Ada novel Indonesia, novel berbahasa Inggris, buku pengetahuan, sampai buku cerita anak-anak.
Jadi bukan hanya buku-buku yang ditujukan untuk satu kelompok pembaca aja, yaa…
Buat orang dewasa yang ingin membaca novel atau buku pengetahuan ada pilihannya. Kalau datang bersama anak-anak, tersedia juga buku cerita anak yang bisa dibaca. Kebetulan pas aku di sana juga ada ibu yang mengajak anak-anaknya ngafe bareng termasuk buat baca buku juga. Seru, yaaa!
Bahkan di rak tepat di belakangku ada deretan komik-komik juga, lho! Rasanya kalau punya waktu lebih lama di sini aku pingin baca komik jugaaa…. :D
Menurutku ini salah satu hal yang membuat konsep library cafe seperti Bukabuku menarik. Kita bisa datang dengan tujuan yang berbeda-beda, tapi tetap bisa menikmati ruang yang sama.
Selain rak-rak buku, ada juga satu sudut yang dilengkapi karpet untuk pengunjung yang ingin membaca sambil duduk di bawah.
Aku suka banget dengan ide area seperti ini.
Kalau sedang ingin membaca buku dengan suasana lebih santai, rasanya memang lebih enak duduk lesehan daripada harus terus duduk di kursi. Kalau lain kali datang ke sini dan punya waktu lebih banyak, aku jadi pingin mencoba duduk di area ini sambil pilih buku. :D
Pilihan Menu di Bukabuku Tebet
Karena tempat ini juga merupakan kafe, tentu saja selain buku ada berbagai pilihan makanan dan minuman yang bisa dipesan.
Pilihan makanannya cukup beragam, mulai dari makanan Western, Indonesia, sampai Asia. Jadi kalau datang bersama teman-teman dengan selera yang berbeda, sepertinya cukup mudah menemukan menu yang sesuai, ya.
Aku sendiri waktu itu memilih Kofta Beef Burger Yoghurt Sauce.
Namanya cukup menarik karena burger ini menggunakan kofta beef dan dilengkapi yoghurt sauce. Setelah dicoba, menurutku rasanya pun enak.
Porsinya juga cukup besar dan mengenyangkan. Buatku ini penting karena kami memang datang untuk bekerja, bukan sekadar nongkrong sebentar. Jadi setelah makan, energi bisa kembali dan laptop pun bisa dibuka lagi. Hehehe. :D
Untuk minumannya, aku memilih Ice Lychee Tea aja yang standar, yaa. Setelah makan berat memang aku lebih suka minuman yang agak ringan dan segar seperti teh dingin dengan rasa leci ini.
Nama Minuman yang Terinspirasi dari Buku
Selain makanannya, ada satu hal lagi yang menurutku menarik dari menu Bukabuku, yaitu nama-nama minumannya.
Sesuai dengan konsep library cafe, nama beberapa minuman di sini dibuat dengan mengambil inspirasi dari buku atau karya sastra.
Misalnya ada Serat Centhini, The Odyssey Machiato, Sarsaparilla Narnia, dan The Lychee Gatsby.
Unik, ya? :D
Aku suka ketika sebuah tempat punya konsep yang kemudian diterapkan sampai ke detail-detail kecil seperti ini. Jadi bukan cuma menyediakan rak buku untuk memperkuat dekorasi, tapi nama menu pun ikut dibuat sesuai dengan tema.
Cara ke Bukabuku Tebet dari Depok Naik KRL
Nah, buat Manteman yang datang dari Depok menggunakan KRL, aku punya sedikit catatan soal perjalanan menuju Bukabuku Kafe ini.
Meskipun lokasinya berada di Tebet, dari pengalaman aku waktu ke sana, turun di Stasiun Cawang justru terasa lebih dekat dibanding turun di Stasiun Tebet.
Waktu itu aku berangkat dari rumah di Depok naik KRL, kemudian turun di Stasiun Cawang. Dari stasiun, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bukabuku.
Durasi perjalanan dari Stasiun Cawang ke Bukabuku kurang lebih sekitar 20 menit jalan kaki.
Memang lumayan, tapi menurutku masih cukup menyenangkan karena sepanjang perjalanan kita bisa melewati kawasan Tebet Eco Park.
Kalau cuaca sedang enak dan memang suka jalan kaki, perjalanan dari Stasiun Cawang ke Bukabuku ini bisa sekalian menjadi jalan santai.
Tapi tentu saja kalau membawa banyak barang atau lagi nggak pingin berjalan kaki selama itu, bisa memilih transportasi lanjutan dari stasiun, seperti ojek online. Nah, buat mikrotrans aku coba cari tahu dulu , ya. Soalnya sempat lihat mikrotrans tapi aku kurang paham untuk rute yang melewati kafe ini.
Bukabuku Tebet Cocok untuk Kerja dan Ngumpul Bareng Teman
Setelah menghabiskan waktu beberapa jam di sana bersama Isti dan Ciwul, menurutku Bukabuku cukup menarik untuk dimasukkan ke daftar kafe yang bisa dicoba di Tebet.
Terutama kalau Manteman mencari tempat yang bukan sekadar kafe untuk makan dan minum, tapi juga punya aktivitas lain yang bisa dilakukan.
Mau kerja sambil buka laptop bisa. Mau ketemu teman juga bisa. Mau baca buku bisa. Bahkan kalau datang bersama anak-anak, ada juga pilihan buku cerita anak yang bisa mereka baca. :D
Konsep library cafe seperti ini menurutku memberikan pengalaman yang sedikit berbeda dari cafe pada umumnya.
Bukabuku Kafe
Jl. Tebet Barat IX No. 1A, Jakarta
Buka setiap hari 07.00 - 22.00
Dita Indrihapsari



No comments