Yuk, Awali Hari dengan Sarapan Sehat!

21 comments
sarapan sehat di bistro baron jakarta

Halo, Manteman Rumika. Hayooo, masih ingatkah tadi pagi sarapan apa? Bubur ayam, nasi goreng, nasi uduk, mie instan, gado-gado atau gorengan? :D Apakah makanan yang kita pilih sebagai menu di pagi hari sudah termasuk sarapan sehat? :D


Biasanya apa yang menjadi pertimbangan untuk memilih menu sarapan pagi? Bagi yang menyiapkan sendiri, kepraktisan bisa jadi alasan nomor satu. Untuk yang membeli di luar, bisa jadi karena sudah kebiasaan atau seketemunya sama yang jualan, ya, kan. :D

Bubu Dita pernah merasakan di kedua posisi itu. Waktu masih ngantor dan enggak sempat menyiapkan bekal sarapan, akhirnya ya udahlah sarapan seadanya. Biasanya tukang bubur jadi incaran.

Nah, sejak jadi ibu rumah tangga dan ada waktu luang untuk memasak, tetap saja sarapannya selalu berkisar antara nasi atau roti. Padahaaaaal....

Ya, sarapan orang Indonesia pada umumnya memang tidak beranjak dari karbohidrat simpel, seperti nasi. Dan ternyata hal itu bukan termasuk jenis sarapan sehat dan enggak bagus buat kesehatan tubuh! Lho, kok?

Dalam rangka World Health Day, Sembutopia, sebuah channel digital platform yang peduli pada kesehatan masyarakat bekerjasama dengan Bistro Baron mengadakan acara “Breakfast is The Most Important Meal of The Day” pada Rabu (11/04) di Bistro Baron, Plaza Indonesia, Jakarta.

Dari acara inilah Bubu Dita jadi paham mengapa kita perlu mempertimbangkan kembali untuk mengkonsumsi karbohidrat simpel, seperti nasi atau bubur sebagai menu sarapan. Ya, kalau bisa, sih, jangan karbohidrat simpel yang jadi pilihan utama.

Di Indonesia, memang sudah menjadi tradisi dan kebiasaan jika memulai hari dengan sarapan yang berat. Hal itu tidak mengherankan, karena ada ungkapan turun-temurun yang menyebut “belum makan jika kita belum makan nasi.” :D

Baca Juga: Variasi Bekal Piknik Lezat Bergizi Seimbang

Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat simpel yang tidak diimbangi dengan konsumsi buah dan sayur yang memadai justru akan mendatangkan masalah penyakit tidak menular, seperti diabetes sampai jantung dan hipertensi. Ngeri, ya!

Menurut data dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian pada 2011, diketahui bahwa konsumsi buah-buahan masyarakat Indonesia hanya 34,55 kilogram per kapita per tahun. Sedangkan konsumsi sayuran di Indonesia hanya 40,35 kilogram per kapita per tahun. Jumlah konsumsi buah ini jauh sekali dibandingkan rekomendasi FAO sebesar 73 kilogram per kapita per tahun.

Buah dan sayur mengandung vitamin A, C, E, asam folat, seng, magnesium, kalium, dan kalsium yang dibutuhkan tubuh. Kandungan antioksidan, serat, maupun cairan di dalamnya juga sangat penting.

Serat misalnya, dapat memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh. Serat juga mengatur agar peningkatan kadar gula dalam tubuh tidak berlebih juga tidak menurun secara drastis.

Memulai hari dengan mengkonsumsi buah sebelum makanan lainnya bisa memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik karena buah sendiri mengandung gula alami yang sangat mudah dicerna tubuh. Dan hal itu bisa menjadi menu sarapan sehat, baik di rumah maupun di tempat bekerja.


Sarapan Sehat Itu Penting!

Ada ungkapan yang menyebut “eat breakfast like a king, lunch like a prince, and dinner like a pauper.” Ungkapan yang dikatakan oleh seorang ahli nutrisi, Adelle Davis pada 1960 ini ada benarnya juga. 

Asupan kalori yang kita serap seharusnya sesuai dengan siklus ritme dari kehidupan dan kegiatan kita sehari-hari. Sehingga malam hari kita tidak kelebihan kalori yang menumpuk dan dibawa tidur. Jika ini terjadi, dapat menyebabkan kegemukan dan memperberat organ tubuh di malam hari yang justru seharusnya ikut pula beristirahat sejenak.

Menurut Kafi Kurnia, founder Sembutopia, makan pagi merupakan ritual makan yang bukan lagi sangat penting tapi menjadi yang paling penting!

“Apa yang kita masukkan pertama kali ke dalam tubuh adalah yang terpenting. Kalau kita tidak memasukkan makanan yang sehat, akan ada lonjakan emosi yang tidak bagus juga seharian itu. Kalau makan sarapan sehat, badan kita jadi penuh tenaga dan produktif,” ujarnya.

bapak kafi menjelaskan tentang sarapan sehat
Bapak Kafi Kurnia (Sembutopia & Peka Consult)

Sarapan memang penting, apalagi sarapan sehat. Jika kita tidak memulai hari dengan sarapan, gula darah bisa turun sehingga kita menjadi tidak bertenaga.

Tidak sarapan pagi justru bisa berpotensi menaikkan berat badan karena rasa lapar yang mendera sehingga kemunginan besar porsi makan di siang hari malah akan dobel. Selain itu dengan makan pagi juga dapat mengurangi kita untuk snacking. :D

 Baca Juga: Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang

Gimana, Manteman Rumika? Dari paparan di atas sudah menyadarkan kita, kan, bahwa sarapan itu memang tidak tergantikan. Dan sebaiknya memang memulai hari dengan sarapan sehat, tidak melupakan buah-buahan dan sayuran.

Kafi Kurnia sendiri selain menjadi founder Sembutopia yang concern sebagai media edukasi gaya hidup sehat, motivasi, dan inspirasi penyembuhan, juga merupakan Managing Director dari Peka Consult.

Nah, Peka Consult inilah yang menjadi distributor pemasaran dari Washington Apple, USA Pears, Kurma Medjool, hingga kismis Sunmaid. :) Bubu Dita sempat mencoba kurma dan kismisnya dan memang enaaaak... :D

raisin dan kurma bisa jadi pilihan sarapan sehat

Sembutopia dan Peka Consult pun hingga kini mempunyai program untuk mendukung para pelari di Indonesia. Bentuk dukungan tersebut berupa upaya untuk mengurangi makanan tida sehat yang dikonsumsi pelari dan memberikan support berupa produk apel dan kismis. Target di 2018 akan ada 100 ribu pelari yang akan menerima dukungan tersebut. Keren, ya!

Hadir pula di acara tersebut Bapak Yonathan Bhakti, seorang pelari yang di usianya yang sudah kepala lima namun tetap terlihat sehat dan energik! Hmmm, Bubu Dita sudah menduga pasti rahasianya ada di asupan makanan dan sarapan sehat, dong, ya.. :)

sarapan sehat membuat badan fit
Bapak Yonathan Bhakti, pelari


Sarapan Ala Bistro Baron

Sejalan dengan misi Sembutopia, Bistro Baron juga concern banget untuk menyajikan menu sarapan sehat bagi para pengunjungnya.

Ragam menu yang ditampilkan menonjolkan cita rasa kelezatan klasik didukung oleh bahan-bahan berkualitas tinggi. Pilihan menu sarapan juga dibuat sedemikian rupa dengan keseimbangan kalori antara karbohidrat, protein, buah-buahan, dan sayuran.

Beruntung banget, nih, Bubu Dita bisa berkesempatan mencoba menu sarapan yang ada di Bistro Baron. Dari empat pilihan menu, yaitu Le Omelette, Good Old Fashioned Pancake, Classic French Toast, dan Egg Benedict, Bubu Dita mencoba pilihan terakhir, yaitu Egg Benedict.

Sudah lamaaaa banget Bubu Dita pingin mencoba menu ini. Tadinya pingin bikin sendiri di rumah gara-gara sering lihat di Masterchef, tapi belum kesampaian juga. Hehe... :D Mau tahu soal Egg Benedict lebih lanjut, bisa klik di sini. :)

Akhirnya di Bistro Baron bisa juga merasakan sensasi melihat kuning telur mengalir dari menu Egg Benedict ini dan merasakan nikmatnya saus hollandaise. :D

Egg Benedict yang disajikan memiliki porsi yang cukup besar. Ada dua english muffin yang diatasnya dioles hollandaise sauce. Berturut-turut ada smoked salmon dan poached egg.

egg benedict menu sarapan sehat

bubu dita makan menu sarapan sehat

Egg Benedict ini disajikan bersama kentang, seared tomato, dan aragula sebagai saladnya. Cukup banyak juga, lho, saladnya. Dan tentu saja membuat hidangan ini jadi lebih segar! Oiya, selain salmon, kita bisa memilih topping lainnya, yaitu smoked duck, cooked ham atau mushroom.

Jika ingin sarapan dengan buah-buahan yang melimpah, Good Old Fashioned Pancake dan Classic French Toast bisa jadi pilihan tepat. Warna-warni buah di kedua hidangan ini sangat menarik dan tentu saja menyehatkan.

sarapan sehat dengan buah di bistro baron

sarapan sehat dengan buah


Hidangan di Bistro Baron yang sudah berdiri sejak delapan tahun lalu ini dibuat oleh chef handal, Chef Nanang. Berbekal pengalamannya di dunia food and beverage dari tahun 1989, Chef Nanang berhasil membawa saya bertamasya kuliner dengan kelezatan rasa di setiap sendok yang saya makan di Bistro Baron.

chef yang membuat menu sarapan sehat
Chef Nanang dari Bistro Baron

Jadi, untuk Manteman Rumika yang mau mencoba breakfast mewah yang sehat dengan suasana yang menyenangkan dan pengalaman tak terlupakan bisa langsung datang saja ke Bistro Baron di Plaza Indonesia. Cocok banget untuk yang bekerja di seputaran Bundaran HI, Jakarta. Harganya sekitar Rp 65 ribu – Rp 135 ribu/porsinya.

Tak hanya untuk pekerja, menurut Cecilia Salim dari Bistro Baron, resto dan bar ini juga cocok untuk keluarga, lho. Bistro Baron punya program khusus, yaitu family package dan setiap hari Sabtu dan Minggu juga ada kids activity.  Seru pastinya, nih!



sarapan sehat

Jadi, besok mau sarapan apaaaaa? Jangan lupa pilih menu sarapan sehat supaya hari manteman makin berenergi, yaa... :D


-Bubu Dita-


*Foto utama: Bistro Baron

21 comments

  1. Mak nih blm bs menjadikan sarapan sbg habit padahal setiap hari sll nyiapin sarapan utk anak. Tp bawaannya males mulu utk sarapan. Pdhal sarapan itu penting banget ya utk kesehatan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa mak, jangan sampe lupa sarapan, lhoo.. :D

      Delete
  2. pingin sarapan ala bistro aja terus tiap hari, kayaknya kenyang dan bergizi hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha pinginnya ya, tapi ku tak sanggup Uni.. Hihi.. :D

      Delete
  3. Nanti pagi mau sarapan apa mbak? Ala bistro baron apa karbo + karbo? Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanyaan yang sulit nih Mba Wid.. Hahaha.. Semogaaa bisa sarapan sehat terus.. :D

      Delete
  4. ya ampun kelihatan enak banget mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, enak dan penyajiannya cantik, ya.. :)

      Delete
  5. Kalau model kayak gini, aku sarapan aja bisa lahap makannya loh. Hahahaha. Memikat banget soalnya ;).

    ReplyDelete
  6. saya sarapan masih selalu nasi euy. harusnya banyakin buah ya katanya

    ReplyDelete
  7. Sarapan berpengaruh besar buat modal awal aktivitas sehari2bener bngt mba,jangan sampai lupa apalg cuex y

    ReplyDelete
  8. Liat makanan makanannya beneran ngiler banget. Kismis itu emang enak mba dan dari dulu kalau tanteku bikin kue pasti pakai kismis itu. Mau ah nyoba sarapan di Bistro

    ReplyDelete
  9. sudah familiar dengan raisinnya. biasa dipake buat bikin kue mba bikin makanan enak dan enak

    ReplyDelete
  10. Wah... lagi ngebayangin aku dan keluarga abis CFD sarapan di Bistro Baron �� Bukan makan pagi sembarangan itu. Restonya aja cozy. Makanan disiapkan sama chef andal. Ada harga pasti ada rupa. Memang menurutku sarapan itu pentiiing banget. Sebelum melagkahkan kaki keluar rumah, aku harus sudah isi perut meskioun hanya sedikit misalnya. Buat semangat dan energi kita kan... Kapan2 mau coba ah ������ Sab Minggu kan ada Family Package hehehe.

    ReplyDelete
  11. Ade pake banget tuh quote Adelle Davis. Cuma ada sedikit bedanya. Makan malam not like a pouper or beggar.. hahaha.. tetep like a prince.

    ReplyDelete
  12. Aku biasa sarapan buah mba, badan lebih enteng ajaa.
    Cuma kadang kadang kalau pas keluar rumah, susah

    ReplyDelete
  13. Pengen sih bisa tiap hari sarapan ala bistro baron gitu. Apalagi yg classic french toast aku suka bangetttt. Tp kalo tiap hr, tabungan budget travelingku bisa defisit hahahaha.. Sesekali saja jadinya :p. Tp weekend besok boleh lah ajak keluarga kesana. :D

    ReplyDelete
  14. Sarapannya keliatan enak banget. Kalo ada yg masakin mah aku jg mau wkwk

    ReplyDelete
  15. sarapan pagi mmg penting banget ya mbak...anak2ku juga kubiasakan sarapan terus tiap pagi..makan juga on time

    ReplyDelete
  16. sembutopia kirain namanya typo, ternyata memang namanya seperti itu ya

    tiap pagi mada wajib sarapan walopun hanya dengan susu dan buah

    ReplyDelete
  17. Baruu mulai menjadikan menu buah sebagai sarapan utama.bukan cuma pendamping.

    ReplyDelete